
JANGAN LUPA LIKE COMENT AND VOTE !!
Selamat membaca😉
,,,,,,,,,,
Sakira menatap dalam mata suaminya itu lalu iyapun membenamkan wajahnya didada suaminya.
Nando yang merasakan getaran hebat di tubuh kecil istrinya itu langsung memeluk erat istri tercintanya berharap Sakira akan tenang dan perlahan2 bisa menceritakan hal apa yang membuatnya menjadi seperti ini.
" Mas, " Ucap Sakira terbata- bata entah mengapa lidahnya menjadi kelu susah untuk menceritakan kejadian buruk itu.
" kenapa sayang..katakanlah jangan membuatku cema, " Ucap Nando entah kenapa hatinya menjadi cemas dan sekejap terbayang wajah putri mungils yang selalu menjadi penyemangatnya di saat bekerja.
" Al gue ko berasa jadi nyamuk ya.. kita keluar yuk, " Ajak dokter Martin.
Aldi pun melirik tuan nya yang masih asyik memeluk istrinya itu entah mengapa iya pun merasa seperti obat nyamuk bila terua menonton adegan berpelukan di depan nya itu belum lagi iya sudah membayangkan adegan lainnya jika iya terus menyaksikan adegan romantis itu.
" Vina di culik ," Ucap Sakira pelan namun masih terdengar oleh Nando maupun Aldi dan Martin yang masih duduk menyaksikan drma di depan nya.
kedua pria itu membulatkan matanya tak percaya begitupun dengan Nando yang langsung tertawa.
" Kamu jangan bercanda kaya gini sayang..ngak lucu tau, " Ucap Nando sambil mengecup pelan pipi Sakira gemas membuat kedua pria jones di belakangnya langsung membalikan badan nya tak mau melihat kearah sepasang suami istri yang sudah mempunyai tiga anak namun masih tetap romantis itu.
" Sayang.. aku ngak bohong, " Ucap Sakira sambil menangis sesegukan lalu kembali pingsan iya pun langsung menyuruh pelayan untuk menemani istrinya.
lalu terngiang Ekspresi istrinya tadi iya pun menjadi cemas dan langsung berlari ke arah kamar putra putrinya itu di ikuti oleh Aldi dan dokter Martin yang mengekor di belakangnya.
__ADS_1
Sesampainya di kamar twins Al Nando langsung menghampiri ranjang berwarn pink milik putri kesayangan nya itu di lihat nya selimut dan bantal guling yang serba pink tak lupa dengan sprey bergambar disney dan warna nya pun senada yaitu Pink.
Tapi naas dia tidak melihat putri kesayangan nya itu lalu iyapun melirik ranjang berwarna hitam di samping ranjang putrinya itu. di lihatnya kedua putranya yang sedang tertidur dengan posisi tengkureb dan yang satunya lagi posisi nya sangat menggemaskan dengan tangan yang memangku pipi tembem.
Nando duduk di atas ranjang pink milik putrinya itu lalu iya pun mencium harum bantal dan selimut yang suka di pakai putrinya itu.
Aldi dan Martin hanya diam melihat sahabat sekaligus bos nya yang terlihat sedang menahan tangis itu, mereka pun ikut merasakan apa yang di rasakan Nando dan Sakira meski perasaan mereka berdua tak sebesar Sakira dan Nando yang mungkin merasa sangat kehilangan karna separuh kehidupan nya menghilang.
Nando mengeraskan rahang nya lalu iya pun melirik kedua sahabatnya yang masih berdori di ambang pintu dengan tatapan yang tak bisa di artikan.
" Kumpulkan semua pelayan sekarang, " Ucap Nando lantang membuat Aldi dan Martin tertunduk dan mengangguk tanpa menjawab ucapan tuan nya itu mereka tau jika Nando marah maka siapapun tak bisa menghalanginya maupun melawannya.
Setelah Aldi dan Martin pergi susana di dalam kamar itu hening seketika tak terasa cairan bening pun lolos pada pipi pria tampan itu meskipun iya susah payah untuk menahan tangis nya namun naas air mata seolah bocor tak bisa terbendung lagi.
Nando pun menangis dalam diam sambil menciumi selimut lembut berwarna pink kesukaan putri kesayangan nya itu.
" Tunggu daddy sayang.. daddy akan menjemputmu.. daddy tidak akan melepaskan orang yang berniat jahat padamu.. " Ucap Nando sambil mengusap air matanya dengan kasar.
Disisi lain para pelayan yang sidah tau kenapa mereka di kumpulkan di ruang tamu hanya diam dalam kehingan mereka semua seakan tau akan mendapatkan amukan dari tuan nya itu.
Suara kaki yang menghentak keras membuat semua mata menoleh pada arah suara langkah itu. mendengar langkahnya saja nyali para pelayan sudah menciut.. apalagi sekarang wajah Nando terlihat dingin dengan tatapan mata yang setajam silet membuat para pelayan menunduk tak mampu mentap tuan nya itu.
Nando melirik satu persatu pelayan nya lalu iya pun menunjuk seorang pelayan perempuan berumur 23 tahun yang tak lain adalh Ike pelayan yang di tugaskan mengasuh putri kesayangan nya itu.
" Hey kamu cepat jelaskan apa yang sebenarnya terjadi pada Putriku " Ucap Nando menekan kata Putri ku membuat pelayan yang bernama Ike itu gugup.
perlahan pelayan bernama Ike itu menceritakan semuanya ______
__ADS_1
Flashblack
" mba.. Vina mau ketaman " Ucap sigadis mungils yang tak lain adalah Vina sambil memakan snack cemilan nya.
" Tapi Nona muda, nyonya muda tidak mengijinkan nona pergi kemana2 setelah pulang dari sekolah " Ucap Ike sang pelayan.
" pokonya kalo ngak ketaman dulu Vina ngak mau pulang titik " Vina merajuk sambil menyilangkan tangan nya di dadanya.
pelayan bernama Ike itu pun melirik pak joko supir pribadi twins Al namun karna Vian dan Vino sedang ada eskul tambahan jadi hanya Vina yang pulang sedangkan kedua kakanya pulang nya mungkin akan sore hari.
" ya sudah Nona kita ketaman tapi cuman sebentar ya nona saya takut Nyonya muda marah. " Ucap Pelayan bernama Ike itu akhirnya menuruti keinginan gadis kecil yang sudah di asuhnya selama dua tahun itu.
meski ada rasa takut dan khawatir jika membiarkan Nona mudanya bermain di tempat yang terbuka. alasan yang lainya juga karna Nando sang Tuan selalu melarang nya untuk mengajak main Vina ke tempat yang ramai dan terbuka.
Mendengar persetujuan sang pengasuh nya Vina pun tersenyum senang " Yeye.. boleh main yye.. " Ucap gadis itu kegirangan.
______________2
mau lanjut?
oh iya yang mau tau cerita nya Marni mampir aja ke karya baruku
* Cinta Gadis Kampung *
Jangan lupa like coment and vote !! ya 😉
mampir juga ke karya aku yang lainya😊
__ADS_1