
ia pun mengetik cerita itu mulai start pada saat ia pulang dengan Latif sampai pada malam hari. ia yang kini sudah merasa lapar langsung mengambil Camilan yang ia beli kemarin di swalayan, ia pun lanjut Menulis sambil makan camilannya. ia pun melanjutkan mengetik ceritanya tanpa berhenti sejenak. kini Safira masih ingat akan peraturan masuk apartemen ini. yang pertama ia memulai membersihkan kamar mandi, sampai bersih sampai bersih, setelah beberapa menit membersihkan ia sudah membuat alarm di hpnya supaya ia bekerja sambil menulis ceritanya. dan pada saat hpnya Safira bunyi Safira langsung bergegas langsung ke kamarnya dan menulis kembali ceritanya.
dan setelah hpnya bunyi ia pun keluar dari kamarnya dan langsung membuang sampah plastik dan langsung mendaur ulang. dan setelah 10 menit Safira menulis ia membersihkan atau mengelap debu - debu di rak sepatu dan juga meja makan. dan setelah 10 ia membersihkan ia menulis kembali ceritanya, dan setelah 10 menit bel berbunyi ia membersihkan kaca - kaca. dan setelah 10 menit ia menulis kembali ceritanya, dan setelah 10 menit ia membersihkan pintu kaca. dan setelah 10 menit ia menulis ia membersihkan kompor gas. dan setelah 10 ia menulis ia menyapu rumah dan setelah 10 menit ia mengepel. dan setelah 10 menit ia menulis dan langsung merapikan sofa - sofa yang berantakan pun selesai.
pada sore harinya semua pekerjaan rumah dan menulis cerita pun selesai dalam waktu yang bersamaan. sedari tadi Safira membersihkan kucingnya Kitty yang melihatnya dengan kebingungan, dan sesekali Kitty senyum padanya. ia pun merasa lega karena semuanya selesai. di sisi lain pak yudha yang sedang berada di kantor dan mengerjakan berkas - berkas yang ada dan tiba - tiba ada notifikasi masuk ke hpnya pak Yudha, isi pesannya adalah:
" pembayaran pinjaman anda jatuh tempo pada tanggal 29 September dan suku bunganya menjadi 3,2 persen jadi total pembayaran pinjaman anda adalah sebesar Rp 187. 229 juta rupiah. dan cicilan anda sebesar 864 ribu" sahut pesan masuk tentang cicilan rumahnya.
" bank Indonesia" sahut pesan baru di hp pak Yudha.
pak Yudha dengan sigap langsung berdiri ke papan kantor untuk menulis semua pengeluarannya di papan itu ia pun menghitung apakah ada yang salah atau pengeluaran ya berlebihan. dan pada saat pak Yudha sedang menulis pengeluarannya pak Aldi tiba - tiba lewat. melihat pak Yudha sedang menulis sesuatu di papan kantor, pak Aldi pun penasaran akhirnya pak Aldi pun pergi ke pak yudha.
" pemasukan" sahut pak Yudha yang menulis di papan tulis.
pak Aldi yang berjalan sambil ngemil kacang hanya bisa melihat baru ia bisa masuk ke ruangan itu.
"biaya pengeluaran" sahut pak Yudha yang menulis pengeluarannya apakah sesuai dengan gajinya atau tidak.
jadi papan tulis yang pak Yudha tulis semuanya penuh dengan pengeluarannya.
" jadi cicilan, pinjaman, ansuransi dan makanan" sahut pak Yudha yang menghitung semua pengeluarannya.
" gaji dan uang penyewa rumah" sahut pak Yudha yang menghitung uang penyewa rumahnya.
" makanan kucing dan acara keluarga" sahut pak Yudha yang hanya bisa menghela nafas panjang.
__ADS_1
" gaji dan uang sewa apartemen" sahut pak Yudha yang di antara kedua itu hitungan itu sudah betul.
" kalau begitu" sahut pak Yudha yang melihat semua hitungan lalu memikirkan apakah biaya pengeluarannya lebih.
