Menikah Dengan Anak Majikan

Menikah Dengan Anak Majikan
Malu #1


__ADS_3

JANGAN LUPA LIKE COMENT AND VOTE !!


Selamat membaca๐Ÿ˜‰


๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน


Setelah melewati perjalanan panjang jet pribadi milik Gio pun sampai di bandara yang ada di kota kelahiran nya. tak ingin membuang2 waktu lama pria tampan itu langaung bergegas cepat masuk ke dalam mobil yang di kendarai oleh supir pribadinya.


Wajahnya nampak lelah terlihat dari wajah nya yang sedikit kusam namun hal itu tak mengurangi ketampanan pria tampan itu, pikiran nya masih tetap tertuju pada sang kekasih yang belum iya ketahui kabar keadaan nya.


Gio sengaja tidak memberitahukan kepulangan nya pada sang kekasih atau pun calon mertuanya pria tampan itu berniat untuk membuat kejutan untuk sang kekasih yang sedang sakit.


di tengah perjalanan Gio menyuruh supir pribadinya untuk berhenti di salah satu gerai toko coklat terkenal dan sering di kunjungi oleh Vina dan dirinya dulu.


Dengan senyuman yang merekah Gio terlihat senang saat memasukan beberapa coklat berukuran besar dan kecil ke keranjang yang iya pegang.


Iya terkekeh saat melihat coklat yang dibungkus dengan kotak kecil yang berbentuk hati masih teringat jelas di pikiran nya kejadian dulu saat pertama kali menginjakan kaki ke tempat ini bersama gadis pujaan hatinya.


Saat itu Vina yang manja sedang menangis karna saat pulang eskul gadis itu terjatuh pada saat ingin menghampirinya karna kebetulan waktu itu Gio memang berniat untuk menjemput gadis manja itu.


dan alhasil Vina sigadis manja itu manangis sepanjang perjalanan pulang tapi tangisan nya terhenti saat mobil yang di naiki mereka tiba2 berhenti.


Dan saat itu Gio langsung mengendong Vina lalu masuk ke toko yang di juluki surga coklat karna hampir semua bagian sudut toko di penuhi coklat yang berjejer rapih dengan berbagai bentuk.


Vina yang awalnya ingin melanjutkan tangisan nya membuang niatan nya saat melihat coklat yang di bungkus dengan kotak berbentuk hati.

__ADS_1


tangan mungils Vina langsung ingin mengambil Coklat yang ada di jejeran paling atas itu, dan Gio yang melihat Vina berjinjit seperti sedang kesusahan langsung membantu Vina untuk mengambilkan coklat itu untuk gadis manjanya.


Kembali lagi ke toko tadi..


Gio terkekeh karna masih terbayangkan wajah cantik Vina yang selalu tersenyum swnang jika di berikan hadiah coklat oleh dirinya.


Lalu tanpa berlama2 Gio mengambil beberapa coklat berkotak hati itu dan langsumg memasukan nya kedalam keranjang.


setelah merasa sudah cukup banyak coklat di keranjang nya Gio langsung berjalan menuju kasir dan langsung membayar semua coklat yang iya beli lalu sang kasir pun memberikan bon padanya.


Setelah selesai membeli hadiah untuk sanug pujaan hati Gio masuk kembali kedalam mobil nya, lalu mobil yang di tumpangi Gio itu pun kembali membelah jalanan yang di penuhi kendaraan beroda dua maupun beroda empat lainya.


๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน


Sakira yang kebetulan juga ada di kamar putrinya menatap sendu sang putri yang sedang bersedih tangan nya mengusap lembut kepala sang putri.


" cup.. cup.. Sayang jangan nangis bagi mommy kamu tetep putri cantik nya mommy ko, udah jangan sedih kata Om dokter kan kamu cuman alergi doang jadinbentar lagi juga sembuh ko, " Ucap Sakira sambil mencium kening sang putri.


" Aku malu mom.. nanti abang ilpil lagi kalo liat aku yang kaya monster gini.. hua.. " Vina sambil membayangkan yang tidak2 lalu gadis itu kembali menangis karna takut Gio tidak akan mau berpacaran dengan nya lagi.


Sakira mengelengkan kepala nya merasa tidak habis pikir dengan apa yang di katakan putri manjanya tadi bagaimana tidak Vina menangis karna takut di tingalkan oleh sang kekasih, bahkan dirinya pun tidak berpikir sampai sejauh itu tapi putri nya itu sudah memikirkan jauh tentang hubungan nya.


" Astaga, aku tidak pernah merasa bucin seperti itu, " Batin Sakira sambil mengengkan kepala iya berpikir kalau sifat putrinya yang bucin akot itu pasti menular dari sang Daddy yang tak lain adalah Nando.


" Sudahlah sayang.. jangan berpikiran jauh lagi pula abang Gio kan lagi di luar negri dan pulang nya pun entah kapan, jadi masih banyak waktu untuk menunggu wajahmu sembuh.. " Ucap Sakira lagi.

__ADS_1


" Bunda bener untung abang ngak ada jadi Vina aman.. kalo abang liat Vina yang kaya gini bisa2 abang Ilpil liat Vina yang berubah jadi monster " Ucap Vina sambil melihat pantulan kaca yang memperlihatkan wajahnya yang memerah.


" Ya udah kamu makan dulu ya.. bunda suapin mau, " Sakira sambil membawa bubur yang tadi di buatnya.


namun Vina malah menggeleng membuat Sakira menghembuskan napasnya kasar.


" Vina sayang.. nanti kalo kamu ngak makan bisa2 wajah kamu lama sembuhnya, " Ucap Sakira sedikit menakuti2 sang putri agar mau makan.


" No, Vina ngak mau makan.. Vina maunya di suapin abang, " Ucap Vina sambil memalingkan wajahnya membuat Sakira kesal setengah mati dengan kelakuan sang putri yang selalu berubah2 kemauan nya.


Bagaimana tidak tadi Vina bilang tidak mau melihat Gio dalam keadaan wajahnya yang seperti sekarang tapi belum 5 menit gadis itu sudah berubah pikiran yang mana membuat wanita paduh baya yang masih cantik itu menjadi kesal sendiri.


" Ya udah kalau ngak mau makan ngak ppa.. tapi nanti kalo abang ngak mau pacaran sama kamu lagi, jangan nangis ya !! " Sakira mengancam.


sambil berjalan ke arah pintu lalu iya berpura2 membuka pintu hendak keluar.


Vina yang melihat itu berniat untuk memanggil sang Mommy untuk kembali menemani nya. tapi bibir nya mendadak susah mengeluarkan suara saat melihat seseorang di ambang pintu yang tersenyum manis ke arahnya.


Sontak gadis itu pun menutup seluruh bagian tubuhnya dan bersembunyi di balik selimut lembut milik nya.


" aduh malunya.. " Batin Vina yang bersembunyi di bawah selimut.


๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน


Salam outhor imut manja๐Ÿ˜˜

__ADS_1


__ADS_2