Menikah Dengan Anak Majikan

Menikah Dengan Anak Majikan
Hari pertama Excel sekolah.


__ADS_3

JANGAN LUPA LIKE COMENT AND VOTE !!


Selamat membaca😉


🌹🌹🌹🌹🌹


Hari ini adalah hari dimana Vina dan akan mengantarkan Excel kesekolah barunya, di kamar berwarna putih dan biru, terlihat Vina yang sedang mendandani Excel dari mulai membantu Excel mandi sampai memakaikan seragam dan memasang sepatu di lakukan oleh nya, Gio yang sengaja mengintif tersenyum melihat Vina yang nampak telaten mengurus putra sulung nya.


"Udah ganteng, Excel jalan dulu ke ruang makan sama Ayah ya, Bunda mau siap-siap dulu." Ucap Vina pada Excel.


"iya bunda." Sahut Excel sambil tersenyum patuh.


Vina dan Excel keluar dari kamar Excel, keduanya langsung berjalan ke kamar utama yang di tempati Vina dan Gio.


"Mas udah masih perlu bantuan ngak?." tanya Vina pada suaminya.


Gio menggeleng, "engak sayang, kamu rapih-rapih dulu aja, Excel biar sama aku turun kebawah duluan." Ucap Gio yang langsung di angguki Vina.


Sebenarnya Gio sedikit kesusahan saat mencari dimana letak-letak pakaian yang akan di gunakan nya tapi saat melihat Vina yang tadi terburu-buru mau memandikan Excel membuat Gio mengurungkan niatnya untuk bermanja-manja pada sang istri, muali sekarang iya harus bisa mandiri karena sekarang istrinya sudah menjadi seorang ibu.


Gio dan Excel turun ke bawah, keduanya duduk di meja makan sambim menunggu Vina yang masih bersiap-siap di kamar.


Excel menaruh tasnya di kursi kosong, Gio yang melihat itu tersenyum, tatapan Excel mengingatkan dengan dirinya dulu yang sama mempunyai ayah tiri yang jahat padanya, mungkin cerita hidupnya hanya berbeda di masalah ekonomi jika Excel harus berdagang di jalanan untuk mencari uang untuk menyambung hidup, maka berneda dengan Gio yang hidup senang namun tak pernah di perhatikan.

__ADS_1


"Maaf menunggu lama ya," Ucap Vina yang baru sampai di meja makan.


Gio melirik istrinya yang nampak cantik dengan Dres selutut berwarna hitam di tambah tas berwarna kuning, rambut panjang nya di Curly, Vina lebih terlihat seperti seorang kakak bukan seorang bunda.


"Ko liatnya gitu sayang." Vina heran.


"Ngak sayang, cuman suka aja mandang nya wajah kamu cantik." Ucap Gio sambil tersenyum yang membuat Vina tersenyum malu-malu, sebenar Gio ingin bilang kalau Vina terlihat seperti gadis yang akan mengantar adiknya kesekolah, tapi jika Gio mengatakan hal itu bisa-bisa Vina marah padanya.


Excel yang mendengar ucapan kedua orang tuanya hanya tersenyum, seminggu lebih menjadi bagian di keluarga kecil ini membuat Excel sedikit demi sedikit paham dengan sifat Bunda nya yang sangat suka di puji dan manja pada Ayah nya, lain halnya dengan sang ayah yang selalu bisa menjaga Mood sang Bunda.


"Udah ahk malu sayang sama anak kita, Ayo Excel sayang kita makan." Ucap Vina sambil memberikan nasi goreng ke piring kosong milik Excel tak lupa Vina menambahkan telur ceplok untuk putranya itu karena Excel sangat menyukai telur ceplok.


"Makasih bunda." Ucap Excel sambil tersenyum yang di angguki Vina sambil tersenyum mansi.


Meski perbedaan makanan tapi Vina tetap membuat Excel nyaman senyaman mungkin, mereka bertiga makan dengan khitmat tanpa satu kata pun yang terucap dari bibir masing-masing.


Setelah selesai makan keluarga kecil itu langsung menuju tempat Excel sekolah, Vina mensekolahkan putra sulung nya di sekolah tingkat pertama yang tak jauh dari komplek perumahan nya.


Ketiganya turun dari mobil, lalu berjalan dengan tangan Excel yang masing-masing di pegang oleh Gio dan Vina, kehadiran mereka bertiga membuat tempat yang di penuhi anak-anak kecil itu riuh, ketampanan Excel dan Gio menjadi pusat perhatian ibu-ibu yang mengantarkan anaknya sekolah.


.


ada juga pengajar laki-laki yang tidak berkedip melihat kecantikan Vina yang nampak seperti anak gadis yang masih berusia belasan tahun.

__ADS_1


"ngak kakak nya ngak adiknya, cantik dan ganteng-ganteng ya jeng." Ucap ibu dari salah satu siswa.


"Bener bu, ngidam apa tuh emaknya punya anak sebening mereka bertiga, aduh mana itu kakak nya ganteng banget lagi." Ucap ibu-ibu muda yang mengantarkan anaknya sekolah.


"Cantik banget !! Siapa ya, jangan-jangan kakakanya adek itu." Ucap salah satu pengajar laki-laki berpeci putih bulat.


Begitulah ucapan yang di ucapkan oleh orang-orang yang melihat kesempurnaan Vina Gio dan Excel, ketiga nya layaknya seperti adik kakak yang sedarah.


"Yang rajin ya sayang sekolahnya, jangan lupa baca doa sebelum belajar." Ucap Vina sambil tersenyum.


"Iya Bunda, ya udah Excel masuk dulu ya Bunda Ayah, " Ucap Excel sambil mencium pungung tangan Vina dan Gio bergantian lalu melngkahkan kakinya masuk ke lorong sekolah yang akan menuju kelasnya.


" Excel janji bakalan jadi orang sukses biar bisa banggain Ayah Bunda." Ucap Excel dalam hati bertekad.


____________


🌹🌹🌹🌹🌹


Jejak!!


Jejak!!


^^Happy Reading^^

__ADS_1


__ADS_2