
JANGAN LUPA LIKE COMENT AND VOTE !!
Selamat membaca๐
๐น๐น๐น๐น
" Selamat pagi kesayangan aku.. " Ucap Vina antusias sambil tersenyum seimut mungkin.
" Selamat pagi juga sayang.. Udah mandi? " Tanya Gio sambil tersenyum.
jujur jika dalam hal berbasa-basi Gio tidak terlalu pandai apalagi berbicara romantis pria satu ini selalu bisa mendapatkan hati kekasih nya tanpa kata-kata romantis.
" Udah dong abang, Vina udah wangi.. kecium ngak? ini farpum nya yang di beliin abang waktu ke Sidney loh, " Ucap Vina sambil mencium harum bajunya yang sangat wangi.
Gio terkekeh melihat sang pujaan hati yang bergaya bak putri kecil itu, " jangan kebanyakan pake nya ya sayang, abang ngak mau nanti ada yang menyukai mu, apalagi sampe mendekatimu, " Ucap Gio lebih tepat nya perintah.
" Asiap.. abang tenang aja hati sama semua yang ada pada diri Vina udah di gembok semuanya, " Ucap Vina sambil tersenyum bangga.
" Loh ko di gembok sayang? kuncinya? " jujur Gio tak paham tapi demi mood kekasihnya iya pura2 melayani gombalan ala anak SMA itu.
" Ihh abang.. kan kunci nya ada di abang, jadi Vina itu milik abang dan begitu pun dengan apa yang ada di tubuh abang semuanya milik Vina.. Ok !! " Ucap Vina lagi.
" Iya deh iya.. semuanya milik Vina, " Ucap Gio mengalah.
" Abang sayang Vina cantik sekolah dulu ya, inget ya jaga hati jaga mata, awas aja kalo selingkuh mata abang Vina colok pake tusuk Cilok, " Ancam Vina.
" Iya, iya babby abang pasti jaga hati abang buat kamu, Sekolah yang rajin ya, biar cepet di halalin, " Ucap Gio sambil terkekeh sedangkan Vina wajahnya sidah bersemu merah gadis itu menutup wajah nya dengan kedua tangan nya karna malu dengan ucapan kekasihnya itu.
" Loh kok muka cantik nya di tutup sih? kenapa? " Gio heran lebih tepatnya menggoda kekasih kecilnya.
" Iiihh.. abang nakal Vina kan jadi malu, tapi Vina suka๐ Doain ya bang biar Vina cepet lulus dan dapet nilai paling besar, " Ucap Vina sambil tersenyum senang.
" Iya abang doain, jangan lupa belajar yang rajin ya, jangan makan sembarangan dan satu lagi jangan mau ngobrol sama teman laki2 atau siapaun itu terkecuali kakak sama daddy okk babby? " Ucap Gio yang langsung di angguki oleh Vina.
baik Gio maupun Vina keduanya sama2 mempunyai sikap posesif dan hal itu yang malah membuat hubungan keduanya semakin dekat apalagi mereka sama2 saling mencintai jadi untuk sekarang hubungan mereka tak akan terkecoh dengan hal apapun itu karna baik Vina maupun Gio keduanya sama2 saling percaya satu sama lain.
๐น๐น๐น๐น
Di kelas.
__ADS_1
" Vin.. nanti sore nonton yu, " ajak Adinda.
" emm gimana ya, nanti sore aku harus pulang cepet ada acara keluarga nih soalnya, " Ucap Vina menolak dengan alasan keluarga yang jelas itu hanya bohong iya tak mau ikut menonton karna nanti sore iya sudah ada janji bersama kedua kakak nya untuk nonton bioskop sekalian belanja bulanan kebutuhan mereka.
" Oh ya ufah deh, aku sama keysa aja lah, gimana key? " Tanya Adinda memastikan.
" Aku mah ngikut aja lah gays, lagian lagi boring juga di rumah ngak ada nyokap, " Ucap Keysa.
" Oke.. bener Vin kamu ngak mau ikut? Yakin? flm nya lagi Viral banget loh, " Ucap Adinda berusaha untuk mengajak Vina namun teman nya itu hanya mengeleng.
" bukan aku ngak mau, tapi sorry aku beneran ngak bisa.. maaf ya, " Ucap vina merasa tidak enak hati.
" Ngak usah berlebihan kali Din.. Lagian kan bisa kapan aja nonton nya iyakan Vin, " Ucap Keysa yang langsung di angguki Vina cepat.
" Iya deh, maaf ya Vin udah maksa2 terus.. ngak marah kan? " tanya Adinda memastikan.
" kaya kesiapa aja ih kalian baerdua, Udah ah ngobrolnya tuh liat ada guru dateng, " Ucap Vina yang melihat seseorang di ambang pintu.
Seorang pria berjalan memasuki kelas unggulan itu, kelas yang rata2 muridnya adalah murid yang pintar nan cerdas.
