MENIKAHI WANITA KAYA

MENIKAHI WANITA KAYA
episode 14


__ADS_3

" bagus, Safira muliyati" sahut Safira yang menatap dirinya di cermin.


Safira pun pergi ke kucing Kitty yang sedang berada di ruang tamu setelah beberapa lama bermain dengan Kitty Safira membersihkan kotoran Kitty. setelah selesai bersih - bersih ia pergi ke kamar kecil untuk membersihkan tangannya. lalu ia masuk ke kamar dan sebelum masuk ke kamar ia matikan lampu sesuai dengan peraturan dari tuan rumah apartemen. tak kunjung beberapa lama pak Yudha pun pulang ke rumah dan menggantinkan sepatunya dengan sendal, dan menyalakan lampu yang tadi mati.


" kehidupan di usia 30- an tidak seperti bayangan ku, tapi karena ini pertama ku lumayan juga" sahut batin Safira dan langsung tidur.


" seperti yang dia katakan kepada ku, kita semua mengalami hidup ini untuk kali pertama" sahut batin Safira.


pak Yudha pun melihat ke kamar teman serumahnya tapi kamarnya sudah tutup. dan ia pun masuk ke kamar dan tidur.


# flesbeck on


" layanan bus hari ini sudah berakhir" sahut pak Yudha membaca jadwal bus hari ini.


pak Yudha hanya menghela nafas berat jadi jalan satu - satunya adalah dengan naik taksi untuk pulang.


# flesbeck of


akhirnya pagi pun menyapa mereka berdua dengan kamar yang berbeda. pak Yudha pun bangun dari tidurnya dan mengumpulkan semua nyawa - nyawa baru pak Yudha bangun. dan keluar dari kamarnya kini mata pak Yudha hanya menatap kamar temanya, ya teman kini tidak menutup pintu kamarnya jadi pak Yudha berinisiatif untuk menutup kamar temanya itu.lalu pada saat ia menutup pintu temanya itu sudah ada Kitty di depan pintu.


" ayo kita makan" sahut pak Yudha yang membawa Kitty untuk makan .


" tidak mau, kenapa aku harus melewatkan akhir pekan bersama mu? " sahut pak Yudha ke penelpon .


" aku sungguh ingin mendekati wanita ini, ku rasa dia terlalu malu untuk bertemu berdua saja. bagian terbaiknya adalah temanya sangat cantik " sahut penelpon ke pak yudha.


" sudah kau lihat foto yang ku kirim " sahut penelpon yang menyuruh pak yudha untuk melihat wanita yang ia sukai.


" belum " sahut pak Yudha yang datar, dan dengan sarapan paginya.


" ayolah, aku tahu kamu akan makan siang dengan makan siang instan menjijikkan, Ken tidak ikut saja ? " sahut penelpon ke pak yudha yang menyuruh pak yudha untuk ikut makan siang bersamanya.

__ADS_1


pak Yudha yang mendengar kata menjijikkan langsung kesal dan langsung memberhentikan makanya dan langsung ngomong ke penelpon dengan nada datar dan Nafas berat untuk membalasnya.


" jangan menghina cara ku menggunakan waktu. pak Aldi, kamu tidak mempunyai perasaan kamu hanya percaya diri melalui hubungan media sosial mu. bagi mu ini mungkin makan siang yang menjijikkan tapi bagi ku ini seperti oasis . aku harus makan sambil mendengarkan orang seperti mu sepanjang Minggu. kamu tahu seberapa besar tekanan yang kalian berikan kepada ku? " sahut pak Yudha yang menjelaskan seberapa besar makan.


" oh hey, aku salah bicara maafkan aku. aku akan minta maaf mari kita riset, atur, dan muat ulang. setuju? " sahut pak Aldi ( ya penelpon itu adalah pak Aldi) ke pak yudha.


" tolong jangan menganggu saat aku coba untuk makan dengan tenang dan damai seorang diri" sahut pak Yudha yang menutup matanya untuk merilekskan pikirannya.


