
JANGAN LUPA LIKE COMENT AND VOTE !!
Selamat membaca😉
🌹🌹🌹🌹🌹
Setelah melewati perjalanan yang cukup banyak menyita waktu berjam-jam Jet pribadi milik Gio sampai disalah satu bandara Xxxxxx di kotanya.
Gio dan istri tercintanya pulang dengan mobil jemputan nya, sedangkan Arkhan dan Keysa kedua pastsuri hangat itu memilih menunggu jemputan nya di salah satu tempat yang ada di bandara.
Sepanjang perjalanan Gio dan Vina hanya tertidur karna keduanya sangat lelah, Dan tak butuh waktu lama mobil yang di tumpangi Gio dan Vina sampai di depan rumah mewahnya.
kedatangan Gio dan Vina disambut terompet dan beberapa petasan yang mana membuat Vina dan Gio terkaget-kaget keheranan.
Saat Vina dan Gio sudah di ambang pintu keduanya di kagetkan lagi dengan rumah mewahnya yang penuh dengan balon-balon dan rangkaian bunga di setiap sudut ruangan nya.
" Selamat datang Sayang nya Mommy." Ucap Seorang wanita matang yang tak lain Sakira sang Mommy.
" Aa.. Mommy kangen." Vina langsung berlari memeluk tubuh sang Mommy membuat Gio mengelengkan kepala melihat tingkah istri kecilnya yang masih seperti dulu dan fudak ada perubahan nya sama sekali.
keduanya berpelukan sangat lama sampai Akhirnya Suara yang sangat di kenali oleh Vina terdengar di telinga gadis cantik itu.
" Jadi ngak kangen nih sama Daddy nya? apalah daya pria tua ini yang sudah di lupakan princes kecilnya." Ucap Nando sang Daddy penuh drama.
" Lebay, banget sih aki-aki." Cibir Sakira yang membuat Nando mengerucutkan bibirnya karna tidak terima di sebut aki-aki namun saat Nando akan memulai drama nya kembali suara cempreng sang putri kesayangan nya melengking keras di telinganya.
" Daddy.. Vina Rindu 2 minggu ngak ketemu sam Daddy serasa satu tahun." Ucap Vina takalah dramanya dengan sang Daddy.
kwdeanya berpelukan dengan penuh drama tanpa menghiraukan beberapa pelayan yang hampir terhanyut dalam kebaperan melihat keluarga harmonis itu.
Gio mencium pungung tangan mertuanya lalu di balas pelukan hangat oleh Sakira." Makasih ya bang udah jagain princess kita, Mommy dan Daddy menunggu kabar baik dari kalian." Ucap Sakira sambil memeluk mantu kesayangan nya.
Ekhemm..
Ekhemm..
Suara yang hampir sama nyaring nya terdengar di telinga mertua dan menantu itu.
__ADS_1
" Mommy ganjen, main peluk-peluk aja itu suami aku." Cetus Vina nampak tak suka jika Gio di peluk ibunya.
" Dasar mantu ngak ada ahlaqk mertua sendiri di sosor." Cibir Nando terlihat tak suka melihat istri kesayangan nya di peluk pria lain meski pria itu adalah menantunya.
Sakira menatap suaminya dengan bola mata jengah." Dasar aki-aki udah bikin drama cemburuan pula." dengkus Sakira sambil berjalan ke arah dapur.
" Say____ " belum Nando menuntaskan ucapan nya Sakira sudah membekap mulutnya dan membawanya lari ke dapur.
Sesampainya di dapur Sakira menceramahi suami nya yang selalu keceplosan memanggilnya sayang di depan anak-anaknya, bukan Sakira menolak tapi Sakira hanya tidak mau jika keromantisan nya di lihat anak-anaknya yang sudah besar.
" Awas ya sekali lagi panggil sayang di depan anak-anak, malu tau." Ucap Sakira sambil menuangkan teh hangat ke gelas kecil.
" Lah kamu juga ngapain tadi manggil aku aki-aki, aku kan ngak suka." Jawab Nando tak mau kalah.
Sakira melirik suaminya yang sedang meminum teh buatan nya, " Ngak sadar umur, inget umur Mas kan udah hampir kepala 5 masih aja mau di panggil muda." Ucap Sakira dengan tatapan tajam nya membuat Nando menunduk karna takut istrinya marah dan berujung puasa malam.
Sementara di ruang tamu terlihat Vina yang sedang mengerucutkan bibirnya masih kesal karna suaminya di peluk sang Mommy, jelas Vina cemburu mengingat wajah Sakira dari dulu sampai sekarang masih tetap cantik apalagi tubuh sang Mommy yang terlihat masih seksi di usianya yang hampir kepala 4 itu.
