Menikah Dengan Anak Majikan

Menikah Dengan Anak Majikan
Belanja


__ADS_3

JANGAN LUPA LIKE COMENT AND VOTE !!


Selamat membaca😉


,,,,,,,,,,,,,,,


Keseharian Sakira hanyalah mengurus babby twins yang sudah mulai aktif apalagi sekarang babby Alvian, Alvino dan Alvina sudah memasuki tahun pertama jadi Sakira tidak mau melewatkan sedikitpun aktivitas anak2 nya.


sedangkan Marni gadis yang suka memuji dirinya sendiri itu sekarang sudah kuliah bersama Nia, ya semua itu jelas karna Sakira yang meminta kepada suaminya agar Marni bisa sekolah bersama Nia walaupun u sekolah cuman dua bulan Marni bisa langsung mendapatkan Ijazah karna meskipun terkenal ajaib tapi Marni adalah gadis yang pintar sama seperti Sakira.


Hari ini adalah lahir pekan Sakira mengajak suami tercintanya tak lupa pada sahabat gesrek nya yaitu Marni dan tak lupa juga Aldi untuk berbelanja pakaian babby twins sedangkan Babby twins di titipkan kepada sang nenek yaitu Mamah Reni dan Oma.


" Sayang.. kita cari baju Babby dulu yu.. " ajak Sakira.


" Iya sayang.. " Ucap Nando patuh dan langsung melirik Aldi Asisten sekaligus Sekertarisnya itu.


" Aldi kamu awasi gadis ini jangan sampe dia berulah seperti bulan lalu " Ucap Nando pada Aldi di angguki oleh Aldi.


bukan tanpa alasan Nando menyuruh Aldi mengawasi Marni iya tidak mau kejadian bulan lalu terulang kembali saat Marni mencoba mengambil paksa baju yang di pajang nya di paling atas.


dan pada akhirnya gadis nekat itu membuat kekacauan sehingga menyebabkan kerugian karna semua baju yang di pajang di barisan itu terjatuh kelantai.


Marni melirik Nando dengan kesal lalu dengan santainya gadis itu langsung ikut masuk mengekor di belakang sahabatnya yaitu Sakira.


" Bajunya bagus nih buat Babby Alvina " Ucap Marni sambil memperlihatkan Baju dress yang penuh dengan gambar buah2 an.


Sakira memutar bola matanya malas. " Kamu mau nyuruh Babby Alvina dagang buah " Ucap Sakira kesal namun Marni hanya cengengesan melihat Sakira kesal.


Tidak pantang menyerah gadis imut itu kembali berulah. " Sak kalo yang ini gimana. " Tanya Marni sambil memperlihatkan baju bergambar sapi.


Lagi2 Sakira mendengus kesal dengan pilihan baju sahabatnya yang menurutnya sangat aneh. " Kamu mau nyuruh Alvina jadi pengembala " Ucap Sakira kesal.


" Ya udah lah kamu aja yang pilih cape aku ini salah itu salah " Ucap Marni tak kalah kesal.


Sejam kemudian setelah selesai berbelanja kebutuhan anak kembarnya Sakira dan rombongan pun langsung pergi ke tempat dimana wanita akan merasa bahagia apalagi kalau bukan tempat barang2 bermerek surganya wanita.

__ADS_1


" Sayang.. kamu mau ikut ngak? " Tanya Sakira pada suaminya.


" Ngak.. aku mau disini aja nunggu kamu sayang.. lagian aku ada urusan dulu bersama Aldi " Ucap Nando.


" Oke kalo gitu aku pergi dulu.. nanti aku nyusul kamu ke restoran biasa ya.. " Ucap Sakira dianguki Nando lalu Sakira dan Marni pun masuk ketempat dimana terdapat barang2 wanita yang pastinya bermerek.


Sakira tersenyum ketika melihat Tas kecil berwarna pink polos itu terlihat simple Namum elegan.


Sakit pun hendak mengambil Tas kecil itu namun seseorang mencegahnya.


" Jangan sentuh.. itu milikku " Ucap seseorang yang sudah berdiri di depan Sakira.


sontak Sakira langsung melihat ke arah wanita yang berdiri di depannya di lihatnya wanita berbaju ketat dan sangat seksi dengan bibir merah cabe.


" Ck.. maaf ya.. saya yang lebih dulu melihatnya jadi tas ini milik saya. " Ucap Sakira sambil mengambil tas kecil itu.


