Menikah Dengan Anak Majikan

Menikah Dengan Anak Majikan
Pulang kerumah besar


__ADS_3

H A P P Y R E A D I N G..


🌹🌹🌹🌹🌹


Vino sekarang sudah sampai di tempat tujuan yaitu tempat kelahiran nya, ya Vino memutuskan pulang karena rasa mual yang iya rasakan menganggu pekerjaan nya yang membuta Vino tidak pokus untuk memotret fose para model nya.


🌹Flashblack ON


Tak terasa sudah tiga hari Vino berada kota B dan selama tiga hari pula Vino tidak pokus dengan pekerjaan nya, hampir setiap Vino akan melakukan pemotretan Vino selalu mual dan ingin muntah, bahkan tak hanya itu Vino yang biasanya menyukai apa saja makanan kini menjadi memulah milih makanan nya.


"Hoekk..hoek... "


5 menit kemudian Vino merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur, ini adalah hari ke 3 dan Vino sangat tidak kuat jika harus melakukan pemotretan lain nya, apalagi lokasi nya yang terus berpindah-pindah karena tema pemotretan nya adalah alam jadi otomatis Vino akan banyak mengunjungi tempat-tempat wisata alam.


Vino mengambil ponselnya ingin menelpon seseorang dan tak lama telpon nya tersambung dengan seseorang.


"Hallo!! ada apa sih Vino pagi-pagi udah ganggu aja." ucap seseorang di sebrang telpon yang tak lain adalah Kiky.


"Gue butuh bantuan lo Ky." jawab Vino cepat.


"Bantuan apa? kalo ngak ribet dan mudah gue siap bantu." sahut Kiky dengan menguap lebar karna ini masih pukul 7 pagi dan pemotretan nya di jam 10 siang jadi kiky masih bisa bersantai lebih lama lagi.


"Gue udah lemes banget Ky, kayanya gue mau pulang aja." Ucap Vino.


"Lah lo kenapa lagi Vin? lo masih muntah kaya kemarin?."


"Ya gitu, makanya gue butuh bantuan lo buat bilangin ke Cru sama teman-teman lainya kalo gue ngak bisa ikut pemotretan kali ini."

__ADS_1


"Ya udah ngak ppa Vin, dari pada kaya kemarin lagi kasihan modelnya pada ngeluh kepanasan gara-gara lo terus-terusan minta ulang foto nya, nanti gue bilangin ke tim semoga aja mereka ngerti." Ucap Kiky.


Vino menghela nafasnya pelan lalu mematikan ponselnya tanpa menjawab ucapan Kiky atau pun meununggu jawaban dari Kiky lagi.


"Sebaiknya aku pulang, entah kenapa aku merasa rindu masakan Mommy." Ucap Vino sambil berjalan malas ke kamar mandi berniat untuk menyegarkan tubuhnya sebelum iya berangkat ke bandara.


🌹Flashblack Off.


Vino yang sudah di Taxi menekan layar ponselnya mencoba untuk menelpon seseorang.


"Hallo sayang ada apa? tumben nelpon jam segini." Ucap seseorang di sebrang sana yang tain dan tak bukan adalah Sakira.


"Emm Mom, apa Mommy ada di rumah? Vino kangen masakan Mommy." Tutur Vino yang membuat si abang supir Taxi tersedak air liurnya sendiri karna merasa heran sekaligus terkejut bagaimana bisa seorang pria tampan dan nampak sempurna bisa semanja itu.


"Mommy sedang di luar kota sama Daddy sayang, ada rapat yang harus Daddy ikuti di luar kota, kaya nya besok malam kalau engak lusa Mommy pulang nya,"


"Vino sayang, ahk iya Mommy lupa ada gadis yang menempati kamarmu, dia sedang hamil jadi jika kamu pulang kamu tidur saja di kamar abangmu, dan satu lagi jika kamu mau makan Sup Iga kamu minta buatkan dia saja, gadis itu pandai memasak."


Ya Mom, Vino paham ya udah Vino tutup ya." Ucap Vino sambil mengakhiri sambungan telpon nya.


Setelah melewati jalanan yang tidak terlalu macet mobil Taxi yang di tumpangi Vino pun sampai." Ini uang nya terimakasih." Ucap Vino sambil memberikan uang berwarna merah 5 lembar.


"Terimakasih tuan, ini terlalu banyak." Ucap si abang supir merasa uang yang di berikan Vino terlalu banyak.


"Tidak, itu seimbang dengan kenyamanan ku berada di mobil anda," Ucap Vino lalu berjalan ke arah pintu utama, dan seketika si abang supir pun baru ngeh jika orang yang menaiki Taxi nya itu adalah seorang putra dari pengusaha kaya yang terkenal itu.


Nando Putra siapa yang tidak kenal? nama pengusaha sukses yang memiliki menantu seorang CEO yang juga takalah sukses nya dengan nya, jika dua perusahaan itu bergabung maka tidak akan ada lagi yang bisa meruntuhkan mereka berdua mengingat baik Nando maupun Gio keduanya mempunyai perusahaan yang cukup besar di luar negri.

__ADS_1


Vino masuk kedalam rumah dengan di sambut oleh beberapa pelayan yang berjejer.


Tatapan wajah yang di perlihatkan Vino membuat semua pelayan menunduk.


satu hal yang mereka ingat Vino adalah pria yang tidak menyukai kebisingan, jadi sudah di pastikan jika ada Vino maka semua pelayan sudah di pastikan harus mengungsi ke rumah belakang.


"Aku akan ke atas, selesaikan pekerjaan kalian, ahk dan untuk gadis yang menempati kamar ku dimana dia?." Vino melihat-lihat setiap wajah orang-orang yang berjejer di depan nya tapi semuanya iya kenal, karna meski Vino jarang di rumah Vino selalu di beri tahu nama-nama pelayan di rumah nya oleh sang Mommy.


"Dia diatas tuan muda, nyonya besar menyuruh kami untuk merawat nya," Ucap Ikke yang kini sudah menjadi kepala pelayan, setelah 25 tahun lamanya dia bekerja di tempat ini.


Vino menaikan sebelah alisnya lalu berjalan menaiki tangga. " Cih kenapa Mommy baik sekali, dan kenapa juga harus di kamar ku? apa tidak ada kamar pelayan yang bisa di tempati wanita itu, hiss Mommy benar-benar membuat aku kesal." gerutu Vino sambil berjalan menaiki tangga.


"Aku akan mengusirnya dari kamar ku, enak saja ranjang ku yang empuk itu di tempati gelandangan, cihh memangnya dia siapa? wanita hamil yang tau asal usulnya, menjijikan." Vino berjalan dengan cepat sampai akhirnya Vino sampai di depan pintu kamar nya.


Ceklekk... pintu terbuka.


"Ka..mu..!! "


______


🌹🌹🌹🌹🌹


Sambil nunggu Upp yuk mampir dulu ke cerita aku yang baru😉udah 20 epsd loh😍



jejak !!

__ADS_1


__ADS_2