Menikah Dengan Anak Majikan

Menikah Dengan Anak Majikan
Malam panas dua pasangan.


__ADS_3

JANGAN LUPA LIKE COMENT AND VOTE !!


Selamat membaca😉


🌹🌹🌹🌹🌹


Malam pun tiba setelah makan malam Vina dan Gio langsung pergi ke kamar mereka keduanya tengah duduk di atas ranjang dengan Vina yang bersandar di dada bidang suami nya.


"Kamu kenapa sayang? ko tumben diem aja."tanya Gio heran pasalnya sejak iya pulang kerja sampai sekarang istrinya tidak seceria biasnya.


Vina mendongkakan wajah nya, menatap manik mata pria yang selalu membuatnya merasa menjadi ratu di kehidupan nya itu, "ngak papa cuman kepikiran aja." Ucap Vina sambil menghembuskan nafas nya pelan.


Gio yang merasa istrinya sedang banyak pikiran pun langsung mengelus rambut Vina dengan lembut penuh kasih sayang. "memang nya apa yang sedang kamu pikirkan? hem." Tanya Gio lagi.


"Aku hanya berpikir sepertinya kita harus mengadopsi seoarang anak, jujur saja aku merasa kalau aku kesepian." Ucap Vina sambil menatap wajah suaminya.


Gio paham apa yang di rasakan sang istri iya pun tersenyum."Apa kamu serius mau mengadopsi anak?." tanya Gio memastikan.


Vina mendongkakan wajah nya kembali."Iya tapi jika Mas tidak mengijinkan aku tidak akan melakukan nya." Ucap Vina.


" Siapa bilang tidak boleh? aku akan selalu memdukung apa pun yang kamu inginkan sayang, bahkan aku juga berpikir sama sepertimu." Ucap Gio dengan senyuman yang menghiasi wajahnya.


"Benarkah? Mas setuju?."Tanya Vina memastikan yang langsung diangguki oleh Gio. "apapun yang bisa membuat mu bahagia, kenapa tidak." Ucap Gio yang membuat Vina bahagia lalu menciumi wajah suami tercintanya.


" Makasih Sayang, makasih aku seneng banget." Ucap Vina sambil memeluk suaminya antusias, karena pelukan Vina Gio pun replek membalas pelukan sang istri.


" Emm..sayang sepertinya kau harus menidurkan ku." Ucap Gio dengan senyuman devilnya.


" Kenapa? kita kan emang bakalan tidur." Ucap Vina. " Bukan aku tapi itu." Menunjuk sesuatu yang ada di bawah sana.


Vina tersenyum tanpa malu-malu lalu tanpa menunggu di suruh nalurinya menuntun nya untuk melakukan kegiatan panas itu, Gio terkekeh melihat istri kecilnya yang mulai


pandai memimpin aksi panas itu.

__ADS_1


"I love you sayang."Ucap Gio sambil mengecup kening sang isrtri.


Vina tersenyum."I love you too my hubby." jawab Vina sambil memeluk tubuh kekar yang selalu bisa menghangatkan tubuhnya di saat malam hari.


karna sudah tengah malam keduanya pun tertidur dengan posisi yang saling berpelukan.


___________


Sementara itu di tempat lain tepatnya kediaman rumah pak Denis, Keysa dan Arkhan nampak terlihat bernegosiasi yang entah untuk seberapa kalinya, keduanya nampak serius dalam membicarakan perkara pernikahan mereka berdua.


tak bisa Keysa pungkiri bahwa iya telah jatuh hati pada pria yang usia nya hampir sama dengan ibunya itu, begitupun sebaliknya Arkhan pun sudah mulai merasa bisa menerima kehadiran Keysa di hidupnya.


Bimbang itulah yang mereka rasakan saat ini, ponsel jadul yang menjadi kenang-kenangan dari alm ayah nya sudah bisa iya miliki lagi karna beberapa bulan yang lalu Arkhan telah memperbaiki nya dan Keysa pun dengan senang hati untuk melepaskan perjanjian konyol itu.


Entah sial atau apa Arkhan meminta jangka waktu 5 bulan lagi sebelum perjanjian itu di akhiri, Keysa pun menyanggupi kemauan itu karna jujur saja iya memang sangat malas jika harus pulang ke rumah nya kembali.


malam ini adalah tepat 5 bulan setelah negosiasi Arkhan pas setahun pernikahan nya, dan sekarang mereka akan berbicara empat mata untuk menyelesaikan semua drama konyol ini.


"Ayah sedang sakit, apakah kau tidak punya rasa kasihan sedikitpun? Ayah pasti akan merasa terpukul jika kita bercerai." Ucap Arkhan dengan wajah yang santai meski hatinya bertolak belakang.


"Aku tahu, tapi kamu harus menepati janji mu." Ucap Keysa meski berat tapi ini adalah piluhan nya, iya tak mungkin bertahan di situasi ini usianya sudah memasuki 21 tahun, iya juga mau merasakan bagaimana rasanya di cintai dan mencintai.


