
Hari berganti hari tak terasa kandungan Sakira sudah mulai masuk bulan ke Delapan dan begitupun juga Marni yang sudah hampir dua bulan tingal dan bekerja di rumah suami Sahabat nya.
Sakira sangat bahagia karna hari2 nya di temani sahabat sengklek nya dan juga orang2 tersayang, Begitupun dengan Marni yang selalu senang bisa menemani sahabat kecilnya yang sudah iya anggap seperti saudara sendiri itu, Tapi kadang juga Marni merasa kesal dengan kelakuan Sakira yang aneh2.
Seperti sekarang Sakira sedang merengek minta diantar ke Mall.
padahal iya tau betul bahwa kandungannya sudah memasuki bulan ke Delapan.
" Pliss..mau ya.." rengek Sakira sambil memegang tangan Marni.
"Ngakk.. nanti suami lo marah ke gue lagi." tolak Marni.
" mas Nando ngak akan tau kalo lo nga bilang2.. Pliss mau ya..Nanti aku traktir dehh." Sakira memelas dengan mata yang berkaca2 membuat semua orang yang melihatnya tentu akan iba melihat wajah Sakira yang menggemaskan.
" Iya deh gue ngalah.. Hayu kuy kita jalan jangan lupa belanjain gue.." Ucap Marni semangat, Sebenarnya dari tadi Marni hanya ingin mempermainkan teman nya, jangan di tanya alasannya kenapa ya jelas karna menunggu kata traktiran dari sahabatnya Karna selain Rakus Marni juga Matre.
,,,,,,,,,,,,,
Di sesebuah Mall besar di ibu kota terlihat dua gadis berbeda bentuk badan itu sedang duduk santuy di bangku yang ada di lestoran.
Sakira yang sudah mulai lelah karna berjalan terus memilih perlengkapan untuk calon bayinya yang sebentar lagi akan datang di tengah2 kehidupan nya dan suaminya.
" Enak ni Eskrim nya jadi pengen nambah " Ucap Marni si gadis imut sambil menjilati Eskrim nya.
" ee.. kamprett yang itu aja belum abis , Lah sekarang udah mau Nambah, Bayar sendiri kalo nambah " Ucap Sakira tegas karna iya tahu kalau temannya akan memanfaatkan keadaan untuk mencari keuntungan.
" huhh pelit.. lagian kan itu uang nya juga punya abang Nando " Ucap Marni kesal.
__ADS_1
" Sekarang gue tanya sama lo Siapa gue? " Tanya Sakira.
" Ya Sakira lah masa jubaedah " Ucap Marni malas.
" Maqsd gue siapa Suami gue " Tanya Sakira.
"ya abang Nando lah " Ucap Marni malas berdebat.
" Ck.. kan mas Nando itu suami gue Jadi sekarang lo dengerin ya mau gue poya2 ke belanja ini itu ke Kartu Tanpa batas yang Mas Nando kasih ke gue itu ngak akan pernah habis tau. terkecuali jajanin lo pasti bakalan cepet habis. " Ucap Sakira kesal.
" Boasa aja kali ngak usah sewot.. liat aja nanti suami gue lebih kaya dari suami lo "Ucap Marni bangga padahal jelas2 Sakira tau kalau Teman nya yang mengaku2 imut dan manja itu jomlo Akutt alias belum pernah pacaran.
" Tapi ko sekarang Yang gue liat lo jomlo tuh.. " Ucap Sakira sambil terkikik geli karna melihat Marni yang tampak diam kikuk karna yang di ucapkan Sakira ada benarnya.
Marni hanya mengerucutkan bibirnya sebal tingkah sabahatnya yang selalu membuatnya kehabisan kata2.
Sakira yang melihat itu tersenyum kecut namun sedtik kemudian iya menyapa Wanita itu.
" Hay tan.. ehh kak maya.. hehe udah lama ya kita ngak ketemu jadi rindu main jambak2 an lagi " Ucap sakira sambil cengengesan.
Maya tersenyum kecut masih ingat di kepalanya terakhir bertemu dengan Sakira iya harus merelakan Rambut halus kesayangan nya menjadi berantakan. tak lupa juga Pipi mulus nya yang ada bekas cakaran kecil di jidat nya mungkin itu adalah tanda pengenal yang di buat Sakira untuk nya.
Maya yang sekarang sudah berktekad untuk melupakan Nando hanya bisa mengiklaskan Laki2 yang iya sukai dari kuliah dulu di luar negri harus menikah dengan Gadis kampung yang jelas bukan lawan nya .
Tapi bagaimana pun dia juga wanita yang masih punya hati, Ketika melihat perut Sakira yang sudah mulai bengkak alias buncit Maya mengurungkan Niatan nya untuk menjadi pelakor iya berniat untuk Pensiun dari kerjaan laknut itu, karna bulan lalu dia menonton Acara Azab pelakor yang matinya gosong kesetrum iya jsi ngeri sendiri.
" Hay gadis Licik.. Wahh perutt mu sudah besar ya..selamat karna sebentar lagi kau akan menjadi momy.. " Ucap Maya sambil tersenyum dan memegang perut Sakira entah kenapa iya merasa terharu merasakan pergerakan Bayi dalam perut Sakira.
__ADS_1
Sakira tersenyum membalas senyuman Maya yang terlihat tulus.
" Hehe Iya kak.. Bentar lagi aku lahiran nih.. terus jadi emak2 " Ucap Sakira sambil cengengesan membayangkan Jika seorang anak terus anakan😂
Maya melihat gadis di samping Sakira yang tidak iya kenal pun langsung melirik Sakira.
" Oh iya kenalin ini teman aku kak Namanya Mumun ehh Marni " Ucap Sakira yang mengerti dengan lirikan Maya.
Marni yang sedari tadi hanya duduk santuy memakan Eskrim sambil mendengarkan obrolan Sakira pun langsung berdiri ketika namanya di sebut.
" Hallo Kak perkenalkan namaku Marni si gadis imut " Ucap Marni sambil cengengesan.
Maya hanya tersenyum melihat gadis kecil yang pikirnya adalah gadis seumuran Sakira, Iya yakin jika temannya Sakira pasti tidak jauh kelakuan nya dari Sakira yang suka membuat onar dan Licik.
Setelah usai berbincang2 dengan Maya yang ujung2 nya kedua gadis itu memanfaatkan Maya untuk membayar tagihan Eskrim yang mereka makan, Maya yang tidak tau apa2 hanya bisa pasrah karna lagi2 masuk ke perangkap gadis nakal yang licik seperti Sakira padahal harta kekayaan suaminya pun tidak akan pernah habis jikalau dia membayarnya dengan Uang suaminya pun.
Tapi entah kenapa Memanfaatkan Maya adalah candu Sakira dia sangat senang jika melihat orang yang berniat menyakitinya harus kena palak dirinya sendiri.
#Bersambung.
Jangan lupa like coment and Vote !!
Mampir juga ke karya ku yang berjudul
" CINTA PERTAMA CEO TAMPAN "
" TERPAKSA MENIKAH DENGAN DUDA"
__ADS_1
#Salam outhor imut manja😚