
JANGAN PUPA LIKE COMENT AND VOTE !!
Selamat membaca😉
,,,,,,,,,,,,,,
Nando mengeraskan rahang nya ketika melihat pesan singkat dari nomer yang tidak di kenalnya.
" Jika kau mau putri kesayangan mu selamat maka datanglah ke jalan Xxxxxx " isi pesan pertama.
Matanya memerah sorot matanya setajam silet bagaimana tidak pesan singkat dari orang itu membawa2 nama putrinya dan hal itulah yang membuat nya sangat marah.
lalu tak lama kemudian ada pesan singkat yang datang lagi.
" Datang lah sendiri.. jika kau membawa polisi atau anak buah mu akan ku pastikan putri mu akan habis di tangan ku, " Isi pesan kedua.
Tanpa berpikir lama Nando pun langsung bergegas ke arah garasi mobil dan langsung mengendarai mobil nya dengan terburu2.
" Tunggu Daddy Vina sayang.. sebentar lagi daddy akan menjemputmu, " Batin Nando sambil mengendarai mobil nya.
Mobil yang di kendarai Nando masuk ke jalan yang di kelilingi pohon2 dan setelah menghabiskan waktu kura g lebih 35 menit mobil yang di kendarai Nando pun sampai di sebuah gudang tua.
Nando turun dari mobil kakinya melangkah cepat berjalan hendak masuk ke gudang tua itu.
" Keluar kau bajin**n lepaskan putri ku, " Teriak Nando keras sambil melihat isi gudang yang sangat kotor iya tidak bisa membayangkan kalau putri kesayangan nya tidur di tempat yang kotor seperti ini.
" Brughhhhh...
Nando tersungkur pingsan karna di pukul dari belakang oleh seseorang.
" Bawa pria bodoh ini masuk ketempat anak nya di sekap dan jangan lupa ikat kaki dan tangan nya.. tapi sebelum itu kalian bersenang2 lah dulu dengan pria itu, " Ucap Alvin sambil berjalan ke pintu yang ada di sebelah gudang.
Disisi lain Vina yang sedang mengobrol bersama Gio di buat terkejut melihat dua orang yang menculiknya kemarin membawa seorang pria yang wajah nya penuh dengan luka lebam.
" Abang.. itu siapa, " Tanya Vina pada Gio yang duduk di sebelahnya.
" Entahlah Vin, Abang ngak tau.. " Ucap Gio sambil hendak mendekati pria yang penuh dengan luka lebam itu.
" Arghhhh.. Ringis Nando merasakan sakit di seluruh badan nya.
__ADS_1
Lalu perlahan iya duduk iya lalu iya pun menghembuskan nafasnya.
" Sial aku harus segera menyelamatkan putri ku.. tapi sekarang aku malah tidak berdaya di tempat ini.. " Batin Nando mengerutuki kebodohan nya.
" Dad.. Apa iu kau " Ucap vina pelan sambil berjalan mendekati Orang yang membelakanginya.
Mendengar suara dari arah belakang Nando menyerhitkan dahinya merasa pamilier dengan suara itu suara yang selalu menjadi alasan nya untuk pulang kerja cepat iya pun langsung berbalik kebelakang.
Dilihatnya Wajah pucat Putri nya yang sedang berdiri sambil melihatnya.
" Daddy.. Ucap Vina sambil menghamburkan tubuh mungilnya ke tubuh Nando meski merasakan Sakit saat tubuh mungils anak nya menghentak ke tubuhnya tapi Nando tak menghiraukan rasa sakit itu. semua terbayar saat putri kesayangan nya mencium pipi nya sambil memeluknya.
" Are you ok babby, " Tanya Nando yang melihat wajah putrinya yang pucat pasi.
" Vina baik2 aja dad.. Vina kangen daddy, " Ucap Vina lagi manja membuat Nando tersemyum gemas melihat tingkah putrinya sedangkan Gio yang duduk di depan Vina hanya tersenyum melihat keakraban seorang ayah dan anak itu. Dalam hatinya iya juga menginginkan hal itu.
" Yeye.. liat abang Vina kan udah bilang kalau Daddy adalah superhero nya Vina jadi daddy pasti akan jemput Vina, " Ucap Vina manja.