" pemasukan di kurangi pengeluaran sama dengan minus 300 ribu" sahut pak Yudha yang membagi semua pengeluarannya.
" tanpa ansuransi kesehatan dan tanpa biaya rekreasi" sahut pak Yudha yang menghapus kedua hitungan itu menjadi angka kecil, maksudnya pak Yudha pertama menulis angka 3 dari di perkecil kan menjadi angka 2.
" dan juga ia mengubah pengeluaran makan menjadi 2 " sahut pak Yudha yang memikirkan kembali apa saja yang harus ia keluarkan.
" jumlahnya 45 ribu" sahut pak Yudha yang menulis pengeluaran minumnya.
" jadi kalau pengeluaran makanan kucing apakah saya harus mengubahnya, ahhkk tidak jadi pengeluaran makanan kucing tetap 1 bulan 100 ribu" sahut pak Yudha yang tadinya mau mengubah pengeluaran makanan kucing.
dan pada saat ia sudah selesai menghitung semua pengeluarannya ia pun duduk sejenak untuk melihat kembali semua pengeluarannya sama atau tidak dengan gajinya.
" aku mencoba menyesuaikan pengeluaran biaya hidup ku untuk bulan depan" sahut pak Yudha yang menoleh ke arah pak Aldi yang ada di pintu.
" hebat, bagaimana bisa seorang wanita bisa menyewa tempat di apartemen mu?" sahut pak Aldi yang langsung masuk dan melihat semua pengeluarannya dan langsung mencakar pinggang dan langsung melihat papan tulis itu.
" aku tidak pernah menduga kamu bisa tinggal dengan manusia lain " sahut pak Aldi yang menggerakkan tangannya ke pak yudha agar ia mengerti.
" aku tidak masalah dengan itu, yang aku perlu cuman uangnya saja" sahut pak Yudha yang datar sambil melihat papan tulis itu.
" jika aku mendapat uang sewa selama 10 tahun maka saya akan mendapatkan uang sebesar 3 juta rupiah" sahut pak Yudha yang sudah memikirkan uang penyewanya buat apa saja.
__ADS_1
" jika gaji bulananku dan uang penyewa ku terjamin" sahut pak Yudha yang melihat ke arah pak Aldi.
" dan aku bisa melunasi pinjaman ku selama 12 tahun " sahut pak Yudha yang datar.
" lalu?" sahut pak Aldi yang tidak mengerti.
" jika aku pensiun di usia 50 tahun, maka aku harus bekerja selama 12 tahun dan rata - rata harapan hidup di Indonesia adalah 71, 51 tahun. aku juga bisa menghabiskan 32 tahun hidup ku di rumah" sahut pak Yudha yang menjelaskan tentang data hidupnya.
" dan setelah saya pensiun saya tidak akan sesering itu di rumah pada saat bekerja dan mencari uang" sahut pak Yudha yang melihat papan pengeluarannya.
" karena itu, sebaiknya saya mendapat penyewa rumah dan melunasi pinjaman ku dengan secepat mungkin" sahut pak Yudha ke pak Aldi.
" dan itulah tujuan ku Bekerja di sini" sahut pak Yudha.
pak Yudha yang sedari tadi menjelaskan tentang jalan hidupnya, dan pak Aldi hanya bengong dengan semua penjelasannya.
" baiklah aku mengerti apa maksud mu" sahut pak Aldi yang terlihat letih.
" tapi kamu tidak akan mendapat uang sewa bulan depan" sahut pak Aldi yang mengarah pada Safira, karena Safira bulan depan akan pindah dari apartemen itu.
sampai di sini dulu ya kawan - kawan jangan lupa beri komentar yang mendukung serta positif dan juga like serta tip yaaaa. dan juga jaga kesehatan di masa pandemi ini.
jangan lupa follow
ig: aprihl.ll
__ADS_1
tik tok: Aprianibasir
terimakasih ❤️