Menikah Dengan Anak Majikan

Menikah Dengan Anak Majikan
Manja nya Vina & Image Gio yang hilang


__ADS_3

JANGAN LUPA LIKE COMENT AND VOTE YA !!


Selamat membaca😉


🌹🌹🌹🌹


Disebuah pusat perbelanjaan yang ada di tengah2 kota terlihat tiga orang gadis yang sedang berbelanja di salah satu toko fashion yang banyak di datangi orang2 baik anak muda maupun yang tua.


ketuganya nampak sibuk masing2 memilih2 baju yang akan mereka beli.


" guys udah yuk aku udah dapet nih dua, " Ucap Vina sambil berjalan menghampiri Keysa dan Adinda yang jarak nya memang sangat berdekatan.


" Cepet amat Vin, yakin ngak mau milih yang sebelah sini.. bagus2 loh, " Ucap Adinda diangguki oleh Keysa memang keduanya sangat menyukai baju yang minim.


" Engak ah males.. bentar ya mau telpon dulu abang, " Ucap Vina sambil berjalan ke arah ruang ganti baju, sedangkan Keysa dan Adinda hanya mengangguk lalu kembali pokus ke baju2 yang ada di depan nya.


Sedangkan di sisi lain Vina yang sedang diruang ganti langsung menelpon pujaan hatinya.


" Hallo.." Ucap Gio sambil tersenyum. padahal dalam hatinya iya sedikit kesal karna baru saja iya ingin merebahkan tubuh nya di sofa dan matanya pun sedikit lagi hampir terpejam tapi naas iya harus mengurungkan niat nya karna satu sisi iya tak mungkin membuat gadis nya sedih.


melihat wajah tampan sang pujaan hatinya yang tersenyum padanya membuat Vina tersipu malu,


" Hallo.. abang ku sayang, hheh Vina ganggu ngak bang? " Vina antusias tak lupa dengan senyuman yang merekah di sudut bibir tipisnya.


Gio yang baru pulang kerja hanya tersenyum lalu mengeleng, " Engak sayang.. emang kenapa? " Tanya Gio.


" ngak papa cuman mau nanya aja, kata abang bagusan baju ini atau baju itu, " Ucap Vina sambil mengalihkan kamera ponsel nya ke belakang lalu iyapun memperlihatkan dua dress berbeda warna itu.


Melihat itu Gio mengusap pelan dadanya untuk menahan emosinya bagaimana tidak Vina menelpon nya hanya untuk sesuatu yang tidak penting seperti ini tapi iya juga senang karna Vina selalu menyukai semua pilihan nya tanpa menolak atau pun mengubah keputusan nya.


" Menurut abang bagus yang warna putih itu sayang, ngak terlalu terbuka dan yang paling penting ngak seksi, " Ucap Gio jujur dalam masalah pakaian atau penampilan Gio selalu posesif karna menurutnya Vina adalah milik nya dan iya tak mau berbagi pandangan dengan orang lain.


Vina melirik baju itu " Sudah aku duga pasti abang bakalan milih yang itu, jadi nyesel ngambil baju itu, " Batin Vina menyesal karna memilih baju yang tidak iya sukai tapi demi sang pujaan hati iya langsung mengangguk tanpa menolak.


" Oke abang sayang.. apa pun yang abang pilih Vina bakalan suka ko, Oh iya abang lagi ngapain? " Tanya Vina mengalihkan pembicaraan.


" Lagi duduk aja, Oh iya Vina kamu jangan makan kerupuk yang itu lagi ya, kemarin Vino bilang kamu makan di kantin dan pulangnya kamu gatal2 " Ucap Gio mengingatkan.

__ADS_1


" Hhe oh soal itu, aku lupa baca bang, aku pikir kerupuk nya terbuat dari terigu ehh tau nya ikan, " Ucap Vina sambil cengengesan sedangkan Gio yang sedang duduk di sofa menepuk jidatnya pelan mendengar ucapan kekasihnya itu. Kerupuk memang terbuat dari kerupuk dan bahan2 yang lainya " Astaga gadis kecilku kenapa jadi telolet kaya gini " Batin Gio mengoceh.


" Kenapa liatnya gitu sayang !! Tanya Gio yang melihat Vina seperti mencari sesuatu.


" Itu bang sekertaris batu abang kemana ko tumben ngak nongol, " Tanya Vina yang tak melihat sekertaris pacar nya alias Arkhan si batu kenap di sebut batu? karna arkhan sangat pelit di ajak berbicara apalagi jika hal itu membicarakan tuan nya yang tak lain adalah Gio pacar nya sendiri.


Hal itu membuat Vina sedikit kesal dengan Arkhan yang tak pernah memberikan informasi tentang siapa saja yang menemui kekasih nya bahkan tak jarang gadis bernama Vina itu menanyakan hal penting yang menyangkut Kekasihnya namun Arkhan tidak pernah memberitahunya bahkan chatt darinya pun tak pernah di buka oleh pria batu itu.


" Sayang dia punya nama, " Ucap Gio tak suka dengan ucapan kekasihnya yang menghina orang.


" Hhe ya maaf, itu bang Ar kemana tumben ngak kaya jin biasnya nongol terus tuh mister jomlo, " Ucap Vina sedikit keras karna iya tau biasanya Arkhan tak akan selalu ada di dekat pujaan hatinya.


