
Jangan lupa like coment and Vote !!
selamat membaca😉
🌹🌹🌹🌹
Di sebuah ruangan kamar yang bernuansa eropa terlihat seorang pria tampan sedang tersenyum memperlihatkan gigi putih nya rapih sambil membenarkan dasi berwarna biru tua yang akan menambah kesempurnaan penampilan nya.
Gio sedang bahagia karna hari ini adalah hari kelulusan sang pujaan hati nya, iya sudah menyiapkan banyak hadiah untuk calon istri kecilnya itu.
" Aku datang, " Ucap Gio sambil berjalan ke arah pintu namun langkahnya terhenti ketika iya lupa memakai parpum Couple yang selalu menjadi candunya dan sang kekasih, menyomprot kan beberapa semprot parpum ke area2 tertentu yang tentunya adalah area yang paling di sukai sang kekasih.
Gio berjalan ke arah mobil nya memencet tombol otomatis mobil BMW berwarna hitam milik nya dan langsung menancap gas menuju ke sekolah Alvina sang kekasih.
Setelah melewati jalanan yang tidak terlalu padat akhirnya mobil BMW milik Gio pun sampai di salah satu sekolah menengah atas yang kebanyakan murid2 nya itu adalah anak pejabat dan orang2 berada saja.
Gio membuka mobilnya lau keluar dengan stelan kemeja berwarna putih di tambah jas berwarna hitam yang menambah ke sempurnaan penampilan nya, Gio menekan kembali remote mobil nya dan tak butuh waktu lama pintu mobil pun tertutup dengan sendirinya.
Para siswi yang melihat Gio nampak terpana melihat ciptaan tuhan yang sangat amat sempurna itu begitupun dengan guru2 Vina yang tak bisa berkedip ketika berpandangan secara dekat dengan pria tampan di depan nya.
" Maaf bu, kelas nya Alvina dimana ya? " Tanya Gio sopan pada guru yang usia nya masih 30 tahunan itu.
" Ya tuhan.. apakah ini jawaban dari doa2 ku selama ini, Jodoh ku datang, " Batin bu Guru yang terkenal akan pretasi jomlo selama 30 tahun itu menatap Gio dengan tatapan yang tak bisa di artikan lalu iya berbalik mengambil ponsel dan langsung berkaca takut ada biji cabe karna tadi iya habis makan seblak ceker mercon.
hening tak ada jawaban membuat Gio heran apalagi melihat tatapan sang guru padanya tadi seperti kucing yang akan memangsa ikan.dengan cepat Gio langsung berjalan ke arah lorong2 kelas lain karna takut di mangsa oleh guru yang memeiliki tatapan mesum itu.
" Mari mas.. say.. " Ucap bu guru terhenti karna tidak melihat pria tampan tadi yang tak lain adalah Gio.
" jodohku kemana ya.. aduhh mana belum kenalan lagi, " Ucap nya terlihat sedih karna telah gagal maning mendapatkan jodoh pria tampan seperti Gio.
🌹🌹🌹🌹
__ADS_1
" Skuy.. hy bang, " Ucap seorang gadis cantik sambil tersenyum semanis mungkin.
Gio yang di panggil pun melirik ke arah gadis cantik itu di lihat nya gadis ABG yang usia nya tak jauh beda seperti sang kekasih.
" Kenpa dek? " tanya Gio.
" Abang Gio Rahardja ya? pemilik perusahaan LR.GRUPS kan?, " Tanya gadis itu memastikan.
Gio heran kenapa gadis itu bisa mengenalnya padahal dia merasa tidak pernah bertemu dengan gadis muda itu.
" Maaf kmau siapa ya? kenapa kamu mengenali saya, " Tanya Gio karna jujur saja iya tidak mengenali gadis itu.
" Abang lupa ya sama aku? Aku Maura Marsya Satrio bang anak nya pak Adnan Satrio rekan bisnis abang, " Ucap Maura dengan nada yang di buat selembut mungkin.
Gio mengangguk mengerti meski iya tidak terlalu mengenal gadis itu tapi iya memang tak asing dengan wajah gadis itu. " Oh iya.. saya ingat, tapi maaf saya sedang buru2, " Ucap Gio hendak pergi namun di tahan oleh Maura.
