Menikah Dengan Anak Majikan

Menikah Dengan Anak Majikan
Pendarahan.


__ADS_3

JANGAN LUPA LIKE COMENT AND VOTE !!


Selamat membaca😉


,,,,,,,,,,,,,,,,


Disisi lain dua orang wanita yang sedari tadi mengikuti Sakira dan Marni sedang saling berbisik.


"....@*^($.... " bisik seorang wanita kepada teman nya.


sedangkan temanya hanya menganguk tampak menyetujui rencana teman nya.


Sementara itu Sakira yang sedang berjalan sambil mencuci mata bersama teman nya di kagetkan dengan kedatangan dua wanita yang tiba2 memegang tangan Sakira.


Kedua wanita itu menyeret tangan Sakira dan membawa Sakira ke tempat yang sepi.


" Kamu.. Ucap Sakira kaget melihat orang yang memegang tangannya adalah Lily dan dewi.


" Hay gadis kecil.. Apa kabarmu " Ucap Lily sambil tersenyum menyerigai.


Sakira yang melihat itu sedikit takut tapi seberusaha mungkin iya menutupi ketakutannya.


" Mau apa kalian.. Lepasin aku " Teriak Sakira yang merasa sakit di tangannya.


Sedangkan Dewi dan Lily tertawa merasa puas karna melihat Sakira yang kesakitan.


" Hahahh.. Tentu saja untuk mencelakimu gadis sia**n " Ucap Dewi sinis. dianguki Lily, " Terima akibatnya karna kamu kami kehilangan pekerjaan kami " Ucap Lily tak kalah sinis.


" Kenapa? Ini bukan salahku ini salah kalian sendiri " Teriak Sakira yang sudah kesal.


" Hehh.. gadis sial*n kamu jangan pura2 lupa ya.. Kamu adalah penyebab kamu di pecat dari pekerjaan kami.. " Ucap Dewi kesal karna mengungkit pekerjaannya dulu yang gajihnya sangat tinggi di bandingkan dengan pekerjaannya yang sekarang.


Lily memegang dagu kecil Sakira lalu memegang pipi Sakira dengan kasar " Dasar menjijikan Bahkan kau sekarang Hamil.. gadis Tidak tahu malu.." Ucap Lily dengan Nada tinggi.


" Kalian sendiri yang salah kenapa aku yang di salahin.. Dan untuk yang tadi Anda jangan salah ngomong ya.. aku hamil karna punya suami dan ya kalian juga tahukan siapa suamiku " Ucap Sakira mencoba tersenyum saat melihat wajah kekesalan Lily dan Dewi.


" Plakkkkk... Tamparan tepat pada pipi mulus Sakira.


" Gadis tidak tau malu.. beraninya kau menggoda Tuan muda hanya untuk mendapatkan uang.. dasar gadis murahan " Ucap Lily yang baru saja menampar Sakira dengan keras.


" Aww... ringis Sakira. yang merasakan Sakit di pipinya.

__ADS_1


sedangkan Marni yang sedari tadi hanya menonton jadi ikut emosi karna melihat Sakira kalah.


" Woyy berani keroyokan..mana sama ibu hamil lagih, Sini kalo berani lawan Marni si gadis imut manja " Ucap Marni sambil cengengesan yang membuatnya tampak seperti main2.


Dewi dan Lily memutar bola matanya malas melihat gadis kecil aneh di depan nya yang berbicara seolah2 menantang tapi ekspresi nya tidak meyakinkan.


Lily dan Dewi pun langsung menghampiri Marni yang sedari tadi tersenyum kecut ke arah nya.


" Sini kau Gadis aneh.. akan ku buat mulutmu menjadi tidak bisa berbicara lagi " Ucap Dewi sambil mengepalkan tangan nya bersiap2 ingin menonjok lawan nya yang tak lain adalah Marni.


Brak... Brekk..


Brughhbhhhhh...


Awww... pekikkk kedua wanita itu yang sudah terbujur kaku di lantai dengan banyak luka lebam dan jangan di tanyakan lagi kondisi keduanya yang sudah acak2 an karna ulah Marni yang dengan brungas dan teganya Membaku hantam mereka dan merobek sedikit baju lawanya.


