Menikah Dengan Anak Majikan

Menikah Dengan Anak Majikan
Alvian, Alvino dan Alvina.


__ADS_3

JANNGAN LUPA LIKE COMENT AND VOTE !!


SELAMAT MEMBACA😉


,,,,,,,,,,,,,,,,,,,


" Cieee yang udah jadi mamah muda.. " Ucap Marni si gadis imut sambil tersenyum ke arah sahabat kecilnya.


Sakira tersenyum " pengen peyukkk.. " Ucap Sakira manja.


tanpa banyak lama Marni pen memeluk sahabat kecilnya.


" Jadi aku ngak di ajak nih.. " Ucap Nia pura2 merajuk.


Sakira dan Marni pun melirik Nia dan langsung tersenyum, melihat senyuman teman nya pun Nia langsung ikut memeluk sahabat barunya dan kakak iparnya itu dengan erat membuat Sakira sesak karna susah bernapas.


" mon maaf ya cwi2 jomlo mahmud sesekkk nafas.. " Ucap Sakira.


Marni dan Nia pun terkekeh pelan saat melihat Sakira yang tampak kehabisan nafas karna pelukan erat kedua sahabatnya itu.


lalu keduanya pun melepaskan pelukannya dan langsung menghampiri tempat tidur babby twins.


" Hay keponakan Aunty.. Ya ampun gantengnya yang ini punya aku ya.. " Ucap Marni yang berdiri di depan tempat tidur babby twins kedua.


Melihat Marni yang sudah memilih dedek bayinya Nia pun tak mau kalah iya pun mendekati Tempat tidur Baby twins pertama " Hayy Sayang.. wahh kamu sangat mengemaskan.. kamu sama aunty Nia aja ya.. nanti aunty kasih kamu apapun yang kamu mau " Ucap Nia sambil tersenyum karna melihat Babby twins pertama mengeliat manja.


Mendengar perkataan Nia Marni pun menjadi sewot sendiri.


" Nanti kamu aunty ajarin caranya dompet tebal perut kenyang ya sayang.. " Ucap Marni sambil tersenyum ke arah babby twins kedua.


" Nanti aunty kasih kamu mobil2an yang paling bagus ya.. " Ucap Nia tak mau kalah dari Marni.


" Aunty ngak bisa kasih kamu mainan yang mahal tapi kalo kamu mau jago nyanyi atau manjat pohon Aunty dengan senang hati dan iklas mengajarkan mu " Ucap Marni sambil tersenyum.


Ooeekkkk...... Tangis ketiga bayi pecah membuat Kamar VIV yang luasnya seperti apertemen itu pun menjadi bising karna suara tangisan ketiga bayi yang mengelegar di ruangan itu.


" Tuh kan jadi nangis.. Hayo tanggung jawab kalian " Ucap Sakira pada Marni dan Nia sambil menatap keduanya dengan tatapan yang kesal.


Marni dan Nia tampak kikuk karna keduanya memang tidak tahu bagaimana cara menenangkan bayi yang sedang menangis.


Sehingga Mamah Reny dan Oma pun harus turun tangan karna tidak tega melihat Cucu2nya menangis karna ulah Kedua Aunty gesrek nya.

__ADS_1


Ketiga bayi pun terdiam saat Mamah Reny dan Oma memberikan susu formula kepada masing2 Babby twins, Karna Asi Sakira yang tidak keluar.


" Gue ngak mau ya.. anak2 gue deket2 sama Aunty yang ajaib dab licik kaya lo Mar" Ucap Sakira yang masih kesal pada temannya.


" Teganya dirimu padaku.. Apa salah ku.. Tolong maafkanlah adek.. sesungguhnya adek hanya bercanda " Ucap Marni penuh drama seolah2 seperti gadus yang teraniyaya.


" pengen muntah gue dengernya.. " Ucap Sakira acuhh yang membuat Marni mengerucutkan bibirnya karna kesal begitupun Dengan Nia yang sudah kesal karna tidak boleh pegang2 Babby Twins karna alasan Congorna.


Nando yang sedari tadi diam mendengar celotehan ketiga gadis abstrak itu pun hanya bisa menghembuskan Nafasnya dengan kasar karna pusing.


" Sayang apa kau sudah punya nama untuk anak kita " tanya Nando pada istrinya.


Sakira mengeleng " Belum mas.. kamu aja yang kasih nama..Aku yakin nama yang kamu kasih ke anak kita pasti bagus. " Ucap Sakira sambil tersenyum.


" Baiklah aku punya nama yang bagus untuk anak kita, Babby twins pertama aku berinama Alvian Putra, Untuk Babby twins kedua aku berinama Alvino Putra dan untuk Babby Twins yang ketiga aku berinama Alvina putry " Ucap Nando sambil tersenyum.


" Bagaimana sayang..kamu suka? " Tanya Nando pada istrinya.


Sakira mengangguk " Iya mas aku suka namanya bagus cocok untuk Babby twins " Ucap Sakira sambil tersenyum.


semua orang yang berada di ruangan VIV itu ikut bahagia melihat kebehagian pasangan muda itu.


