Menikah Dengan Anak Majikan

Menikah Dengan Anak Majikan
obrolan anak dan ibu yang absrak.


__ADS_3

JANGAN LUPA LIKE COMENT AND VOTE !!


Selamat memvaca😉


🌹🌹🌹🌹


Diruang tamu terlihat seorang anak dan ibu yang sedang melepas rasa rindunya karna tiga hari tidak bertemu sedangkan Gio dan Nando memilih di ruang tamu membicarakan tentang masalah bisnis dan si kembar Vian dan Vino yang entah pergi kemana sejak makan siang kedua remaja tampan itu sudah menghilang entah pergi kemana.


" Mom.. itu bang Vian sama bang Vino mau terusin kuliah dimana? "Tanya Vina sambil memakan cemilan nya.


" Vino katanya mau kuliah di luar kota katanya sih mau hidup mandiri, kalo Vian belum tau mau kemana tapi kayanya Vian bakal kuliah di luar negri deh, tapi masih prediksi Daddy sih." Ucap Sakira sambil ikut memakan cemilan yang ada di tangan Vina.


" Terus kalo bang Vino mau kuliah di luar kota mommy ijinin gitu? " Tanya Vina masih penasaran.


Sakira nampak bimbang jujur iya tidak rela melepaskan ketiga anaknya di tahun yang sama namun demi masa depan anak-anaknya mau tak mau iya harus ikhlas melepaskan anak-anak nya untuk mengejar mimpinya masing-masing.


" Jujur mommy berat taoi demi masa depan kalian mommy dan Daddy akan mencoba ikhlas karna mommy dan Daddy mau kalian sukses karna usaha kalian sendiri. " Ucap Sakira sambil mengelus kepala Vina yang membuat pengantin baru itu mendengkus kesal pasalnya tangan Mommy nya banyak bekas cemilan yang menempel di jari-jari mommy nya.


" Iih Mommy.. rambut aku jadi kotor kan, ini tuh udah keramas tau.. tapi sekarang harus keramas lagi jadinya. " Ucap Vina sambil memajukan bibirnya.

__ADS_1


Sakira hanya terkekeh melihat ekspresi anak bungsunya itu. "Oh iya Vin gimana? enak ngak nikah? " tanya Sakira yang tanpa tau malunya menanyakan sesuatu yang berbau intim pada anaknya sendiri.


Seketika pipi Chabby Vina memerah seperti udang rebus mendengar pertanyaan yang di lontarkan sang Mommy yang sangat jelas itu. " Ih mommy mah godain Vina terus.. kan Vina jadi malu. " Vina kembali mengerucutkan bibirnya karna malu sekaligus kesal dengan pertanyaan absrak sang Mommy.


" Ngak papa lagi Vin ngapain malu segala kita kan sama-sama cwe, lagian mommy penasaran sama pengalaman kamu pas malam pertamanya, kalo kamu tau malam pertama mommy dulu mungkin kamu bakalan ketawa terus deh Vin, " Ucap Sakira yang membuka aib nya saat malam pengantinan 20 tahun lalu.


Vina yang penasaran langsung mendekat dan Sakira yang melihat itu langsung menarik nafasnya lalu menceritakan pengalamannya dulu pada anak bungsunya itu, dan seketika tawa Vina pecah mendengar semua cerita pengalaman sang Mommy yang penuh drama itu. " Astaga jadi mommy takut hantu? " Vina tak.kuasa menahan tawanya.


Sakira hanya mengangguk karna dirinya dulu memang sangat takut dengan hal-hal berbau ghaib " Udah ah jangan bahas itu lagi, mending kamu liatin abang kamu gih, kasian kaya orang yang kehilangan semangat gitu. " Ucap Sakira.


" abang yang mana Mom? Vian apa Vino? " Tanya Vina sambil meminum habis jus jeruk yang di buatkan pelayan tadi.


Lalu Vina pun melangkahkan kakinya menaiki tangga berjalan ke arah kamar Vian yang ada di samping kamarnya.


Sesampainya di depan kamar sang abang, Vina langsung masuk tanpa mengetuk pintu tetlebih dahulu mengadakan pandangan nya ke arah tempat tidur dan sudut-sudut kamar namun naas iya tak menemukan sosok samg abang.


Vina berjalan ke arah jendela lalu iya pun tesenyum melihat Vian yang sedang duduk di bangku yang ada di Gezebo luar kamar, Vina berjalan cepat berniat mengagetkan abang nya namun naas Vian hanya menatapnya datar seperti biasanya.


" Cie yang lagi patah hati. " celoteh Vina sambil duduk di bangku samping Vian.

__ADS_1


Vian melirik sang adik kesayangan nya lalu mengacak rambut Vina asal yang membuat Vina mendengkus kesal karna ini bukan yang pertama kali Vian melakukan ini padanya. " Abang stop!! Vina bukan anak kecil lagi abang.. Vina udah nikah tau." Ucap Vina tak mau di perlakukan seperti adik kecil lagi.


" Meski kamu udah nikah, tapi kamu tetap adik kecilnya abang, " Ucap Vian sambil memeluk tubub mungils yang selalu iya lindungi itu, waktu berlalu terlalu cepat rasanya baru kemarin iya dan Vina bermain bersama tertawa bersama tidur bersama di kamar yang sama, semua moment masa keil itu sangat iya rindukan.


" Abang lagi patah hati ya? sama siapa bang curhat dong, "Vina antusias.


" Siapa bilang sotau kamu, " Vian mencoba menghindari tatapan mata sang adik yang mencari kejujuran dari sorot mata nya.


"sudahlah sana nanti suami bucin kamu mencari-cari dimana istri super bucin nya lagi, abang mau mandi dulu. " Ucap Vian lalu melangkahkan kakinya masuk kekamar nya sedangkan Vina hanya terdiam melihat pungung Vian yang sudah menjauh iya jelas melihat abangnya seperti kehilangan semangat dan iya tahu apa penyebabnya.


diambilah ponselnya di dalam tas kecilnya lalu jari lentiknya mengusap layar ponselnya mencari-cari nama kontak seseorang lalu mengirimkan pesan singkat pada seseorang.


" Pergi ngak bilang-bilang.. awas ya kalau aku kunci kamu di kamar mandi karna udah berani bikin bang Vian kehilangan semangatnya. " isi pesan Vina.


___________


🌹🌹🌹🌹


TBC😚

__ADS_1


__ADS_2