Menikah Dengan Anak Majikan

Menikah Dengan Anak Majikan
Sadar mencintai.


__ADS_3

H A P P Y R E A D I N G...


🌹🌹🌹🌹🌹


Billa tak menyangka jika keinginan nya untuk bisa hidup terbang bebas layaknya burung tanpa di kekang di dalam sangkar ternyata tidak lah seindah yang iya bayangkan, kenyataan nya hidup di lingkungan baru sangat lah sulit apalagi untuk Billa yang notabe nya hanya gadis yang hidup sebatang kara di kota orang.


kadang Billa mengeluh dengan apa yang sekarang di rasakan nya, tapi mengeluh juga tidak ada gunanya, yang iya harus lakukan saat ini bukan lah menangis melainkan mencoba untuk menerima semua takdir dari yang maha kuasa, dengan begitu Billa bisa memulai hidup nya kembali meski keadaan hatinya masih belum di sembuhkan.


Waktu berlalu tak terasa tiga bulan sudah Billa menjalani hari-harinya di kontrakan nya, Billa bekerja di sebuah warung nasi sederhana yang letaknya tak jauh dari rumahnya, meski gajih nya tak seberapa Billa tetap berusaha bisa mencukupi kebutuhan nya setidaknya iya masih bisa makan dan tidur di tempat yang layak begitulah prinsip Billa sekarang.


patokan Ijazah yang hanya keluaran Smp membuat Billa sering kali di tolak saat melamar pekerjaan, adapun pekerjaan menjadi Art yang gajih nya sedikit lumayan besar dari pada gajih di warung nasi, Billa engan mengambil pekerjaan itu karna masih trauma dengan kejadian bebarapa bulan lalu.


"Neng nasi tambah ayam, telor sama sambal nya dua." ucap pelanggan warung nasi.


"Saya pesen nya nasi tambah ikan dan sayur capcay, "


Billa mengangguk." Di tunggu ya pak, saya buatkan satu-satu." Ucap Billa diangguki si pelanggan yang kebanyakan nya bapak-bapak dari usia 30 tahunan sampai 60 tahunan.


Billa mengambil piring lalu diisi dengan nasi dan lauk pauk yang di pesan pelanggan nya dengan secepat kilat.


" ini pak silahkan dimakan." Ucap Billa sambil menaruh dua piring nasi di hadapan dua bapak-bapak mata keranjang terlihat dari sorot matanya yang memperlihatkan kemesuman.


"semua nya jadi berapa neng?." tanya si bapak yang sudah selesai makan nya.


" semuanya jadi 22 ribu pak," ucap Billa.


"ini uang nya, kembalian nya buat neng aja.. emm boleh minta no ponselnya ngak, kali aja neng nanti malem mau jalan-jalan nanti aa anterin kemana pun neng mau." Ucap bapak-bapak itu dengan genitnya.

__ADS_1


Billa mendongkak melihat bapak-bapak yang usianya hampir 50 tahun itu, bergedik ngeri apalagi saat melihat gigi emas si bapak yang terlihat berkilau. "Sabar Billa kamu ngak boleh emosi." hatin Billa mencoba menahan emosinya.


Sebenarnya ini bukan satu kali dua kali atau pun empat kali tapi kejadian ini sudah iya alami selama iya bekerja di tempat ini, "ya gitu neng resiko jadi cantik pasti banyak digodain, nah kalo Ibu yang jualan boro-boro ada yang godain neng, yang beli juga dikit." kata si ibu pemilik warung nasinya yang terngiang di telinga Billa.


"Maaf pak ngak usah, ini kembalian nya." Billa memberikan kembalian dari si bapak tadi yang hanya 18 ribu, dan di balas dengan tatapan kesal si bapak.


"Di ajak enak ngak mau." Ucap si bapak kesal sambil berjalan ke motor bututnya.


.


.


.


.


.


Vino baru menyadari perasaan nya sekarang, selama ini ternyata Vino menyimpan rasa untuk Syabilla tapi Vino tidak pernah mengutarakan nya mengingat Billa dan Vino selalu berdebat jika di rumahnya, Vino yang selalu melakukan hal apapun seenaknya selalu membuat Billa kesal tapi meski kesal Billa selalu mengikuti perintahnya.


Perlakuan Vino pada Billa itu semuanya hanyalah akal-akalan Vino bahkan saat penjualan Billa pun sebenarnya Vino hanya berbohong jika Billa di jual si renternir, kebenaran nya Vino sendiri yang membayar renternir itu untuk memaksa Billa menjadi pembantunya.


4 tahun lebih hidup berdua, Billa yang awalnya gadis kecil yang iya benci karena telah berbuat kejahatan pada adiknya di masa lalu membuat Vino berubah seketika menjadi balik mencintai gadis itu, entah sejak kapan tapi yang pasti Vino kini sudah jatuh hati pada gadis itu apalagi setelah malam dimana Syabilla di renggut kesucian oleh Vino yang membuat Vino semakin terobsesi untuk memiliki Billa seutuhnya.


"Syabilla kamu dimana? apa kamu tau aku mencintaimu? kembalilah padaku kumohon." Ucap Vino yang berada di dalam kamar, suda hampir 2 bulan lebih Vino jarang keluar rumah bahkan pria Vino selalu mengurung dirinya di kamar karena merasa bersalah telah membuat gadis yang di cintainya kehilangan sesuatu yang berharga sebelum waktunya.


Sakira dan Nando hanya bisa menduga-duga jika Vino sedang putus cinta tapi mereka bingung apa harus seorang laki-laki mengurung diri di kamar hanya karna di tolak cintanya? sungguh memalukan begitulah isi pikiran sang Daddy sedangkan Sakira sebagai Mommy yang baik hanya bisa selalu mensyuport putra nya terkadang juga iya membujuk Vino untuk ikut pulang ke rumah utama tapi Vino selalu menolak.

__ADS_1


"Vino sebenarnya apa yang terjadi pamu? kenapa kamu jadi begini?." Vian sudah jengah dengan sikap adiknya yang selalu mengurung diri di kamar.


"Jawab atau aku usir kamu dari rumah ku !! aku tidak memiliki adik yang lemah sepertimu." ucap Vian yang sudah malas menanggapi sikap adiknya.


Vino menghela nafasnya." Bang.. aku telah memperkosa seorang gadis." Ucap Vino.


"Apa maksud kamu Vino !! bicara yang benar." Vian nampak tidak percaya mendengar kata yang di ucapkan Vino.


"Aku hilang kendali, Chelsea menaruh obat perangsang dosis tinggi di minuman ku, aku tidak bisa menahan diriku."


"Jadi kamu telah memperkosa Chelsea? bukan kah dia hanya pacar bayaran mu?."


"Bukan Chelsea." Vino menghela nafasnya. "Aku memperkosa Syabilla gadis yang menjadi budak ku." Ucap Vino.


Bagai disambar petir Vian terduduk lemah di ranjang samping adik nya, " Nikahi dia Vino, dia tidak memiliki kenalan dekat selain kamu, orang tuanya sudah tidak ada, dan." menghela nafas nya. "jika dia mengandung anak mu maka kamu akan menyesal." sambung Vian lagi.


___________


🌹🌹🌹🌹🌹


Sambil Nunggu Upp terbaru mampir ke karya Outhor yang baru ya kak,



Jejak !!


Jejak !!

__ADS_1


__ADS_2