" Gadis sial*n beraninya kau.... " Teriak Lily yang masih terbujur kaku di lantai.


iya langsung berdiri dan berniat Meninju Marni tapi sebaliknya dengan langkah cepat Marni malah membuat lawan nya terjatuh dengan satu tendangan maut nya.


Alhasil Lily pun jatuh tersungkur ke lantai.


melihat temanya tersungkur di lantai Dewi tersenyum kecut lalu iyapun melirik Sakira yang sedang mengelus2 perutnya, Iya pun tersenyum menyerigai lalu berdiri dan langsung menubruk Sakira sehingga Sakira terjatuh menubruk dingding.


" Awww.... Sakitt.. Rintih Sakira yaang merasa Sakit di perutnya.


Marni yang mendengar suara temannya pun langsung melirik ke belakang.


Betapa terkejutnya iya melihat Sakira yang jatuh tersungkur dengan banyak darah di Dress nya.


Begitupun dengan Dewi yang tak kalah panik melihat Sakira yang banyak mengeluarkan darah.


Marni berteriak meminta tolong namun tak ada seorang pun yang engan menolongnya.


iya pun menangis tersedu2 melihat keadaan Sakira yang lemah.


" Hiksss... hikss.. Tolong.... tolong.. " Teriak Marni dengan isak tangisnya.


Sakira tersenyum melihat teman nya yang menangisinya seperti orang kehilangan barang berharga.


" Kamu kenapa nangis.. Aku baik2 aja ko " Ucap Sakira berbohong.

__ADS_1


Marni melirik Sakira tajam. " Diam ini bukan saat nya bercanda Sak.. kamu yang kuat ya.. aku akan cari orang yang bisa bantu kita. " Ucap Marni hendak berdiri. Namun Ada seseorang laki2 yang langsung sigap memangku tubuh Sakira, " Kenapa harus di tangisi.. Harus nya kamu bawa teman mu buru2 bukan malah menangis seperti itu " Ucap seorang laki2 yang tidak di kenali Marni.


pria itu membawa Sakira masuk ke mobil nya, Marni pun langsung masuk kemobil itudan duduk di kursi belakang bersama Sakira.


" Sabar ya Sak.. kamu pasti kuat.. aku tau kamu pasti bisa lewatin ini " Ucap Marni sambil mengusap rambut Sakira penuh sayang.


" Ah mumun jadi terharu Gue.. " Ucap Sakira yang masih bisa bercanda di saat2 genting seperti ini.


Pria di depan hanya pokus menyetir tapi sesekali iya tesenyum melihat tingkah Sakira dan teman nya. sekaligus Sakit melihat Sakira yang keadaanya seperti itu , Entah mengapa iya merasa sesak melihat Sakira yang keadaanya sangat parah.


Setelah Waktu 15 menit mobil yang di pakai Sakira pun mendarat tepat di depan Rs xxxxx..


Para perawat langsung membawa Sakira keruang IGD.


Marni yang semakin khawatir berimisiatif untuk menelpon suami Sakira.


Dengan cepat Marni menelpon Nando memakai ponsel Sakira.


ttttrrtt...... telpon terhubung.


" Hallo Sayang.. Ucap Nando.


" Hallo abang ini aku Marni si imut manja.. bukan Sakira. " Ucap Marni


" Lalu Sakira kemana.. kenapa kamu memakai ponselnya.? " Tanya Nando yang aneh.


Entah mengapa iya merasa sedikit aneh dan khawatir.


" Begini abang.. Sakira jatuh di Mall dan sekarang pendarahan..Mau di bawa ke Rs. Xxxxxxx " Ucap Marni terbata2 karna takut di marahi Nando.


" Apa... siapa yang mengijinkan nya untuk ke Mall.. Hah " Teriak Nando emosi nya memuncak lalu iya pun langsung berlari kearah Lift di susul oleh Aldi yang melihat Tuan nya keluar dari ruangan nya terlihat seperti orang Khawatir , Iya pun berimisiatif untuk berlari mengejar Tuan nya.


#bersambung


Mau lanjut ngak?


tingalkan Coment😉


jangan lupa like Coment and Vote !!


# Salam outhor imut manja

__ADS_1


__ADS_2