Nando yang sedari tadi hanya pokus melihat tingkah manja putrinya langsung melirik ke arah seorang anak laki2 yang ada di depan nya itu. di lihatnya anak laki2 tampan yang meniup2 tangan nya sendiri yang sedikit terluka.
" Dad.. ini abang Gio teman balu aku " Ucap Vina manja sambil memegang tangan Gio membuat Nando terbalak dengan tingkah putrinya itu.
" Prok.. prok..
" Drama yang sangat menarik, " Ucap Alvin sambil tersenyum menyerigai.
Sontak Nando melihta ke arah sumber suara itu. matanya membulat saat melihat pria yang bertepuk tangan itu.
" Alvin, " Ucap Nando terkejut.
" Iya aku.. kenapa kamu terkejut hah.. senior " Ucap Alvin sambil tersenyum menyerigai.
" Jadi kamu dalang dari penculikan ini.. " Ucap Nando tak percaya bahwa rekan bisnis nya yang baru memulai kontak kerja dengannya kemarin sekaligus teman lamanya adalah dalang dari penculikan putri nya.
" Hahahhah...
" Menurut mu, " Ucap Alvin lagi sambil duduk di bangku yang di sediakan anak buahnya.
" Aku tidak mempunyai masalah dengan mu kenapa kau menculik putriku " teriak Nando marah.
__ADS_1
" Ck.. kamu bilang kamu tidak mempunyai masalah dengan ku.. dengar ini baik2
Kau telah mengambil wanita yang aku sukai dan dia adalah cinta pertamaku " Ucap Alvin.
" Dan kamu tau siapa wanita itu " Ucap Alvin sambil tersenyum kecut.
" Siapa " Tanya Nando penasaran.
" Istrimu.. iya istrimu, Sakira adalah gadis pertama yang membuat ku jatuh cinta dan kau seenaknya mengambil gadis yang kusukai.. " Ucap Alvin sambil mengambil pistol yang ada di saku celananya.
" Apa maqsud dari ucapan mu itu baj***n " Teriak Nando memuncak karna Alvin membawa nama Wanita yang iya cintai.
" Maqsud ku adalah.. aku mencintai istrimu bodoh " Ucap Alvin lagi sambil memainkan pistol yang ada di tangan nya.
" Dan aku ingin kau mati.. agar aku bisa hidup bersama Sakira, " Ucap Alvin lagi sambil tersenyum menyerigai.
" Brengsek.. aku tidak akan pernah sudi membiarkan mu mengambil istriku, " teriak Nando marah.
" Hahahhahaha.. bisa apa kau bahkan tubuh mu saja sudah lemah seperti itu.. apa kau tau sebentar lagi Dewa pencabut nyawa pun akan hadkr untuk menjemput kematian mu yang ada di tangan ku " Ucap Alvin sambil tertaw menyerigai.
Nando melirik putri kesayangan nya yang menatap nya dengan tatapan yang sulit di artikan sedangkan Vina sendiri gadis itu yang tidak mengerti dengan obrolan orang dewasa yang ada di depan nya itu hanya mengaruk kepalanya yang tidak gatal sedangkan Gio yang mengerti dengan keadaan yang ada di depan nya langsung memeluk Vina menyembunyikan wajah gadis itu di pelukanya. Nando yang melihat itu mengerti bahwa apa yang dilakukan anak laki2 yang di depan nya itu hanya agar Vina tidak melihat sesuatu yang terjadi padanya.
" tatap lah wajah putrimu sesuka hatimu karna setelah itu kamu akan mati " Ucap Alvin sambil mebgarahkan Pistol yang ada di tangan nya ke arah Nando tepat pada jantung Nando.
" Dorr...
Vina yang mendengar suara hendak melihat kesumber suara namun dengan cepat Gio mengeratkan pelukan nya baik Gio maupun Vina keduanya menutup matanya.
___________5
ngak Up 1 hari ada yang kangen ngak ya😅
mau lanjut ngak?
Jangan lupa like coment and Vote !! ya 😉
Mampir juga ke karyaku yang lainya oke 😊
Salam Outhor imut manja😘
__ADS_1