Menikah Dengan Anak Majikan

Menikah Dengan Anak Majikan
Haru melepas Vian.


__ADS_3

JANGAN LUPA LIKE COMENT AND VOTE !!


Selamat membaca😉


🌹🌹🌹🌹


Pagi harinya Vina bangun lebih awal gadis yang sudah melepas masa remaja nya itu segera berjalan dengan pelan memasuki kamar mandi tak lupa iya pun membawa pakaian gantinya.


Setelah selesai mandi Vina melirik tempat tidur dimana suaminya masih tertidur, tangan nya terulur untuk mengelus kepala suaminya membangunkan sang suami dengan cara yang lembut.


"Sayang bangun, udah siang." Ucap Vina sambil membelai wajah tampan suaminya dari mulai hidung mata pipi dan berahir di bibir tipis suaminya, "Tampan banget sih suami aku." Batin Vina yang tak henti-hentinya memuji ketampanan Gio.


Pria yang masih bertelanjang dada dan hanya mengunakan boker itu mengerjapkan matanya karna mendengar suara istrinya." lph ko udah mandi aja sih, ngak ngajak-ngajak." protes Gio sambil mengerucutkan bibirnya karna melihat istrinya sudah memakai pakaian lengkap tak lupa dengan make Up sederhana yang mana membuatnya engan keluar kamar.


" Aku mau bantu Mommy siapin sarapan, abang mandi ajah gih biar ngak bau, " Ucap Vina menggoda Gio yang membuat Gio tersenyum dan langsung berdiri.


" Abang mau ngapain? cepetan masuk kamar mandi atau jatah nanti malem ngak akan di kasih celap-celup." Ancam Vina yang sebernanya hanya asal bicara namun di artikan serius oleh Gio.


" Iya deh mandi, tapi nanti malem nambah dua ronde ya sayang." Ucap Gio sambil mengedipkan matanya yang membuat Vina langsung merona karna ucapan suaminya yang mesum, jangan kan di tambah dua ronde di tambah tiga ronde juga Vina ngak bakalan bisa..nolak😅 karna entah kenapa semenjak iya dan Gio memadu cinta iya merasakan rasa yang terus menuntut meminta lagi-lagi dan lagi yang namanya percintaan di tempat tidur.


Gio berjalan ke kamar mandi dengan membawa pakaian nya dan handuk kecil yang di taruh di lehernya sedangkan Vina yang masih merona langsung berjalan ke luar kamar nya, menutup pintu lalu berjalan menuruni tangga.

__ADS_1


Sesampainya di dapur Vina langsung ikut membantu Mommy nya yang sedang mejata meja di bantu pelayan meski Sakira sudah melarang tapi Vina bersikeras karna iya tahu sekarang status nya bukan lagi seorang anak melainkan seorang istri dari seseorang yang paling iya sayangi.


" Beres.. Panggil Vian sama Vino gih Vin." tirah Sakira pada Vina yang langsung di angguki Vina.


Tok..tok..tok..


hening tak ada jawaban membuat jiwa kepo Vina keluar lalu tanpa berlama-lama Vina masuk ke dalam kamar Vian di lihatnya tempat tidur yang sudah kosong, lalu matanya menelaah mencari kesana kesini namun tak kunjung melihat saudara kembarnya, " pagi-pagi udah ngilang aja, pasti ada di luar ngak salah lagi." Ucap Vina sambil berjalan ke arah Gazebo yang ada di depan kamar Vian.


" Tuh kan bener," Batin Vina yang melihat Vian sedang menatap ke sebrang arah tepatnya pada jendela kamar tetangganya.


" Kalau sudah tiada baru terasa..kalau kehadiranya sungguhlah berharga." Vina menyanyikan satu buah lagu yang di nyanyikan raja Dangdut indonesia.


Vian yang mendengar suara rombeng sang adik replek menutup kupingnya memang benar meski Vina cantik namun naassuara emas sang Mommy tak menurun pada gadis itu, " kebiasaan pagi-pagi udah bikin telinga orang sakit aja." Dengus Vian sambil berjalan menghampiri adik kesayangan nya.


" Ya.. abang jam 10 nanti berangkat ke bandara, jaga diri kamu baik-baik ya ingat jangan nakal dan jangan manja karna status kamu sidah berubah Vina." Ucap Vian sambil memeluk sang adik kesayangan nya.


" Iya abangku sayang.. jangan sedih jika dia jodoh abang pasti kalian akan bersatu ko." Ucap Vina yang seakan mengerti apa yang ada di pikiran Vian.


" kamu bicara apa Vina.. ayo kita makan," Vian mengalihkan pembicaraan lalu tangan langsung mengusur tangan sang adik, yang membuat Vina mengerucutkan bibirnya sebal karna Vian selalu menghindar.


Di meja makan.

__ADS_1


Semua orang makan dengan khitmat tanpa ada satu pun yang bersuara hingga akhirnya Vian membicarakan keberangkatan nya ke bandara, Vino yang sedang makan tersedak karna jujur saja iya sedikit sedih jika harus berpisah dengan kakak kembarnya yang biasanya selalu menemaninya kemanapun dan kapanpun.


**


Haru dan sedih mulai menyelimuti keluarga itu Kala Sakira dan Nando tak lupa Vina Vino dan Gio yang ikut mengantarkan Vian ke bandara, wajah mereka di basahi air mata apalagi Sakira yang notabenya wanita yang melahirkan Vian merasa sangat sedih karna harus berjauhan dengan anak nya dalam jangka waktu yang tak bisa di tebak.


Vina menatap pesawat yang sebentar lagi akan melakukan penerbangan itu, Iya tersenyum dan berharap agar semua impian sang abang bisa tercapai iya juga tau sebenarnya Vian sangat berat untuk meningalkan keluarganya namun iya tau sesuatu yang di sembunyikan kakak nya itu maka dari itu Vina mendukung Vian sepenuhnya karna iya tahu semua ini demi masa depan saudara kembarnya dan demi perusahaan sang Daddy yang akan beroindah ketangan Vian atau Vino.


Nando mengelus rambut sang istri membawa tubuh mungils yang sudah memberikan sejuta kebahagian di kehidupan nya itu kedalam pelukan nya, berusaha untuk menguatkan sang istri, begitupun dengan Gio yang memeluk Vina yang terlihat meneteskan air mata.


sedangkan Vino hanya menatap pesawat itu dengan sejuta kesedihan namun iya berusaha kuat karna ini semua sudah di bicarakan olehnya dan Vian jauh dari sebelum mereka berdua lulus SMA.


" Aku akan menjalankan rencana kita bang, doakan aku semoga aku bisa. dan semoga kau pun mendapatkan semua yang kau inginkan nanti." Batin Vino sambil membalikan badan nya lalu berjalan ke arah mobil yang iya kenakan tadi bersama sang kakak kembarnya.


____________


🌹🌹🌹🌹


Si Marni udah Up 60 lebih loh💕yakin ngak mau baca?


♡Cinta Gadis Kampung♡

__ADS_1


♡Istri Cantik Tuan Muda Kejam♡


TBC😚


__ADS_2