" Jangan harap.. itu milikku bhakan kau belum tentu akan mampu membayarnya " Ucap wanita seksi itu yang tak lain adalah Karin Dipratama seorang anak tungal dari bapak Silo Dipratama pemilik perusahaan Xxxxxx perusahaan yang cukup besar namun jika dibandingkan dengan perusahaan Nando jelas lebih unggul Nando karna perusahaan yang di miliki Nando adalah perusahaan King Asia yang artinya perushaan terbesar di Asia bukan hanya di negaranya.


" Cek bahkan kamu sendiri pun belum membayarnya.. bagaimana bisa kamu bilang tas imut ini milik mu " Ucap Sakira sambil mengelus tas kecil itu.


" Ada apa ini.. kenapa kalian berdua malah bertengkar seperti anak kecil " Ucap seseorang yang tak lain adalah willy.


" Sayang.. mereka sudah ngambil tas miliku.. " Adu Karin pada kekasihnya.


" Mana ada milikmu jelas2 tas ini tidak ada pemiliknya makanya masih di pajang disini.. dan asal kamu tau ya.. aku yang duluan liat dan ngambil tas nya jadi tas ini miliku " Ucap Sakira sambil menatap tajam pada wabuta berbaju seksi yang bernama Karin itu.


Willy menatap Sakira dalam entah mengapa jantungnya berdetak kencang iya semakin gemas apalagi melihat Sakira yang berani memarahi Karin yang berstatus kekasihnya.


" Sudahlah jangan di permasalahkan lagi pula masih banyak tas bermerek yang lainya " Ucap Willy pada Karin.


...Karin pun mengangguk pasrah karna iya tidak mau membuat kekasih kayanya kesal lalu iya pun berjalan sambil melihat2 tas2 yang bermerek lainya. sedangkan gadis bernama Marni sekarang sedang menatap dalam laki2 tampan di depan nya. entah mengapa jantungnya langsung berdetak lebih cepat di bandingkan jika melihat Aldi mungkin kali ini detak jantung nya lebih unggul untuk pria tampan bernama Willy itu....


" Maaf abang yang dulu donorin darah buat temen aku ya " Ucap Marni mencoba mengingat2 pertemuan nya dulu saat Sakira sedang pendarahan.


" Iya.. bagaimana keadaan mu apa kau baik2 saja. " Ucap Willy sambil menatap wajah cantik Sakira membuat Marni mendengus kesal karna merasa tak di hiraukan.

__ADS_1


" Oh.. jadi kamu laki2 yang mendonorkan darah untuk ku dulu.. Makasih berkat kamu aku bisa menyelamatkan ketiga anak ku.. dan maaf aku baru mengucapkan rasa terima kasih ku sekarang " Ucap Sakira sambil menatap pria tampan yang sedang menatapnya.


kedua mata keduanya saling bertatapan membuat Marni semakin kesal di buat nya.


" Kenapa aku seperti mengenali sorot matanya " Ucap Sakira yang merasakan ada yang berbeda dengan tatapan pria di depan nya ,iya seperti mengenali mata pria tampan itu.


" Ekhemmm... Cangcimen cangcimen bang Bu.. cangcimen nya bang.. " Ucap gadis imut itu yang merasa kesal.


Mendengar celotehan teman nya Sakira pun tersadar dari lamunannya.


" Maaf saya permisi dulu.. suami saya sudah menunggu " Ucap Sakira yang merasa gugup.


" Ayo Mar.. kita pergi ke kasir " Ajak Sakira namun Marni tak menghiraukan nya.


" Abang.. tau ngak pas waktu awal bertemu abang dulu aku udah yakin tau.. " Ucap Marni menggantung membuat pria tampan di depan nya mengerutkan alisnya sbelah bingung.


" Tau apa " Ucap Willy tak mengerti.


" Tau kalau abang adalah jodoh yang dikirim tuhan untuk menyelamatkan aku dari amukan suami teman ku.. " Ucap Marni sambil cengengesan.


" Dalam mimpimu.. " Jawab Willy dalam hati.


iya pun langsung pergi meninggalkan gadis aneh itu tapi bukan Marni jika tidak nekat.


" Abang.. tunggu dong jangan buat aku ngejar abang.. mending kita ke KUA aja bang.. adek siap ko dinikahin abang.. " Ucap Marni sambil berlari2 mengejar Willy yang berjalan di depannya dengan langkah cepat.


" Gadis aneh.. " Ucap Willy sambil berjalan mencari kekasihnya.


Bersambung....


Mau lanjut ngak?


tinggalkan Coment ya 😉


jangan pelit like sama Vote ya😅

__ADS_1


oh iya mampir juga dong ke karyaku yang lainya biar aku tambah semangat 😅hheh


# Outhor imut manja😘


__ADS_2