Mengejar Cinta Gadis Cupu

Mengejar Cinta Gadis Cupu
Episode 44


__ADS_3

Setelah drama pertemuan yang menghebohkan di bandara itu, tanpa menunggu lama lagi mereka langsung pulang ke rumah.


Sesampainya di rumah, Flo kembali menciptakan kehebohan, seperti lama tidak pernah pulang saja.


" Hai para penghuni rumah, Flo pulang... " teriak Flo dengan hebohnya sehingga mengejutkan para maid yang berada di rumah itu.


Padahal semua maid yang bekerja di rumah itu sudah tahu kalau nona muda mereka hari ini akan pulang liburan, tapi tetap saja membuat mereka semua terkejut karena teriakan Flo yang membahana.


" Kebiasaan, baru juga seminggu, bagaimana kalau setahun, haaah... " kata Denise sambil memutar bola matanya malas.


Begitu juga dengan Dito yang tidak memperdulikan kehebohan kakak perempuannya itu.


" Sudah - sudah ayo kita ke meja makan, dan kamu Flo cepat bersihkan diri kamu setelah itu langsung susul ke meja makan ya. " kata Nadiya menengahi para cucu - cucunya.


" Baik omah, ya sudah Flo ke kamar dulu ya, awas jangan makan duluan sebelum Flo datang " kata Flo lagi sambil menatap kedua adik kembarnya itu.


" Buruan, sudah lapar ini kita " kata Dito yang melangkah lebih dulu ke meja makan.


Begitu juga dengan Denis yang tidak memperdulikan perkataan kakak nya itu.


Melihat kedua adiknya tidak perduli, Flo pun memutar bola matanya malas, dan langsung menuju ke kamarnya untuk membersihkan diri.

__ADS_1


Sedangkan Naya, Nadiya dan Dirga hanya geleng-geleng kepala melihat anak- anaknya itu, kemudian langsung menyusul si kembar ke meja makan.


Di kamar bergegas Flo memberikan dirinya, setelah bersih dan siap Flo langsung menuju ke meja makan untuk makan siang bersama keluarganya.


***


Hari pun berganti, tidak terasa waktunya untuk Flo melanjutkan pendidikannya yaitu kuliah di kampus ternama di kota itu.


Dan saat ini Flo sudah berada di kampus itu masuk dengan perlahan dan berpenampilan cupu kembali seperti saat dia di bangku SMA dulu.


Semua orang tidak ada yang memperdulikannya karena penampilan yang cupu membuat semua orang malas melihatnya.


Sama seperti di depan kampus, di dalam ruangan pun semua orang sibuk masing-masing dan hanya melihat Flo sebentar lalu kembali ke aktifitas mereka masing-masing lagi.


Dan sungguh itu membuat Flo sangat senang karena tidak ada yang mengganggunya, sehingga Flo bisa menjalankan pelajarannya dengan tenang dan damai.


Setelah melewati pelajaran pertama, semua mahasiswa istirahat dan langsung keluar menuju ke kantin yang ada di kampus itu.


Begitu juga dengan Flo, ia juga langsung menuju kantin untuk mencari makanan untuk mengganjal perutnya.


Sesampainya di kantin, sama tidak ada yang perduli pada Flo, karena penampilannya yang cupu lah membuat orang tidak tertarik padanya.

__ADS_1


Flo pun memakan makanannya dengan tenang, sampai suasana kantin jadi heboh karena beberapa orang datang.


" Minggir, mana tempat duduk untuk kami, cepat pesankan makanan " kata orang yang baru tiba itu dengan angkuh dan sombongnya.


Sedangkan Flo yang duduk di belakang meja itu heran melihat beberapa orang itu menatap kearahnya.


" Kalian menyuruhku... ?" tanya Flo sambil menunjuk dirinya yang di tatap mereka itu.


" CK... Memangnya siapa lagi, hey gadis cupu, cepat belikan kami makanan, dan mulai sekarang kamu jadi budak kami dan selalu siap melakukan apapun yang kami suruh kau mengerti. " kata salah satu orang itu yang masih dengan gaya angkuhnya, dan langsung di anggukan ke tiga temannya yang juga duduk di depan meja Flo.


" Kalau kamu tidak mau, jangan harap kamu bisa kuliah di kampus ini dengan tenang, karena siapapun yang membantah perkataan ku tidak akan pernah tenang kuliah di kampus ini " kata orang itu lagi, yang juga langsung di anggukan teman - temannya.


Sedangkan Flo masih diam saja mendengarkan sampai mereka berempat puas bicara.


Dan para siswa siswi yang juga berada di kampus itu hanya diam saja, karena mereka juga sangat takut dengan ancaman orang yang ada di hadapan mereka itu.


Karena Flo hanya diam saja ketika mereka semua berhenti bicara, membuat mereka berempat sangat geram, terutama salah satu orang itu yang tak lain adalah ketua dari geng itu.


BRAAKH...


Gebrakan meja yang sangat keras mengagetkan mereka semua terutama Flo yang berada di hadapannya itu.

__ADS_1


__ADS_2