
JANGAN LUPA LIKE COMENT AND VOTE !!
Selamat membaca😉
🌹🌹🌹🌹🌹
mentari pagi yang cerah menyegarkan bagi seluruh penduduk bumi tapi tidak dengan anak laki2 berusia 12 tahun itu yang nampak murung dan seperti kehilangan nyawa ya dia adalah Gio yang sedang gegana ( gelisah galau merana) 😅 karna di tingal liburan oleh gadis kecil nya yang tak lain adalah Vina.
" Dasar bocah nakal, pantas saja kemarin minta di belikan jaket musim dingin " gerutu Gio kesal karna kemarin pada saat iya hendak main ke rumah Vina pelayan nya mengatakan bahwa Vina dan keluarganya sedang berlibur ke korea.
Dengan langkah malas Gio berjalan menuruni tangga, napsu makan nya hilang hidup nya serasa sunyi tanpa canda tawa Vina yang sudah menemani nya bermain beberapa bulan akhir ini.
" Vina lagi ngapain ya, Ko dia tega ngak ajak aku" Batin Gio dalam hati merasa sedih.
tiba2 ada seorang pria paruh baya yang menghampirinya. sontak Gio pun membalikan badan nya di lihat nya pria paruh baya yang tak lain adalah Sekertaris ayah nya dulu.
" Paman, aku tidak mau sekolah untuk hari ini, " Ucap Gio sambil dudui di kursi.
" Baiklah tuan muda, " Menunduk hormat. " Tuan muda kenalkan ini putra saya, nak kenal kan nama mu pada tuan muda, " Ucap pak Deris pada putranya.
" Perkenalkan nama saya Arkhan tuan muda, " Menunduk.
Gio melirik pria yang lebih tua dari dirinya itu,
Berapa umur mu? " Tanya Gio tanpa melirik.
" 21 tahun tuan muda, " Ucap Arkhan menunduk hormat.
" masih kuliah? " Tanya Gio. Arkhan tersenyum sambil mengeleng, " Saya lulusan S1 jurusan bisnis di negri gingseng dan akan mengambil S2 di london, Ucap Arkhan sambil menunduk sedangkan Gio yang mendengarkan terkagum2 mendengar itu.
" benar kah? kau sehebat itu, " Gio tak percaya Arkhan lulus S1 dengan umur yang terbilang masih muda.
__ADS_1
" Arkhan memiliki IQ diatas rata2 tuan dia juga sangat rajin belajar jadi tak heran jika dia mendapatkan gelar S1 dalam umur yang cukup muda, " Batin pak Deris.
" Boleh kau kau mengajariku? " pinta Gio semangat. yang diangguki langsung oleh Arkhan dan pak Deris.
" Terimakasih, " Ucap Gio senang sedangkan pak Deris menganga mendengar tuan mudanya yang dingin bisa mengucapkan terimakasih pada anak nya.
" Syukur lah gadis kecil itu sepertinya membawa pengaruh baik untuk tuan muda, " Batin pak Deris merasa senang.
" Lihat lah ayah aku sudah bilang sqngat mudah mengambil hati tuan muda, " Batin Arkhan tersenyum bangga sambil melirik pak Deris.
" Ck, liat kedepan nya anak muda kau akan tau sifat tuan muda yang asli, " pak Deris sambil melirik anak nya yang masih tersenyum.
" Oke kita liat saja, Dia hanya anak kecil sangat mudah bekerja dengan nya, " Batin Arkhan sambil melirik pak Deris.
" Hahaha liat saja Nanti " Pak Deris sambil tersenyum kecut sedangkan Gio yang swdari tadi berusaha membaca pikiran keduanya merasa sebal.
" Kenapa kalian berbicara di dalam hati, Dan untuk mu kamu bilang aku anak kecil? liat saja apa yang akan di lakukan anak kecil ini " Gio sambil berjalan ke lantai dua.
mendengar ucapan Gio si bocah yang iya sebut adalah anak kecil, " apa dia bisa mendengar obrolan batin kita ayah? " Tanya Gio ragu2 iya bertanya pada ayah nya.
