Menikah Dengan Anak Majikan

Menikah Dengan Anak Majikan
Menghapus jejak.


__ADS_3

H A P P Y R E A D I N G..


🌹🌹🌹🌹🌹


Vino menghentikan aksinya saat di rasa tubuh gadisnya bergetar hebat, pria tampan itu membawa tubuh gadis yang baru di nikahinya itu kedalam pelukan nya untuk menenangkan istrinya.


" Kamu kenapa sayang?. Vino merengkup kedua pipi Billa sambil mendudukan Billa di tepi ranjang.


Billa tidak bergeming pikiran nya mulai kosong, tubuh nya bergetar yang mana membuat Vino semakin khawatir.


"Sayang jangan diam, bicaralah aku mohon." Vino memegang tangan Billa lalu menaruh telapak tangan Billa di wajahnya.


"Pukul aku jika hal itu bisa membuat mu senang, kumohon jangan begini sayang." Vino memukul-mukulkan tangan Billa kewajah nya, air matanya jatuh luruh, kini Vino tau jika Billa mengalami trauma dan semua itu adalah ulah dari perbuatan nya.


"Maafkan aku !! aku memang pria yang payah dan tidak berguna."


Billa tersadar dari pikiran kosong nya dan langsung melihat Vino yang sedang terisak tangis." Kamu kenapa menangis?." tanya Billa heran.


Vino mendongkak lalu menatap wajah cantik Billa." Apa sikap ku yang dulu menyakitimu? jika iya hemm..maafkan aku." hanya kata itu yang bisa terucap dari bibir ranum nan tipis itu.


Billa melihat derasnya air mata Vino, sungguh melihat Vino yang menangis seperti membuat Billa tidak tega, "Itu sudah masa lalu, aku tau kamu tidak bermaksud seperti itu." Ucap Billa seayamengusap air mata Vino dengan jari lentik nya.


"Apakah kamu memulai lagi bersamaku? bersama calon buah hati kita?." tanya Vino seraya menatap wajah Billa penuh harap.


Billa terdiam untuk sejenak, lalu melihat mata Vino yang memperlihatkan ketulusan." Aku mau, jangan pernah buang aku." ucap Billa sambil memeluk Vino.


"Tidak, dan tidak akan pernah."sahut Vino cepat seraya mempererat pelukan nya.


Deg..


Jantung Billa serasa mau copot saat di rasa ada sesuatu benda tumpu yang menusuk ke perutnya. satu detik kemudian Billa menatap Vino yang di balas dengan tatapan lagi oleh Vino.


Billa terperangah tak percaya baik Vino maupun dirinya kedua nya sama-sama tidak memakai sehelang benang pun.


" Emm..aku ____" ucap Billa terhenti karna Vino membungkam mulutnya dengan menaruh satu jari di bibir mungils milik Billa.

__ADS_1


Biarkan aku menghapus semua jejak kesalahanku, aku akan menghapus ingatan mu tentang trauma yang menyiksamu dengan ingatan percintaan yang baru, aku janji." ucap Vino seraya tersenyum.


Billa menarik nafas nya dalam-dalam, Munafik jika dia menolak, dan pada Akhirnya Billa pun memilih menangangguk sebagai jawaban dari keinginan Vino yang mau menghapus jejak ingatan buruk nya.


Pada kenyataan nya hanya Billa lah satu-satunya wanita yang dapat merasakan cium*n pertamanya.


Cium*n yang di berikan si tuan muda membuat Billa yang polos menjadi merona dan tergoda ingin mengenal dan merasakan rasa dari surga dunia.


"Apa kamu siap?." tanya Vino lagi yang baru melepaskan cium*n nya.


Billa yang sudah merasakan hawa panas hanya mengangguk sebagai jawaban nya.


Saat pertama kali melakukan nya jelas-jelas Vino banyak menahan rasa gejolaknya meski Vino dulu melakukan nya di saat dia sedang di bawah pengaruh obat perangsang, tapi meski begitu jelas Vino sadar dengan apa yang telah di lakukan nya pada waktu itu.


