
H A P P Y R E A D I N G..
🌹🌹🌹🌹🌹
Panas matahari sudah menyapa seluruh pengisi bumi, hari ini adalah hari terakhir sebelum besok Syabilla akan pergi meninggalkan rumah yang menjadi tempat menahan duka laranya selama 4 tahun itu.
"Apa lagi ya, ah iya tuan Vino menyukai ini." mengambil Iga sapi dan daging ayam, saat ini Billa sedang berada di supermarket dan seperti biasa ini adalah jadwal belanja bulanan nya, ini adalah rutinitas terakhir yang akan iya lakukan karena mungkin saja setelah terlepas ari gengaman si tuan muda Billa akan memilih untuk merantau ke kota lain agar bisa melupakan masa lalunya.
melihat keranjang nya sudah penuh dengan berbagai macam sayuran, daging dan keperluan dapur lain nya Bilaa pun langsung ke tempat kasir.
"Tumben wajah kamu ceria Bill, biasanya kamu datar aja kaya jemuran yang udah 1 abad ngak diangkat." Ucap kasir yang ternyata adalah teman satu-satunya Billa dan mereka sudah saling mengenal selama 3 tahun tepatnya selama Billa menjadi langganan di supermarket tempat di mana iya berada sekarang.
"tau aja kamu, aku lagi bahagia tau." Ucap Billa sambil memperlihatkan senyuman yang belum pernah di lihat Ratna sari.
"Ciee..lagi jatuh cinta ya, siapa? yang mana pacar kamu?." Tanya si Kasir bernama Ratna Sari dengan wajah yang celingak celinguk kesana kemari.
"Bukan itu, udah buruan cepet itung, liat tuh di belakang aku udah banyak yang ngantri." U ap Billa sambil melirik 4 orang ibu-ibu yang membawa keranjang sama seperti dengan nya.
Ratna mengagguk pasrah meski rasa penasaran di hatinya belum sepenuhnya hilang, menghitung barang belanjaan teman nya, Begitupun dengan Billa yang langsung membayar belanjaan nya, tentu nya dengan uang Vino.
Saat sedang berjalan hendak menarik pintu tiba-tiba ada seseorang yang menubruk nya yang membuat Billa hampir terjatuh namun tangan kekar seseorang menahan tubuh nya agar tidak tumbang.
__ADS_1
Keduanya saling bertatap pria yang tangan ny menahan pingang Billa nampak terpesona dengan kecantikan gadis di depan nya berbanding dengan Billa heran dengan orang ini kenapa melihatnya seperti itu bahkan orang ini tidak melepaskan tubuhya.
" Maaf tuan bisakah anda melepaskan tangan anda dari pingang saya?." Ucap Billa yang berhasil membuyarkan lamunan si pria.
"Tentu, lain kali jalan nya hati-hati, untung ada aku kalau tidak mungkin kamu bisa jatuh nona." Ucap si pria tampan itu sambil tersenyum lalu berjalan pergi.
Billa menatap sebal pria yang sudah menjauh darinya itu."Apa-apaan jelas dia duluan yang tadi menabrak ku, dasar pria aneh, mana tadi dia pegang-pegang pingang aku lagi." Gerutu Billa dalam hati.
Tttttttt.... tttttttttt (Anggap aja suara klakson).
Billa langsung berlari saat mendengar klakson mobil yang jelas sangatlah pamilier di telinganya itu, saat sudah masuk di dalam mobil Billa langsung mengelus dadanya, deru nafas nya terngah-ngah karna lari membawa belanjaan yang cukup berat.
"Lama sekali !! kamu habis belanja atau habis main kenapa selama ini." Oceh si tuan muda yang wajahnya terlihat kesal karena kelamaan menunggu.
Billa menarik nafasnya." Maaf tuan, di sana sanagat lah mengantri lagi pula barang belanjaan nya kan banyak jadi saya sedikit kesulitan saat membawanya." Sahut Billa lagi tak mau di salahkan karena yang di ucapkan nya memang benar adanya.
" Alasan." Ucap Vino cetus.
"Terserah." jawab Billa tak kalah cetus, toh dia besok akan pergi jadi silahkan saja jika si tuan muda so galak ini mau membuat masalah dengan nya atau mau menghukum nya sekarang, yang penting besok dia bebas dan bisa pergi kemana pun yang dia inginkan.
"kenapa dia menjadi lebih berani sekarang, baiklah akan aku buat dia melupakan harapan nya untuk bebas dariku." Batin dengan senyuman menyerigai.
__ADS_1
Malam pun tiba malam terakhir ini terlihat lebih istimewa, kenapa istimewa? karena malam ini tiba-tiba saja so tuan muda menyuruhnya untuk ikut makan satu meja bersamnya.
meja makan yang sudah di tata rapih dengan beberapa makanan di atasnya yang tak lain hasil tangan Billa sudah tersaji dengan penataan yang di buat menggoda.
Vino mulai makan dengan khitmat begitupun Billa, keduanya nampak menikmati acara makan malam yang hanya terjadi untuk hari ini saja, " Temani aku makan malam, sebagai tanda pelepasan mu." Ucap si tuan muda yang masih belum sepenuhnya di mengerti oleh Billa, kenapa tiba-tiba Vino yang biasanya tidak pernah mau makan saat dirinya ada di depan matanya, kini lain dan beda halnya yang di tetapkan sekarang yang sedang saling mencuri-curi pandang.
"Kau mencuri-mencuri pandang ku, beraninya." Berucap tanpa melirik seperti biasanya.
"ternyata selain galak dan cetus anda juga memiliki sifat lain ya tuan, kepedean huh, jelas-jelas anda yang mencuri-curi pandang dari saya." Sungut Billa sambil melihat Vino dengan wajah kesalnya.
" Sekarang kamu mulai berani ya !! awas saja jika kau ketahuan mencuri-ciri pandang dariku." Ucap Vino sambil berjalan pergi meninggalkan ruang meja makan.
Billa terkekeh melihat Vino yang sudah pergi ke kamarnya, "Dasar tuan aneh, tapi dia terlihat tampan." Ucap Billa sambil tersenyum.
__________
🌹🌹🌹🌹🌹
Sambil menunggu Upp terbaru mampir yu ke karya Outhor yang baru, yang pastinya akan tak kalah seru dari cerita cinta Twins Al.
__ADS_1
Jejak!!! jejak !!