
JANGAN LUPA LIKE COMENT AND VOTE !!
Selamat membacq😉
🌹🌹🌹🌹
Di bawah terik nya matahari terlihat sepasang manusia yang sedang di landa cinta sedang asik berjalan santay dengan tangan yang saling bergandengan bahkan hal itu di lakukan sejak turun dari rumah kedua pasangan yang di mabuk cinta itu seperti tak ingin saling melepaskan entah karna rindu atau karna keduanya sama2 Posesif.
Bahkan Vina melirik tajam setiap ada gadis2 muda yang melihat ke arah kekasihnya dengan tatapan memangsa sungguh iya tak rela wajah sang kekasih di lihat sperti itu oleh orang lain.
Vina merangkul pingang sang kekasih agar semua orang tahu bahwa pria yang bersamanya itu adalah kekasihnya tapi yang terlihat adalah seperti seorang adik kaka k bukan seperti pasangan karna tubuh Gio yan g jauh tinggi di banding kan dengan nya yang membuat Gio lebih seperti seorang kakak untuk nya.
" Mau Es cream.. " Ucap Vina manja yang membuat Gio terkekeh melirik sang pujaan hati yang memakai pakaian serba panjang bibir ranum nya di tutup masker tak lupa topi dengan niatan agar wajah nya tidak terkena panas matahari.
Setelah membeli Es Cream Gio dan Vina beristirahat sebentar di taman komplek karna keduanya merasa lelah lebih tepatnya Vina merengek ingin duduk sebentar di taman karna merasa cape.
Kini kedua insan yang di mabuk cinta itu sedang duduk di taman yang ada di tengah2 komplek rumah nya keduanya nampak sedang menjikati es cream.
" Abang.. kapan pulang lagi ke london? " Tanya Vina jujur iya tak mau menanyakan hal itu karna jika iya mengetahui hal itu mungkin bisa do pastikan hatinya akan merasa tak rela di tingalkan sang pujaan hati tapi iya juga penasaran jika hanya diam saja.
Gio melirik sang pujaan hati yang masih menjilati Es cream seperti anak kecil itu lalu iya terkekeh melihat bibir Vina yang sedikit belepotan tangan nya terulur untuk menghapus es cream yang mengotori bibir sang pujaan hati dengan satu jarinya.
__ADS_1
" abang ngak akan pergi lagi, abang akan disini.. untuk melindungi kamu gadis kecilnya
abang " Ucap Gio sambil tersenyum manis.
Sedangkan Vina yang mendengar itu langsung melirik sang kekasih iya melihat sorot mata Gio yang menujukan kejujuran lalu iya replek memeluk Gio.
" benar? Abang mau disini ? ngak pergi lagi? " Vina memastikan.
" Ya babby.. abang udah nyuruh bang Arkhan yang ambil alih semua kerjaan abang disana. " Ucap Gio sambil membalas pertanyaan vina.
" Dan sebebtar lagi kita akan menjadi satu dalam ikatan pernikahan " batin Gio yang merasa senang bahagia bercampur aduk bahkan iya sampai lupa mengabari Asisten nya yang tak lain adalah Arkhan.
Vina yang bahagia tak mampu berbicara apapun meski gadis itu belum tau rencana pernikahan nya yang akan menjadi kejutan untuknya nanti tapi baru mendengar ucapan sang kekasih yang tidak akan meningalkan nya lagi ke negara lain sudah membuat hatinya berbunga2.
" Gendong.. " rengek Vina manja yang membuat Gio terekekeh lalu mengendong sang pujaan hati.
" Makasih sayang.. " Ucap Vina di telinga Gio yang membuat Gio tersenyum senang keduanya nampak bahagia senyuman indah Vina mampu membuat Pria itu lupa akan semua kerjaan nya yang menumpuk.
Sedangkan disisi lain Vian dan Vino yang tadi di suruh sang Daddy untuk mengikuti sang adik yang sedang lari pagi di komplek mendengus kesal melihat keromantisan yang di ciftakan Vina dan Gio.
Keduanya nampak menyesali kenapa tadi mereka tidak menolak perintah Daddy nya saja, bukan karna jiwa jomlo mereka meronta2 tapi karna gara2 mereka ikut lari pagi keduanya jadi kesal sendiri karna sedari tadi Vian dan Vino tidak hanya berdua melainkan bertiga siapa lagi kalau bukan Tasya anak nya Marni yang sangat suka mengganggu dua remaja tampan itu.
__ADS_1
" Kak Vina nya udah pulang tuh bang, mending sekarang abang suitt, " Ucap Tasya dengan lengan yang masih memegang Es cream yang sedang di jilati nya.
Vian Dan Vino saling melirik keduanya nampak mengerutkan dahinya tak mengerti. " Suit untuk apa? " Tanya Vino.
Tasya membuang stek bekas Es cream nya yang sudah habis lalu mengelap sisa2 ek ceram yang mengotiri area bibir nya.
dan hal itu membuat Vian dan Vino yang melihatnya merasa jijik dengan kelakuan bocah nakal di depan nya yang menurutnya sangat jorok.
" Ayo bang kalian suit.. nanti yang menang harus gendongan putri cantik ya " Ucap Tasya dengan peracaya diri nya mengatakan bahwa dirinya adalah putri cantik.
Vian dan Vino saling melirik lalu tanpa berbasa basi keduanya langsung lari tanpa menghiraukan teriakan bocah nakal yang selalu mengganggunya itu.
" Hiss awas aja nanti kalo aku udah gede.. aku pastiin kalian yang akan ngejer2 minta aku buat jadi istri kalian , " Batin Tasya kesal karna di tingalkan oleh kedua pangeran nya.
..." *De*ngan terpaksa putri cantik kaya aku harus jalan kaki deh, hiss.. sial banget dah nasib putri cantik kaya aku, " Ucap Tasya sambil berjalan menuju rumah nya yang kemungkinan masih 1km lagi....
🌹🌹🌹🌹
Jangan lupa mampir ke karya Outhor yang lainya ya😉
* CINTA GADIS KAMPUNG *
__ADS_1
* ISTRI CANTIK TUAN MUDA KEJAM *
TBC 😘