
Sakira dan Nia pun masuk ke dalam mobil. Sakira duduk d kursi tengah bersama Nia, "wahhh mobil nya mewah bangettt apa aku lagi ngimpi.. oh tuhan tapi kenapa berasa nyata.." gumam Sakira dalam hati.
Nia yang melihat Sakira bengong sambil celangap pun hanya bisa mengeleng2 kan kepala nya. "Sakk kenapa kamu bengong?" tanya Nia.
"hhe maaf ya ,ini pertama kali nya aku naek mobil bagus.." ucap Sakira polos.
Di tengah perjalanan Sakira hanya bisa melamun terkadang dia juga terlihat seperti orang yang ketakutan. Nia pun mencoba bertanya, "Sakk kamu knapa ? ko ngelamun, kamu punya masalah? " tanya Nia khawatir.
Sakira pun bercerita awal mula sebelum iya pergi ke jakarta dan sampe jdi gelandangan seharian. Nia yang mendengar itu terharu, ternyata banyak orang yang gak seberuntung dirinya yang bisa d bilang memiliki segalanya.
Setelah melewati satu jam perjalanan Sakira dan nia pun sampai di gerbang yang tinggi dan terbuka lah jalan dari gerbang kerumah mungkin bisa di hitung dengan satu kampung jika ingin sampai ke rumah itu, perhitungan Sakira.
Sakira dan Nia pun turun dari mobil di lihat nya rumah Mewah dan kokoh bak istana dalam negri dongeng, sesekali Sakira mencubit tangan nya sendiri dan " Awwwwwww.... ucap nya.
"Ternyata aku ga ngimpi..ya ampun ini rumah bagus banget jadi pengen selvi.."
gumam nya dalam hati.
Sakira pun mengekor di belakang pungung Nia. dan keluar lah para pelayan yang langsung berjajar membungkukan badan nya ketika Nia dan Sakira melewatinya.
"Aapaa apaan ini kenpa mereka memberikan hormat seperti itu bahkan menjadi presiden pun tidak di perlakukan lebay seperti ini.." gumam Sakira dalam hati.
"maaf nona muda, nyonya besar sudah menunggu nona di ruang keluarga.." ucap wanita paruh baya dia tak lain adalah kepala *pelayan yang bernama marni .
Nia pun segera berjalan ke ruang keluarga, yang di ekori Sakira d belakang nya. "bahkan setelah di kasih tahu, dia tidak punya sopan santun kepada orang yang lebih tua dari nya, isss rasanya ingin ku jewer gadis ini .." gumam Sakira dalam hati kesal melihat tingkah nia yang acuh berbeda dengan yang tadi di lihat nya.
__ADS_1
Sesampai nya di ruang Keluarga Nampak lah sseseorang Wanita paruh baya yang masih terlihat segar dan cantik. Dia tak lain adalah mamah Reni ibu dari Nia putry.
dan di lihat nya lagi seorang anak laki2 bernama Nanda putra berumur 14 tahun. wajah nya datar. namun tak mengurangi ketampannan nya.
"Mah kenalin ini Sakira teman baru aku, dia tadi udah nyelamatin aku dari para penculik gila itu, mungkin kalo ga ada Sakira aku ga tau apa aku masih hidup atau tidak sekarang..." ucap Nia pada mamanya.
mendengar anak nya di culik, sontak mamah Reni memeluk anak gadis nya.
Sakira yang melihat itu seketika Rindu ibunya yang baru iya tingal sehari.
"ibu Sakira rindu.." ucap Sakira dalam hati.
"Makasih ya Sakira kamu udah nyelamatin anak tante.." ucap mama Reni.
"oh iya kamu anterin teman mu Ke kamar nya gihh.." perintah Mama reni.
mah boleh ga Sakira Sekamar sama aku, boleh ya plisss.." ucap Nia sambil memperlihat kan gaya memohon nya.
"iya iya boleh sayang.." Ucap mamah Reni. Nia yang mendengar ucapan mamah nya pun berjingkrak senang.
" makasih mamah ku sayang ucap Nia sambil mencium pipi ibunya.
dan langsung lari bersama Sakira.
Mamah reni dan nanda yang melihat itu hanya bisa mengeleng2 kan kepalanya.
__ADS_1
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
galau nih belum ketemu sama dia😉
salam outhor imut😚*
__ADS_1