Menikah Dengan Anak Majikan

Menikah Dengan Anak Majikan
mencari kontrakan.


__ADS_3

H A P P Y R E A D I N G..


🌹🌹🌹🌹🌹


Vino yang baru bisa membuka matanya langsung merasa heran karna melihat kamarnya yang acak-acakan, "Kenapa kamar ku seperti habis kemalingan seperti ini? apa tadi malam ada maling yang memasuki kamar ku." ucap Vino yang masih betah duduk di ranjang.


" darah? apa semalam itu bukan mimpi? Ahk astaga apa yang telah aku lakukan." Vino yang terlihat syok melihat bercak darah di seprai nya, iya juga melihat ikat rambut yang sering di pakai oleh Billa di kamarnya yang membuat iya tersadar bahwa gadis yang iya renggut kesucian nya semalam itu adalah Syabilla gadis yang sudah 4 tahun menemani hari-harinya di rumah.


Vino berjalan ke luar kamar dan melihat isi rumah yang nampak sepi, dengan langkah terburu-buru Vino berjalan kearah kamar Billa.


"Semoga dia belum pergi." Ucap Vino.


Ceklek..


Pintu terbuka memperlihatkan isi kamar yang sudah rapih, Vino berjalan ke arah Almari dan membukanya namun iya tak mendapatkan satu kain pun baju di dalam nya,lalu matanya tertuju pada tong sampah yang terbuka Vino mengmabil satu potong baju yang sudah sobek, iya menyimpulkan jika semalam memang dia bermain kasar pada Billa yang membuat gadis itu pergi tanpa pamit padanya.


"Arghhkkk bodoh!! Chelsea Sialan!! awas saja kau aku tidak akan pernah memberi ampun untuk mu." Ucap Vino dengan suara yang menggema, wajah tampan nya seketika berubah menjadi seperti wajah macan yang akan mengamuk.


"Maafkan aku Billa, maaf.. aku lepas kendali, dimana kamu sekarang," Vino terlihat menyesali apa yang telah terjadi, iya telah merenggut kesucian dari gadis yang telah iya perbudak selama 4 tahun lamanya dan kini iya harus menambah kesan keburukan nya lagi karna telah merenggut sesuatu yang tidak seharusnya iya rengut.


Vino berjalan ke kamar nya lagi lalu masuk kedalam kamar mandi, dan setelah selesai berpakaian rapih Vino pun berniat untuk pulang kerumah abang nya Vian karna saat ini pikiran nya sedang kacau dan hanya Vian lah yang selalu bisa membuat Vino tenang.


"Tolong jualkan rumah ku aku ingin menjualnya, soal harga aku tidak masalah asalkan harganya tidak terlalu jauh dari saat aku membeli rumah ini aku tidak masalah. " Ucap Vino pada seseorang di sebrang telpon yang taklain adalah Kiky yang ternyata juga selain memiliki pekerjaan Photografer Kiky juga memiliki kerja sampingan sebagai Asisten Vino.

__ADS_1


.


.


.


.


.


Disisi lain Billa yang ketiduran di Halte di buat kaget karna banyak orang-orang yang mengerumuni nya, dengan wajah yang menahan malu Billa berjalan cepat tanpa tau kemana iya akan meninjakan kakinya karena Billa sudah tidak memiliki satupun keluarga.


Satu-satunya keluarganya itu adalah ibunya dan ibunya pun sudah meninggal 5 tahun yang lalu, dengan wajah menahan pilu pahitnya kehidupan yang iya jalani Billa berjalan dengan tas besar yang di gendong nya mencoba mencari kontrakan murah untuk tempat tinggalnya sementara.


Sebenarnya Vino selalu memberi nya uang setiap bulan nya namun Billa selalu menolak dengan alasan ingin menutupi semua hutang-hutang nya yang sangat banyak itu.


dan Vino pun menuruti keinginan Billa, tapi meski begitu Vino selalu membelikan semua kebutuhan Billa baik dalam pakaian ataupun kebutuhan yang Billa perlukan lain nya.


karena merasa lapar Billa pun langsung masuk ke warung tempat makan, memasan nasi kuning untuk menganjal rasa lapar di perutnya.


"Bu saya mau tanya boleh ngak?. malu-malu Billa bertanya.


"Silahkan neng, mau tanya apa neng?." sahut si ibu penjual nasi kuning.

__ADS_1


"Kalo disini kira-kira harga kontrakan da yang murah ngak ya bu?." tanya Billa.


"Ada neng di samping kontrakan saya, neng tingal lurus aja jalan nya terus kalo udah ketemu gang kecil diantara dua rumah besar, neng tinggal masuk aja di sana banyak kontrakan kosong murah-murah neng." Ucap si ibu nasi kuning yang diketahui bernama Tati.


"Bayar nya berapa perbulan nya bu?." tanya Billa lagi.


"kalo saya sih ngambilnya yang 500 rbu neng, tapi kalo neng mau saran saya neng ngambil nya yang ada kamar mandi nya di dalam kalo ngak salah sih harganya 700 rbu an neng, dari pada kaya saya yang 500 rbu harus ngantri mandi tiap hari karna yang 500 rbu mah ngak ada kamar mandi an neng." ucap bu Tati.


Billa mengangguk sambil memakan makanan nya, "makasih ya bu udah mau ngasih tau, ini uang nya." ucap Billa sambil membayar makanan yang iya makan.


Billa pun meneruskan perjalanan nya sesuai arahan si ibu tadi, sesampainya dia di tempat kontrakan iya tersenyum melihat rumah berukuran kecil yang pastinya akan muat karna hanya di tempati sendirian.


Setelah selesai bernegosiasi dengan pemilik kontrakan Billa akhirnya bisa memiliki tempat tinggal, "Alhamdulilah, ngak papa ngak besar juga yang penting nyaman, bismillah Billa kamu harus semangat." Ucap Billa mencoba menyemangati dirinya sendiri.


___________


🌹🌹🌹🌹🌹


jangan lupa mampir ke karya Outhor yang baru ya 😋



Jejak !!

__ADS_1


__ADS_2