Billa terus menerus menggigit bibir mungils nya menahan erengan karena mendapatkan desiran yang amat sangat dahsyat yang menerobos masuk kedalam perutnya.


"Jangan di tahan, biarkan aku mendengarnya." bisik Vino parau dengan embusan nafas panasnya di telinga Billa yang mana membuat gadis itu meremang dengan detak jantung yang tidak bisa terkontrol lagi.


"Vino.."


tubuh Billa yang kini tengah terisi si buah hati terlihat lebih berisi apalagi di bagian-bagian tertentu.


Kali ini Vino benar-benar menghapus semua ingatan Billa pada kejadian beberapa bulan lalu, rasa sakit yang dulu sempat Billa rasakan sampai menangis sejadi-jadinya kini sudah menghilang dan tergantikan dengan rasa luar biasa yang tidak bisa di ungkapkan dengan kata-kata.


"Aku mencintaimu Vino sangat." Billa membatin di sela-sela aktivitas panas nya.


Vino tersenyum saat dirasa tubuh Billa memeluknya dengan erat, dan ketika gelombang itu datang Billa hampir berteriak tapi dengan gesit dan cepat Vino langsung membungkam mulut Billa dengan sebauh cium*n yang membuat Billa kembali lupa dengan rasa yang menjalur hingga keperutnya tadi.


Keduanya melakukan aktivitas itu sampai malam, entah berapa kali Vino melakukan aksi panasnya itu, hingga keduanya terbaring lemah dengan posisi yang saling berpelukan.


Cupp...


Satu kecupan mendarat tepat di kening Billa, "Terimakasih karna telah mau kembali kepelukan ku." ucap Vino seraya tersenyum.


"Jadi anak papah yang baik ya sayang, papah janji akan menjadi suami dan papah terbaik untuk kamu dan mamah mu, terimakasih telah hadir di kehidupan kami." ucap Vino sambil mengelus perut istrinya, satu kecupan di berikan Vino pada perut Billa yang sedikit terlihat buncit itu.

__ADS_1


🌹


Sementara itu di kamar lain tepatnya di kamar Sakira dan Nando pasangan yang sudah menikah hampir 26 tahun itu kini tengah berbaring dengan posisi yang saling berhadapan.


"Apakau lelah sayang." tanya Nando pada istri tercintanya.


Sakira mengeleng." tidak terlalu." jawan Sakira cepat.


Mendengar jawaban istrinya membuat Nando tesenyum lalu perlahan mendaratkan sebuah kecup*n ke pipi wanita yang sudah setia menemani hari-harinya itu.


"Jangan mulai sayang, nanti kamu.._______" ucap Sakira terhenti karna mendapatkan serangan mendadak dari suaminya.


"Hemphhhh...


Saat ingin memulai aktivitas panasnya Nando malah meringis kesakitan.


" Awww.. !!!!


"Gini nih kalo udah tua tapi menolak di panggil tua." cibir Sakira sambil tertawa cekikikan karna penyakit encok suaminya kumat lagi.


"Sayang.." Nando mengerucutkan bibirnya kesal, dengan tangan yang masih mengelus bagian pingang nya yang terasa sakit.


"Udah sini cup..cup..aku peluk aja, jangan bertingkah lagi nanti pingang nya sakit lagi." ucap Sakira sambil merentangkan kedua tangan nya, dan tak lama Nando pun menghamburkan tubuhnya ke pelukan istrinya.


"Terimaksih untuk 26 tahun ini." bisik Nando di telinga istrinya.


Sakira mendongkakan wajahnya, "Sama-sama, terimaksih juga untuk semua kebahagian ini." ucap Sakira. "Aku mencintaimu." sambung nya lagi.


"Akupun, sangat-sangat mencintaimu." jawab Nando sambil menaruh kepala istrinya di dada bidang nya, keduanya tertidur pulas dengan posisi nyaman nya.


________


🌹🌹🌹🌹🌹


Jejak !!

__ADS_1


__ADS_2