" selama lima hari" sahut pak Yudha yang memberi tahu dengan penekanan.


" ya, itu sangat penting. itu waktu yang sangat penting dan baik, percakapan berakhir oke " sahut pak Aldi ( maaf ya teman - teman yang di episode sebelumnya ada nama pak Andi itu sebenarnya itu nama pak Aldi jadi saya yang salah tulis 🙏🏻) yang sedang berkencan dengan wanita .


" ngomong - ngomong siapa yang tinggal di tempat mu? "sahut pak Aldi bertanya.


" apakah Fira, ah dia bukan apa - apa di Bandingkan kamu" sahut pak Aldi yang sedang memegang tangan wanita.


" tapi lebih baik aku mengajak dia saja, semua temanku sibuk " sahut pak Aldi yang bersemangat.


pak Yudha yang dari tadi makan jadi setelah dia dengar dia di bandingkan dengan yang lain langsung ia mematikan telponnya. setelah mematikan telponnya pak Yudha menghela nafas berat dan langsung makan dan tak lupa pula di temani makan dengan Kitty. di sisi lain pagi - pagi ini Safira sudah berada di swalayan terdekat.


" emm tidak mau " sahut Safira yang mendorong troli belanja sambil menggelengkan kepalanya.


" kamu tahu betapa buruknya aku pada saat kencan buta " sahut Safira yang tidak mau kencan buta dengan seseorang.


" bagaimana bisa seorang penulis cerita tidak punya pengalaman berkencan? kamu menulis adegan ciuman, tapi kamu tidak pernah berciuman" sahut penelpon ke Safira.


" kamu pantas diliput di dalam tv dan tv " sahut penelpon yang mau Safira berkencan.


" hei acara itu sudah kuno lagi pula, ciuman bukan masalah besar" sahut Safira yang melihat - lihat barang - barang yang ada di swalayan itu.


" apa maksudmu? " sahut penelpon yang tidak mengerti apa maksud dari perkataan Safira.

__ADS_1


" bagaimana bisa kamu mengerti itu? " sahut penelpon yang tertuju pada kata ciuman.


" aku... aku banyak melihat acara seperti " tv dalam tv" " sahut Safira yang terbata - bata.


" apa maksudmu ? " sahut Safira yang geram dengan Hafni( ya penelpon itu adalah Hafni sahabatnya Safira).


" sebaiknya kamu tidak diam - diam berkencan" sahut Hafni yang tidak mau sahabatnya itu berkencan dengan orang yang salah.


" tidak mungkin, aku tidak berkencan" sahut Safira yang mengambil satu bungkus yang tidak tahu apa itu tanpa Safira melihat apa namanya dan ia masukkan ke troli.


" hei Hafni ada telpon, nanti saja aku hubungi lagi" sahut Safira yang takut sahabatnya itu bertanya - tanya.


" emm oke " sahut Hafni yang langsung mematikan telponnya.


" ehmm ehh hampir saja" sahut Safira yang takut salah omong Dengan Hafni.


" kamu bodoh? kenapa kamu bilang begitu? " sahut Safira yang melihat apa yang ia ambil tadi.


" pembersih uban dan mortar" sahut Safira yang membaca nama barang yang ia masukan tadi ke troli.


" tidak seburuk itu, akan ku Anggap ini hadiah untuk induk semang ku" sahut Safira yang menaruh barang itu ke trolinya.


" terlihat alami" sahut Safira yang mendorong trolinya lalu melihat barang - barang yang ia butuhkan.


setelah selesai membeli barang yang ia butuhkan Safira pun pulang.


sampai di sini dulu ya kawan - kawan jangan lupa beri komentar yang mendukung serta positif dan juga like serta beri tip. Dan juga jangan lupa jaga kesehatan di masa pandemi ini.


jangan lupa follow


ig : aprihl.ll

__ADS_1


tik tok:Aprianibasir


terimakasih ❤️


__ADS_2