" Hahah kau baru menyadarinya? Dia bukan anak kecil seperti biasanya , Nanti kau akan melihat beberapa hal yang lainya yang tidak pernah kau liat dari anak barumur 12 tahun, " Ucap pak Deris tersenyum.
" Aku penasaran dengan sifat aslinya " Batin Arkhan penasaran.
" Jangan terus berbicara di dalam hati cepatlah ke atas susul majikan kecilmu arkhan dan ayah harap kau menjaga nya dengan baik, " Ucap pak Deris yang langsung di angguki oleh Arkhan.
" Ayah percayakan tangung jawab ini semua padamu arkhan, " Ucap pak Deris sambil menepuk pundak Arkhan lalu berjalan ke arah pintu luar.
" Baiklah aku akan melaksanakan amanat Tuan dan nyonya Aku bersumpah mulai hari ini akan selalu menjaga tuan muda Gio dalam keadaan suka maupun duka dan walaupun nyawaku menjadi taruhan nya, " Batin arkhan sambil menatap foto wanita paruh baya dan laki2 paruh baya yang ada di layar ponsel nya itu.
🌹🌹🌹🌹
__ADS_1
Disisi lain Vina sigadis cantik yang manja nampak berdiri di depan jendela yang memperlihat kan hujan salju, wajahnya dintekuk karna kesal pada kedua kakak kembarnya itu.
menyadari Vina yang sedang merajuk Vian dan Vino pun langsung menghampuri adik kesayangan nya itu.
" Vina kenapa kamu cemberut telus, " Tanya Vino polos lebih tepatnya so polos.
" belisik abang sana, Vina kesel sama abang Vino , " Ucap Vina kesal.
" Loh ko kesel abang cih, abang kan ngak ada salah, " Ucap Vino lagi.
" Abang jahatt ngak ajak bang Gio, Mommy daddy juga. " Ucap Vina sambil melirik Sakira dan Nando yang sedang duduk di sopa.
" Loh ko mommy di bawa, " Sakira tak terima begitupun dengan Nando.
memang semua rencana nya itu adalah usul si kembar yang ingin berlibur ke negri salju lebih tepatnya ingin menjauhkan adik nya dari Gio tapi keduanya tak menyangkq bahwa adiknya akan marah seperti ini karna tidak bertemu dengan Gio sehari.
" Sudahlah Vina sayang, lagian 6 hari lagi kita pulang kok, " Ucap Sakira menengahi seblum adanya pertengkaran antara adik kakak yang setiap harinya pasti akan berdebat atau lebih tapatnya akan ada yang menangis ya siapa lagi kalau bukan Vina.
" Ya udah sekarang makan dulu ya, Besok daddy bawa kalian bermain salju ya, mau ngak? " Nando mengubah topik.
" Mau mau " Sikembar serempak karna boleh jujur ketiganya belum pernah diajak liburan ke negri salju mereka hanya pernah di ajak jalan2 keliling Asia saja. bukan karna hemat tapi Sakira selalu merasa pusing jika berlama2 di dalam pesawat.
aku bakalan percepat alur nya ya biar lanjut ke yang gedenya aja ya😂biar cepat bucin soalnya susah banget nyari topik bicara anak kecil, Ini juga aku mikir keras tapi masih aja kaya dewasa pembicaraan nya.
ya udah baca aja ya dan mohon coment nya yang berpaedah jangan yang menyingung karna bagaimana pun susah loh bikin cerita itu.
Btw si Marni udah Upp ke 20 Epsd loh !! yakin? ngak mau baca?
Jangan lupa mampir ke karya ku yang lainya ya😉 jangan lupa juga like coment and Vote !!
Salam Outhor imut Manja😘
__ADS_1