
JANGAN LUPA LIKE COMENT AND VOTE !!
Selamat membaca😉
🌹🌹🌹🌹
" Dari mana bang? " tanya Vino yang melihat Vian baru pulang.
Vian melirik Vino lalu berjalan terus menuju kamar nya tanpa menjawab pertanyaan saudara kembarnya. Vino yang melihat itu nampak mengerutkan dahinya merasa bingung sendiri karna tak biasanya Vian bersikap dingin padanya.
Sesampainya di kamar remaja tampan itu merebahkan tubuhnya di ranjang milik nya itu " His.. ada apa dengan ku, kenapa aku kesal melihat nya bersama dengan laki2 lain, " Ucap Vian sambil menatap langit2 kamar nya.
Wajah nya memperlihatkan kekesalannya yag entah di tujukan untuk siapa, " Sebaiknya aku segera mandi agar otak ku tidak terus memikirkan nya, " Ucap Vian lalu berjalan ke arah kamar mandi berniat untuk menyegarkan tubuhnya.
Sedangkan disisi lain Vino yang masih duduk di ruang Tv di buat jengah dengan kelakuan bocah yang selalu mengganggu nya itu, " Sudah sana pulang !! ngapain sih ganggu terus, " Ucap Vino yang sedang pokus menonton Tv namun kepokusan nya teralihkan karna di usik oleh gadis kecil yang selalu menganggunya itu siapa lagi kalau bukan Tasya.
" Apa sih Tasya, Pulang ngak !! atau aku laporin ke papih kamu kalau kamu habis main sama cwo tadi, " Ancam Vino.
" Hiss.. abang apaan sih, aku kan cuman main di taman doang ngak ngapa2 in lagian papih mana percaya sama abang yang suka galakin aku, " Ucap Tasya sambil tersenyum penuh kemenangan.
" Hilih.. tapi kalo ke aunty bakal percaya ngak ya , " Vino tersenyum menyerigai.
membuat Tasya menghembuskan nafasnya kesal.
__ADS_1
" Ih dasar pelit cuman nanya bang Vian kemana aja ngak jawab, apa susah nya sih bang tingal jawab aja pake ngancem2 segala, " Oceh Tasya kesal.
Vino terkekeh melihat bocah nakal yang selalu cerewet itu tangan nya replek memegang kepala Tasya lalu mengacak rambut gadis itu gemas, membuat Tasya mematung dengan sikap Vino yang tidak seperti biasanya itu.
Tak jauh dari tempat mereka duduk terlihat Vian yang baru selesai mandi berdiri sambil tersenyum kecut dengan tangan yang memegangi gelas kosong niatnya ingin mengisi air minum tapi naas nya iya malah harus menyaksikan adik nya sedang berduaan dengan gadis yang tadi membuat nya kesal.
" kenapa aku malah kesal, hiss sepertinya ada yang salah denganku. " Ucap Vian lalu berjalan menaiki tangga hendak kembali kekamar nya.
Sedangkan kini Vino dan Tasya masih sibuk saling menatap satu sama lain, mata Vino seolah engan berhenti menatap Tasya berbeda dengan Tasya yang nampak kesal.
" Awww... ringis Vino karna di cubit perutnya oleh Tasya.
" Dasar genit, abang tadi liat apa? ko natap nya gitu banget.. suka sama aku ya, " Tasya menggoda Vino sambil tertawa.
" Hey aqas kau bocah nakal aku tangkap kau, " Ucap Vino hendak menangkap Tasya namun gadis cantik nan imut itu sudah berlari ke arah pintu keluar.
" Wlee.. dadah besok lagi ya main nya, Tasya cantik mau bobo cantik dulu, " Teriak Tasya yang sudah sampai di pagar rumah keluarga si kembar dan langsung berlari kepagar rumah nya karna rumah Marni dan rumah Sakira saling berhadapan.
Vino terus melihat gadis yang selalu menganggunya itu sampai masuk ke dalam rumah itu dari depan rumah nya.
lalu iya pun berjalan masuk ke rumah nya dan kembali menyambung tontonan nya yang tadi terpotong karna di ganggu Tasya.
Sedangkan Vian yang di dalam kamar niatnya ingin tidur namun matanya seolah tak mau untuk di pejamkan Remaja muda itu merasa aneh dengan dirinya sendiri karna tidak biasa mood nya sejelek ini tapi sekarang hanya karna melihat gadis kecil yang selalu menganggunya dekat dengan orang lain dan adiknya iya merasa kesal melihatnya.
__ADS_1
Vian berjalan ke arah Gazebo berukuran minimalis yang ada di luar kamar nya iya duduk di bangku itu sambil menatap senja,
" Ada apa dengan ku, kenapa aku kesal melihat Tasya dekat dengan orang lain bahkan melihat nya dekat dengan Vino yang notabe nya adalah adik kandung ku aku pun merasa kesal. " Ucap Vian sambil melihat ke arah rumah di sebrang nya tepatnya melihat ke arah kamar yang di tempati Tasya.
Dan entah itu kebetulan atau apa Tasya keluar dari kamar nya dan duduk di Gazebo yang ada di luar kamar nya.
matanya tertuju pada pria yang sedang duduk yang menatap ke arah nya.
Deg... keduanya nampak kikukk lalu saling membuang muka ke arah lain entah apa yang mereka rasakan, Cinta ? bahkan usia Tasya masih 12 tahun, Vian mengelengkan kepalanya merasa gugup ketika keduanya berpandangan jauh kembali.
_________
🌹🌹🌹🌹
Cinta segitiga😅
Oh iya si Marni udah epsd ke 50 loh yakin ngak mau baca?
♡ Cinta Gadis Kampung ♡
♡ Istri Cantik Tuan Muda Kejam ♡ News
TBC😙
__ADS_1