Sungguh Vina sangat kesal dan cemburu." Sayang maaf ya, aku tadi replek meluk nya ko, lagian Mommy nya yang meluk duluan." Ucap Gio sambil mengelus-ngelus rambut sang istri.
Vina melirik wajah tampan suaminya, glehk.. entah kenapa setiap melihat wajah suaminya Vina selalu di buat terhipnotis dengan ketampanan yang di miliki suaminya, sorot mata tajam yang selalu di artikan tatapan hangat selalu bisa menghangatkan hati Vina jika sedang marah.
" Sayang.. kamu kan tau kalau cinta aku hanya untuk kamu, dan selamanya akan begitu." Ucap Gio menyakinkan sang istri bahwa rasa cinta nya hanya untuk Vina bahkan jika hati nya bisa di belah iya akan tunjukan bahwa di hatinya pun hanya ada satu nama gadis yang selalu menemaninya 13 tahun lamanya.
" Kita ke atas yu, darah kamu udah tembus tuh." Ucap Gio sambil menggendong sang istri ala Bridt style menaiki tangga, Vina hanya diam tak menolak tangan nya melingkar sempurna di leher putih sang suami.
" Liat tuh anak kamu mas, manja nya kebangetan, perasaan dulu aku pas awal-awal nikah ngak pernah tuh di gendong kaya gitu pas datang bulan." Sakira nampak cemburu melihat kemesraan anaknya.
" kamu mau kaya gitu? di gendong gitu?," tanya Nando yang langsung di anggguki sang Istri.
Dengan langkah cepat Nando mengangkat istrinya seperti yang di lakukan menantunya.
" Aaa.. mau di bawa kemana Mas? kita belum ambil oleh-oleh loh." Sakira mengingatkan.
" Kaya orang miskin aja, kalo perlu nanti giliran kita yang bulan madu bahkan ngak cuman 7 negara tapi seluruh dunia." Ucap Nando yang langsung mendapatkan wajah malas sang istri.
"Sombong." Cibir Sakira.
__ADS_1
Ahkk....
Krekkk..
" Pingangku." Pekik Nando karna pingang ny tiba-tiba terasa nyeri.
" Hahah.. dasar aki-aki ngak inget umur mau gendong cwe cantik alhasil ya gini malah encokan." Ucap Sakira sambil tertawa sedangkan Nando hanya mengerucutkan bibirnya.
kedua nya langsung berjalan ke tempat mobilnya terparkir dengan Sakira yang membantu suaminya berjalan, karna Nando terluhat kesakitan Sakira pun merasa kasihan alhasil iya pun membawa suaminya ke dokter karna takut jika sakit pingang suaminya akan bertambah parah.
Disisi lain tepatnya di sebuah rumah yang tidai terlalu megah namun nampak besar jika hanya untuk tiga orang penguni rumah, Keysa dengan semangat membagikan oleh-oleh nya ke Art nya tak lupa iya juga memberikan oleh-oleh nya ke satpam rumah nya yang hanya berjumlah 2 orang itu.
Arkhan yang tak mau ikut andil dalam masalah yang menurutnya tidak penting utu hanya sibuk melihat ponselnya.
" Om ini buat Ayah, nanti kamu kasihin ya." Titah Keysa pada sang suami.
" Kenapa bukan kamu saja yang memberikan nya, " ucap Arkhan tanpa menoleh ke Keysa.
Keysa hanya diam tidak mungkin iya yang memberikan nya, apalagi mengingat jika sebelum dia pergi berbulan madu ayah mertuanya untuk menggoda suaminya, dan semuanya gagal total semua cara nya menggoda Arkhan berakhir sia-sia dan malah membuatnya terlihat menjijikan karna terluhat seperti gadis mesum.
" Kenapa diam?." Arkhan heran meski sebenarnya iya sudah tahu semua rencana Keysa dan ayahnya.
"Aahha.. tidak aku hanya ingin tidur, Bye." Keysa langsung menarik selimut lalu menciba memejamkan matanya berharap jika Arkhan akan keluar untuk memberikan oleh-oleh untuk mertuanya.
Perlahan-lahan Keysa membuka matanya lalu membuka selimut yang menutupi kepalanya.
" Aaaa....... " Teriak Keysa melengking cempreng karna melihat Arkhan yang berdiri di depan nya dengan tidak menggunakaj baju.
" Seksi banget uh.. roti sobek." Batin Keysa setelah puas berteriak.
__________
🌹🌹🌹🌹🌹🌹
jejak!!!
jejak!!!
__ADS_1
^^Happy Reading^^