Begitupun dengan Marni yang turut bahagia melihat Sahabat kecilnya sudah mem p unyai keluarga kecil iya. berharap kebahagian akan selalu menyertai sahabatnya itu.


" Terharu kali bukan terhura " Ucap Nia sewot.


" ee bocah..biasa aja kali kaga usah sewot gitu " Ucap Marni tak kalah sewottt.


" idih siapa juga yang sewot.. situnya aja yang sensian " Ucap Nia tak mau kalah.


" Stopp.. keluar" Ucap Sakira yang jengah mendengarkan pertengkaran Marni dan Nia yang super gajeh alias ngak jelas.


Marni dan Nia pun terdiam kikukk karna telah membuat Induk singa yang baru melahirkan menjadi murka, Dengan langkah cepat keduanya pun langsung keluar dari ruangan tempat Sakira di rawat.


" Piuhh.. alhamdulillah ngak kena timpuk sama induk singa " Ucap Marni sambil mengusap2 dadanya merasa lega.


" Lah emang kakak ipar gue kalo marah suka gitu ya ? " tanya Nia pada gadis yang sedang duduk di sampingnya itu.


" Si Sakira mah kalo marah bukan kena timpuk aja bisa2 ranbut kita habis kena jambak sama dia " Ucap Marni bergedik ngeri membayangkan kebringasan Sakira sewaktu di kampung bersamanya dulu.


" Masa sih.. Tapi kaya nya iya deh..soalnya aku juga pernah liat Sakira berantem sama preman Huhhh.. bikin aku merinding tau.. dia itu udah kaya pemain karate tingkat SMA " Ucap Nia dianguki Marni yang menyetujui ucapan Nia.

__ADS_1


" Hacimmmmmm... huacimmmm..


" Aduhhh ko idung aku gatal terus sihh mas " rengek Sakira manja pada suaminya.


" mungkin kamu mau plu sayang " Ucap Nando sambil mengelus kepala Sakira lembut.


" Kayanya ada yang lagi ngomongin aku deh.. " Ucap Sakira.


" Tapi siapa ya.. " Ucap nya lagi sambil mengetuk2 dagunya pelan dengan jari lentik nya seperti sedang berpikir.


" Sudahlah sayang.. mungkin kamu bersin karna debu.. Jangan di pikirkan " Ucap Nando sambil beranjak berdiri.


" Mau kemana mas? " tanya Sakira yabg melihat suaminya berdiri.


" Mau beli makanan sayang.. aku tau kamu pasti lapar kan " Ucap Nando.


" Kamu memang suami idaman banget mas tau aja kalo aku lagi laper.. kalo gitu aku mau makan Sup iga , steak daging , kentang goreng, sama ayam bakar " Ucap Sakira dengan mata berbinar membayangkan semua makanan lezat itu.


" No Babby.. aku ngak ijinin kamu makan, makanan itu.. kata dokter kamu harus makan sayuran sayang biar luka oprasi di perut mu cepat sembuh.. " Ucap Nando sambil beranjak pergi ke arah pintu membuat Sakira mengerucutkan bibirnya Sebal.


"Awas ya kalo nanti aku sudah sembuh aku ngak akan kasih kamu makan.. biar kamu puasa aja " Ucap Sakira kesal membuat Oma dan Mamah Reny terkik geli melihat kelakuan Sakira yang seperti anak kecil meski sudah memiliki tiga Babby twins.


jelas mereka mengerti apa yang di maksud dari puasa itu, sedangkan Sakira yang melihat Oma dan mertuanya yang terkikik geli karna ucapan nya langsung menutup wajah nya karna malu.


" Aduh.. ini mulut kenapa bocor amat sih.. kan jadi malu.. Huhh ini semua karna Mas Nando awas aja ya nanti ku balas. " Guman Sakira dalam hati sambil terus menutup wajahnya yabg membuat Oma dan mertuanya Tersenyum melihat tingkah Sakira yang kekanak2 an itu.


,,,,,,,,,,,,,,,,,,,


" Hallo.. bagaimana apakah kau sudah menangkap dua wanita jal**g itu? " Tanya seseorang yang tak lain adalah Nando.


" Sudah Tuan Muda anda tak perlu Khawatir semuanya sudah saya bereskan, Sekarang mereka mendekam di penjara dengan bukti Cctv di Mall itu " Ucap Aldi dari sebrang telpon.


" Kerja bagus. " Ucap Nando tersenyum menyerigai sambil menutup telponnya sepihak. Sebenarnya Nando ingin sekali membuat perhitungan dengan tangannya sendiri tapi Aldi melarangnya " Jangan mengotori tangan anda hanya untuk wanita kotor seperti mereka Tuan " kata2 yang terucap dari mulut Sekertasris nya, Iya pun dengan terpaksa menyerahkan semuanya kepada Aldi sekretarisnya untuk mengurus dua wanita ib**s yang hampir membunuh Istri dan ketiga anaknya.


#Bersambung..


Maaf kemarin ngak Up soalnya akunya lagi bleng bangettt.😣


Mampir ke karyaku yang lainya dongg.. biar aku semangat nulis nya🙂


Jangan lupa like coment and Vote ya !!

__ADS_1


#Salam Outhor imut manja😘


__ADS_2