" Selamat pagi anak2.. Sapa pak Dani guru Olahraga.
Jujur saja hampir semua murid tau dengan Pak Dani guru tampan yang terkenal di sekolahnya bahkan tak banyak para murid mengidolakan guru tampan itu. bagaimana tidak di usianya yang sudah memasuki 35 tahun itu pak Dani masih tetap tampan apalagi dengan rambut halus di bagian atas bawah bibirnya yang menambah ke tampanan nya.
" Baik anak2 untuk pelajaran hari ini kita akan belajar di luar kelas, dan untuk mempersingkat waktu dalam 5 menit bapak tunggu kalian di lapangan. " Ucap pak Dani sambil berjalan. lalu langkahnya terhenti iya malah membalikan badan nya menatap horor para siswa siswi.
" Jika ada yang terlambat maka kalian tau kan apa sangsinya !! Ucap pak Dani sambil berjalan kembali, langkah kaki yang besar badan nya yang kekar tak lupa dengan rambut bulenya karna pak Dani adalah Gen indonesia campur luar negri maka tak heran wajah nya lebih mirip bule masuk kampung.
sedangkan Dikelas para siswa siswi di kelas unggulan sudah langsung berlari terbirit2 ke arah lapangan, mungkin hanya para siswa siswi yang lain tapi tidak dengan Vina keysa dan Adinda yang nampak santuy berjalan bak model internasional.
" Astaga.. itu guru ya untung keren kalo ngak udah aku unyeng2 deh, " Ucap Adinda kesal.
" Huss jangan ngomong gitu kamu Din.. ketahuan sama si guru bermuka tembok baru tau rasa kamu, " Ucap keysa memberi teguran sepertinya baik Keysa maupun Adinda kedua nya sama2 tak sadar jika yang di ucapkan oleh keduanya di dengar oleh seseorang.
" Ih kamu juga key sama aja.. Jangan ngomong begitu yang sopan nanti ketahuan bisa2 kalian kena hukuman yang lebih parah dari minggu kemarin tau, " Ucap Vina mengingatkan kalau minggu kemarin kedua sahabatnya itu ketahuan sedang membicarakan guru tembok lebih tepat nya mengejek setiap ucapan yang di lontarkan pak Dani.
Alhasil karna ketahuan Keysa dan Adinda keduanya harus menuai hukuman yaitu membersihkan wc dan mengelilingi lapangan sebanyak 10 kali putaran tak lupa mereka juga harus meminta tanda tangan dari 5 guru galak di sekolahnya. sungguh hukuman yang sangat sadis.
maka dari itu hampur semua siswa siswi tak mau membuat masalah dalam pelajaran guru bermuka tembok itu.
__ADS_1
" Ekhem...
Mendengar suara orang di belakang mereka sontak ketiga gadis itu membalikan badan nya melihat seorang yang ada di belakangnya.
Alangkah terkejutnya iya melihat sosok pria tembok alias pak Dani yang sedang tersenyum ke arah ketiganya.
" telat 2 menit, " Ucap pak Dani dingin.
" maaf pak, pliss jangan hukum kita lagi, " Ucap Adinda memohon.
" Kalian tau kan apa hukuman untuk orang yang tidak disiplin, apalagi untuk orang yang suka menjelek2 an nama orang lain, " Ucap Pak Dani sambil tersenyum menyerigai yang malah membuat ketiga gadis itu menunduk karna tak kuat melihat tatapan tajam dari guru berwajah tembok nya itu.
" kamu sih, jadi kan kita kena hukum " Ucap Vina menyenggol tangan Adinda.
" Ih jelas2 karna kamu jalan nya lama udah kaya princes, " Ucap Adinda tak mau di salahkan.
" Udah2 kalian bertiga sama semuanya salah, dan selesai kan hukuman kalian sekarang.. atau nilai kalian di dalam pelajaran saya nol, " Ucap pak Dani mengancam sambil berjalan ke arah lapangan.
Setelah melihat guru kejam itu pergi ketiga gadis itu mengerutuki guru bermuka tembok itu.
" Dasar guru kejam, " Ucap Vina.
" Dasar guru muka tembok dah datar matanya belotot pula , " Ucap Adinda.
" Dasar guru galak, untung ganteng kalo ngak huhh.. " Ucap Keysa tak melanjutkan ucapan nya karna mendapat lirikan dari kedua sahabatnya.
" Ehee.. Keysa tersenyum kikukk.
Dani Irawan guru tampan berwajah blasteran memiliki sikap dingin dan acuh terhadap siapun.
๐น๐น๐น๐น
gimana lanjut ngak?
yang ngikutin dari awal cerita ini pasti udah tau sama sosok guru kejam ini ๐ iyakan.
Btw si Marni udah Up tuh.. untuk yang penasaran mampir aja๐
__ADS_1
* Cinta Gadis Kampung *
Salam outhor imut manja๐