" Itu ada, di depan abang lagi masang wajah masam, " Ucap Gio sambil terkikik geli.


lalu membalikan kamera ponsel nya jadi memperlihatkan Arkhan.


" Hay bang Ar.. kenapa ngiri ya? hhaha makanya cari pacar dong jangan jomlo mulu, " Ucap Vina sambil tertawa sedangkan Arkhan hanya mendengus kesal bagaimana tidak Gio hanya membalikan kameranya tanpa memperlihatkan layar depan ke Arkhan dan tak lupa juga dengan Ucapan Vina yang menusuk sampai ke jantung itu.


Gadis itu memang sangat hebat jika membicarakan masalah pacar bahkan ingin sekali Arkhan memberikan piagam untuk gadis ter bawel yang pernah iya kenal.


" Apa ada yang ingin anda katakan lagi nona? " Ucap Arkhan dengan nada suara khas nya yang formal.


" Abang sayang.. " pangil Vina sambil tersenyum sontak Gio pun membalikan kembali kamera nya menjadi kamera depan dan terpampanglah jelas wajah tampan nya di layar ponsel Vina.


" Iya sayang, kenapa? " jawab Gio sambil tersenyum pria tampan satu ini memang selalu tersenyum jika melihat wajah imut kekasihnya.


" Udah dulu ya bang, Vina mau bayar dulu bajunya, nanti di rumah lanjut lagi ya banh, " Ucap Vina.


" Baiklah sayang abang tutup ya, " Ucap Gio tersenyum senang karna akhirnya gadis kecilnya mau menutup panggilan nya.


Baru saja iya ingin mematikan Vina sudah memulai kata2 manja nya. " Abang.. abang ganteng.. kesayangan aku.. Sun dong, " Ucap Vina manja tak lupa dengan wajah nya yang di buat seimut mungkin membuat Gio gemas melihat tingkah gadis kecil nya itu.


" Muac**** " malu2 Gio sambil memanyun kan bibirnya. entah mengapa iya tidak bisa menolak hal apapun meski itu membuat image nya turun.


" Makasih sayang.. dadah sampe jumpa nanti malem.. muach*** " Ucap Vina sambil tersenyum lalu memutuskan tlpon nya.


Setelah Vina memutuskan panggilan Vidio call nya Gio langsung menghembuskan napasnya pelan lalu merebahkan tubuhnya ke sofa. Gio melirik Arkhan yang sedang melihat ke arah nya dengan tatapan kesal.

__ADS_1


" Napa liat2.. jangan ketawa lo bang , " Ucap Gio hendak melemparkan bantal ke arah Arkhan namun Arkhan menahan nya.


" Hhha bisa juga anda alay kaya gitu tuan muda, " Ucap Arkhan sambil terkekeh.


" Sirik bilang bos, " Ucap Gio sambil tertawa. " saya lebih baik jomlo dari pada harus jadi budak cinta seperti anda Tuan muda, " Ucap Arkhan lagi.


" Awas aja lo bang.. Nanti kalo lo jatuh cinta Aku orang yang pertama kali ngetawain lo bang, " Ucap Gio sambil tersenyum menyerigai. sedangkan Arkhan sendiri hanya tersenyum kecut.


" Silahkan saja anda beragumen sendiri tuan, karna bagi saya wanita itu sangat merepotkan dan di dalam kamus hiduo saya tidak ada nama wanita, " Ucap Arkhan sambil pergi meninggalkan majikan nya yang sudah hampir terlelap. tak lupa iya menyelimuti majikan nya itu dengan Jas milik tuan nya sendiri.


" saya pikir ini adalah waktunya untuk saya menikmati hidup, " Ucap Arkhan sambil berjalan ke arah parkiram lalu iya pun mengendarai mobil nya ke jalanan yang di padati pejalan kaki maupun kendaraan beroda empat, pria tampan itu memarkirkan mobilnya di pingir jalan.


sambil menikmati malam sunyi nya iya bermain games di ponsel nya tak lupa iya pun menyalakan rokok sebagai teman kesunyian nya. di malam yang sangat indah itu mungkin hanya pria itu lah yang hidupnya selalu sendiri umurnya sudah 33 tahun tapi pria tampan itu seolah lupa dengan statusnya yang jomlo di umur yang sudah matang itu.


🌹🌹🌹🌹


Disisi lain Keysa dan Adinda yang sedari tadi sudah capek mencari keberadaan teman nya di buat kesal karna melihat Vina yang tampak dosa malah tersenyum ke pada dua teman nya itu.


" Dari mana aja sih Vin.. lama amat, " Tanya Keysa.


" nelpon abang, " Ucap Vina sambil tersenyum.


" Jadi penasaran aku sama abang kamu, Kaya gimana sih wajah nya, Perasaan kamu tiap hari nelpon terus dia, " Ucap keysa curiga karna setiap kali di tanya tentang sosok Abang yang menelpon Vina teman nya utu tak pernah memberi tahu mereka.


" ngak boleh, nanti kalian suka lagih, " Ucap Vina sambil berjalan ke arah kasir membuat Keysa dan Adinda mengerucutkan bibirnya sebal.



Visual nya Arkhan pria batu yang tak pernah suka dengan hal2 yang berbau dengan perempuan.


🌹🌹🌹🌹


jangan lupa like coment and Vote !!


Yang penasaran sama cerita si Marni mampir ya !!


* Cinta Gadis kampung *

__ADS_1


Salam outhor imut manjaz😘


__ADS_2