Mengejar Cinta Gadis Cupu

Mengejar Cinta Gadis Cupu
Episode 53


__ADS_3

Beberapa hari setelah lamaran Evan di terima, saat ini Nisa di ajak Evan kerumahnya untuk bertemu orang tuanya.


Awalnya Nisa ragu takut tidak di terima karena ia berasal dari keluarga yang tidak mampu, tapi Evan berhasil meyakinkannya kalau orang tua Evan tidak memandang status sosial, mereka akan menerima apapun dan dari mana pun berasal, asalkan baik dan jujur itu saja yang paling penting.


Dan sekarang disini lah Nisa berada di rumah yang sangat besar dan mewah.


" Selamat malam Pah Mah... " ucap Evan yang baru saja sampai di rumah itu bersama Nisa.


" Malam sayang, wah cantik sekali siapa ini namanya ?" sahut anggelina yang sangat senang melihat wanita cantik yang di bawa anaknya kerumah.


" Kenalkan Pah Mah, ini Nisa yang kemarin Evan ceritakan " kata Evan memperkenalkan kekasihnya.


" Nisa Tante Om... " kata Nisa sambil mencium punggung tangan Edi dan anggelina.


" Iya... kami orang tua Evan. Ayo masuk dulu... Evan cepat bawa tamunya masuk... Kebetulan mamah sudah siapkan makan malam... ayo langsung ke meja makan saja, ayo... " kata Angel yang sangat antusianya.


" Iya Mah, ayo sayang kita masuk " ajak Evan.

__ADS_1


" Iiiccchhhh mas, malu tahu manggil gitu " bisik Nisa sambil mencubit lengan Evan.


" Tidak apa-apa Nisa sayang, karena mulai sekarang mereka harus terbiasa mendengar itu dari kita " kata Evan yang dengan percaya dirinya.


" Tetap saja mas malu " sahut Nisa sambil menunduk mengikuti langkah Evan.


Sedangkan kedua orang tua Evan hanya tersenyum saja melihat keduanya terutama Nisa yang malu.


Sesampainya di meja makan tanpa menunggu lama lagi mamah anggel langsung menyajikan makanan untuk anak dan calon menantunya itu.


" Biar Nisa saja Tan " kata Nisa yang langsung menyajikan untuk mereka.


Begitu juga dengan Edi yang tersenyum melihat calon menantunya itu bisa membawa dirinya di keluarganya ini.


Mereka makan malam dengan sangat bahagia, setelah selesai mereka berempat langsung menuju ruang keluarga.


" Nak Nisa, Evan sudah menceritakan semuanya, terimakasih sudah menerima anak saya, kalau boleh besok kita pulang ke Indonesia ya, kami mau melamar mu Secara resmi pada keluargamu " kata anggel yang juga di anggukan Edi.

__ADS_1


" Iya Tante, Nisa terserah saja, tapi Nisa..." sahut Nisa yang langsung terdiam saat Evan menyentuh tangannya agar tidak melanjutkan ucapannya.


" Kamu tidak usah khawatir nak, kami sudah tahu tentang mu, dan kami tidak mempermasalahkannya, kami tidak membedakan siapapun itu " kata anggel lagi yang juga di anggukan Edi dan Evan bersamaan.


" Terimakasih Tante " kata Nisa dengan mata yang berkaca-kaca karena sangat bahagia dirinya di terima di keluarga ini.


" Sama - sama sayang, mulai sekarang jangan panggil Tante panggil Mamah saja seperti Evan karena sebentar lagi kamu akan jadi menantu di rumah ini " kata Anggel sambil menarik Nisa dalam pelukannya.


Luruhlah sudah pertahanan yang sedari tadi Nisa tahan, Nisa menangis sesegukan karena saking bahagianya di terima baik di keluarga ini.


" Tapi apakan Nisa masih boleh kuliah setelah menikah nanti ?" tanya Nisa menatap mereka.


" Tentu saja sayang, kami tidak melarang kamu boleh kuliah teruskan pendidikan mu " sahut Anggel yang juga di anggukan Edi dan Evan.


" Benar sayang, kamu tahu kan siapa calon suamimu ini, jadi meskipun nanti kita menikah, lanjutkan kuliah mu, istri seorang CEO harus berpendidikan " kata Evan yang tetap mendukung Nisa untuk tetap kuliah.


" Terimakasih Mah, Mas " kata Nisa yang sudah sangat bahagia yang tidak bisa di gambar dengan apapun saking bahagianya sekarang.

__ADS_1


Mereka mengangguk dan tersenyum pada Nisa, karena mereka juga tak kalah bahagianya akan bertambah keluarga baru yang selama ini di nanti.


__ADS_2