Arkhan menghembuskan nafasnya kasar melirik gadis yang duduk di sampingnya."Kenapa kau ingin sekali berpisah?." Tanya Arkhan dengan wajah yang tidak bisa di artikan.


"Karna hubungan ini adalah lelucon konyol dan kamu tahu hubungan kita itu salah, pertemuan kita juga salah, semuanya adalah kesalahan." Ucap Keysa sambil terisak, berat rasanya iya memutuskan semua permasalahan nya hanya dengan sepihak.


"Baiklah. jika itu keinginan mu aku tidak akan memaksa orang yang tidak mau bersama ku lagi, ini memang berat bagiku tapi jika itu keinginan mu aku akan melakukan nya." Ucap Arkhan dengan suara yang seperti menahan tangis.


"Dia menangis? apa dia mencintaiku? dan takut kehilangan ku?, oh ayolah katakan jika kau mencintaiku agar aku tidak jadi meninggalkan mu Om." Batin Keysa penuh harap.


"Kenapa kamu menangis?, apa kamu tidak rela? atau jangan-jangan kamu mencintaiku?." Ucap Keysa pura-pura menyelidik.


Arkhan diam, iya memang sudah lama menyukai gadis yang menjadi istrinya, semua perlakuan nya pada Keysa selalu berbalik dengan hatinya, datang nya gadis itu membawa pengaruh besar dikehidupan nya yang gelap menjadi terang dan warna warni.

__ADS_1


Kecerian Keysa selalu bisa membuat hari-harinya penuh kebahagian, tapi sekarang apa yang harus iya katakan jika gadis itu bertanya tentang cinta padanya, Arkhan bukan pria yang mudah mengatakan cinta, pria itu jauh dari kata romantis untuk menjalin sebuah hubungan.


"Kenapa diam? malu? atau kamu benar-benar hanya menganggap ku sebagai istri dalam kontrak perjanjian saja? jawab !!." Teriak Keysa berpura-pura marah.


Arkhan menghembuskan nafas nya pelan, sepertinya ini mungkin adalah hari yang tepat untuk mengutarakan semau perasaan yang selama ini iya sembunyikan selama satu tahun lebih membina binak rumah tangga bersama gadis itu.


" aku tau ini adalah salah ku karna selalu membuatmu merasa sebagai istri diatas sebuah kertas saja, tapi jika aku boleh jujur Aku mencintaimu, aku juga menyanyangimu, sejak kamu hadir dan menjadi bagian dari Keluarga ku, aku memang egois karna selalu mementingkan keinginan ku tanpa menunggu persetujuan mu, tapi apakah aku salah jika aku tidak melepaskan mu? aku tidak ingin kau pergi dari hidupku." Ucap Arkhan dengan wajah yang penuh arti.


keysa menganga mendengar pernyataan Arkhan."Kamu jahat, kenapa kamu menyembunyikan perasaan mu? apakamu tidak memikirkan perasaan ku yang selalu menginginkan mu? kenapa kau jahat sekali." Ucap Keysa dengan air mata yang membasahi pipinya.


Arkhan berjalan lalu memeluk Keysa dengan erat, "Jangan pergi, aku mohon jadilah istriku yang sesungguhnya."Ucap Arkhan sambil memeluk Keysa.


Keysa terkekeh pelan."Akhirnya !! haha aku harus memberitahu Vina bahwa rencana yang sudah di atur jauh-jauh hari telah berhasil sempurna." Batin Keysa yang rasanya ingin berteriak sekencang-kencangnya.


"Aku juga mencintaimu, dan aku janji ngak akan meninggalkan Om tampan ku ini." Ucap Keysa dengan senyuman nya.


tiba-tiba Arkhan mencium gadis itu dan tanpa menunggu persetujuan Keysa Arkhan membaringkan gadis itu di tempat tidur, "Apakah ini saat nya untuk ku melepaskan kesucianku? oh astaga ayolah Om ku sayang aku sudah menanti hari-hari ini dari jauh hari." Batin Keysa yang sedang bahagia.


Arkhan tersenyum saat berhasil membobol kesucian dari sang istri, ini adalah pertama kalinya Arkhan melakukan nya dan entah kenapa Arkhan merasakan sensasi yang menggiurkan, jam memunjukan pukul 4 pagi dua sejoli itu terlihat masih sibuk beregelut di ranjang bahkan Arkhan tak henti-hentinya merasakan sensasi yang baru iya rasakan.


Diusianya yang 35 tahun pria itu ahirnya bisa melepakan masa keperjakaannya dengan sang istri yang sama melepaskan kesucian nya.


Arkhan tak henti-hentinya menciumi wajah sang istri yang terbaring lemas di bawah kungkungan nya.


"Terimakasih Sayang I love you."Ucap Arkhan sambil tersenyum.


"I love you too Om sayang." jawab Keysa sambil memeluk Arkhan, keduanya baru tertidur di jam 6 pagi setelah pergelutan panas itu selesai bahkan Arkhan tak sadar jika hari ini adalah hari Senin yang mana ini adalah hari kerjanya.


___________


🌹🌹🌹🌹🌹


^^Happy Reading^^

__ADS_1


__ADS_2