" Ko pergi sih bang, makan dulu yu bang atau jalan2, shoping ke, " ajak Maura genit dengan tak tau malunya membuat Gio heran kenapa pak Adnan mempunyai anak gadis yang tidak tau sopan santun dan murahan seperti ini.
Glegg Gio menelan ludah nya susah payah karna melihat wajah Vina yang seperti menahan amarah.
" Sa.. " Ucap Gio terhenti karna Vina bersuara.
" Dasar centil, mau ngapain lo gangguin calon suami gue !! lo pikir lo siapa bisa gangguin pacar orang seenak nya, " Vina lantang mengucapkan kata pacar yang membuat Adinda dan Keysa menganga tak percaya bahwa pria tampan yang sedang di gombali Maura adalah pacar teman nya.
" pantes aja si Vina ngak pernah tertarik sama sikembar Vian Vino orang pacarnya aja ganteng gini, " bisik Keysa ke Adinda.
" lo bener Key, itu pacarnya Vina emang kaya Oppa korea yang sering gue tonton.. malahan kaya nya lebih ganteng pacar Vina deh dari pada Oppa kesayangan gue, " bisik Adinda ke keysa.
" Heh cwe gatel ngapain lo ngaku2 bang Gio pacar lo !! hahha dasar jomlo akut bisa nya cuman ngerebut gebetan orang, " Maura ketus sambil memegang tangan Gio.
" Yu bang kita pergi, jangan hirauin cwe kegatelan itu, mending kita jalan2 aja, " Ucap Maura tak tau malu, dan hal itu berhasil membuat Alvina yang melihat nya menjadi geram dan sangat marah.
__ADS_1
Gio yang melihat Vina seperti menahan tangis langsung menghampaskan tangan Maura dengan kasar.
" Kamu tau cwe yang kamu bilang kegatelan itu adalah calon istri saya, " Ucap Gio sambil berjalan ke arah Vina.
" maaf sayang.. aku tadinya kesini mau kasih suprise ini buat kamu, jangan nangis kamu jelek kalau nangis, Maafin ya plis, " Ucap Gio sambil berteku lutut di hadapan Vina dengan tangan yang memegang sebuah kotak kecil berwarna merah.
Vina yang tadinya akan menangis langsung menatap manik sang pujaan hati dan yang iya melihat kejujuran dari mata Gio membuatnya lega karna ternyata pujaan hatinya tak tergoda oleh penampilan Maura yang super seksi itu.
" Iya di maafin tapi beliin es cream ya sayang, " Ucap Vina sambil mengambil hadiah yang di berikan sang kekasih dan di masukan ke tas nya.
" Iya deh abang beliin yang banyak buat kamu, tapi itu nanti buka ya, " Ucap Gio.
" Iya tapi nanti aja bang jangan disini nanti ada yang ngiri lagi, "Ucap Vina sambil melirik ke arah Maura yang masih mematung tak jauh di tempatnya berdiri.
"Gendong, " pinta Vina manja yang membuat Gio mengeleng2 kan kepala dengan senang hati iya mengendong sang pujaan hati nya itu.
Keysa dan Adinda nampak mematung dengan mulut yang menganga " Soswite.. " Ucap keduanya sambil berpelukan lalu sedetik kemudian keduanya bergedik ngeri dengan apa yang di lakukan mereka barusan karna berpelukan di tempat umum.
Maura meremas ujung rok nya merasa kesal. " Awas kau Alvina Putri aku pastikan Gio Rahardja akan berpaling darimu dan menjadi miliku, Camkan itu. " Ucap Maura sambil mengumpalkan tangan nya lalu pergi ke Rah parkiran mengemudikan mobil nya dengan kecepatan penuh karna kesal.
Tak jauh dari mereka Vian dan Vino yang sedari tadi menonton drama percintaan sang adik hanya bisa menghela nafasnya " Pasangan bucin, " Ucap keduanya lalu pergi.
_________
🌹🌹🌹🌹
Mampir ke cerita si Marni ya kak😊
♡ Cinta Gadis Kampung ♡
TBC😘
__ADS_1