
JANGAN LUPA LIKE COMENT AND VOTE !!
Selamat membaca😉
🌹🌹🌹🌹
Pagi harinya.
Gio yang sudah bangun menatap wajah sang istri yang sedang tertidur dengan senyuman manis di wajahnya. " Dasar istri kecilku dia bahkan senyum-senyum sendiri di dalam mimpinya!! awas saja kalau ada pria yang berani hadir di dalam mimpi istri kecilku akan ku pastikan dia dalam masalah besar. " Ucap Gio merasa sedikit cemburu karna Vina tidur dengan wajah yang terus tersenyum.
Matanya melihat ke area dada istrinya yang penuh dengan tanda kepemilikannya dan seketika senyuman penuh kebanggaan terlihat di wajah tampan nya. Gio sangat merasa bahagia karna telah berhasil mempersunting gadis yang sejak kecil sudah iya cintai bahkan itu bukan hanya sekedar suka biasa karna datangnya Vina ke kehidupannya seketika bisa merubah semua warna yang awalnya hitam dan putih menjadi lebih berwarna.
" Aku berjanji akan selalu menjagamu, menjadikanmu sebagai satu-satunya pemilik hati dan jiwa raga ini." Ucap Gio dalam hati penuh tekad lalu iyapun mencium pipi istri tercintanya dengan penuh kelembutan.
Gio berjalan ke arah kamar mandi karna tubuhnya sangat lengket apalagi berdekatan dengan Vina tanpa memakai sehelai benang pun membuat sesuatu milik nya kembali meronta meminta di tidurkan, namun melihat tidur Vina yang nyenyak membuatnya memilih untuk menguyur tubuhnya di bawah shower berharap gejolak hasrat nya bisa menghilang bersama air yang mengalir.
5 menit kemudian Vina yang baru bangun tidur menyerhitkan dahinya karna tak melihat suami tercintanya, " Awww.. " ringis Vina karna merasakan sakit di area sensitifnya.
Seketika wajahnya merona mengingat kejadian tadi malam dirinya dan suaminya yang sudah menunaikan ibadah mereka, " Ya alloh Tadi malam aku sudah melepas kesucian ku untuk suamiku.. semoga pernikahan kami bahagia selamanya, amin.." Vina berdoa dalam hati lalu bangkit dari tempat tidur hendak berjalan ke arah kamar mandi.
Vina membuka kamar mandi dengan wajah yang masih mengantuk karna sejujurnya iya masih sangat mengantuk tapi mengingat dirinya sudah menjadi seorang istri iya pun mau tak mau harus mulai berubah karna statusnya bukan anak gadis lagi.
__ADS_1
Vina menutup pintu lalu terdiam melihat seseorang di dalam kamar mandi yang tidak menggenakan pakaian dan berdiri di bawah shower.
Vina terdiam dan menatap dari atas sampai bawah dan sedikit menganga melihat sesuatu yang ada di sana.
" Panjang dan besar, ahh itu roti sobeknya.. mau. " Batin Vina sambil melongo menatap tubuh Gio yang sangat bagus di tambah lagi dengan beberapa roti sobek di dadanya yang membuat pria tampan itu terlihat sangat mempesona.
" Morning Sayang." Ucap Gio yang melihat Vina ada di ambang pintu iya pun mematikan shower lalu berjalan ke arah istri kecilnya.
Vina yang sekarang baru sadar sepenuhnya pun langsung merona ketika melihat Gio yang tak memakai sehelai benang pun terus berjalan mendekatinya di otaknya tiba-tiba terbayang kegiatan panasnya dan suami tercitanya semalam.
Bluss..
Wajah cantik nya kembali merona apalagi sekarang iya di tatap oleh suami tercintanya, mata keduanya saling menatap penuh kagum
Keduanya saling merespon hasrat satu sama lain erengan demi erengan Vina keluarkan saat beberapa pelepasan di keluarkan oleh keduanya secara bersamaan dan akhirnya kamar mandi itu menjadi saksi bisu percintaan mereka.
1 jam kemudian.
Vina dan Gio keluar bersamaan dengan tubuh mungils Vina yang di pangku oleh Gio, Vina semakin manja dengan suami tercintanya bahkan sekarang iya tak mau berpakaian jika tidak di pakaikan oleh suami tercintanya.
" Bajuin. " Ucap Vina manja karna tubuhnya serasa remuk setelah satu jam bergelut di kamar mandi tadi.
__ADS_1
Gio terkekeh lalu dengan senang hati pria tampan itu melakukan permintaan istri kecilnya. " Okey.. tapi nanti malam, " Gio sedikit menaik turunkan alisnya membuat pipi chabby Vina seketika kembali merona.
" Dasar mesum, tapi ngak papa deh aku suka, yang penting enak kaya tadi. " Ucap Vina sambil terkekeh yang membuat Gio tambah semangat memakaikan pakaian ke tubuh mungils istrinya.
setelah selesai berpakaian Gio dan Vina turun bersamaan dengan Vina yang di gendongan Gio karna Vina merengek merasa sakit di area paha dan tubuhnya pun tak ada tenaga untuk berjalan.
keduanya duduk di meja makan dengan hidangan yang sudah tersaji di meja makan, Gio dengan cekatan mengambil nasi dan lauk pauk lalu menyuapi istri kecilnya lalu iya pun makan di piring yang sama dengan istri kecilnya.
Para pelayan yang masih jomlo hanya nyengir kuda melihat keromantisan yang di buat kedua majikan nya itu, Sedangkan si jomlo Arkhan yang baru sampai di rumah mewah itu hanya melihat sekilas lalu kembali keluar rumah menurutnya bahaya jika iya masuk sekarang karna bisa-bisa dia menjadi bahan olokan dua majikan bucinnya.
___________
🌹🌹🌹🌹
Outhor cantik : Bang Ar.. kalau mau outhor jomlo ko kuyy mojok yu😚
Arkhan : Gue ngak suka cwe rempong kaya lu thor, umur masih 17 tahun juga banyak gaya lu thor kemana-mana mesti bawa kaca ama lipstik, 😥😑
Outhor cantik : jahat lu bang 😭😭😭
Arkhan : Dasar bocil.
__ADS_1
TBC😚