MENIKAHI WANITA KAYA

MENIKAHI WANITA KAYA
episode 38


__ADS_3

dan setelah selesai sesi pertama pada penyanggahan, dan tak lupa pula para penonton memberikan tepuk tangan yang meriah.


" cinta adalah sains, gunakan data untuk kencan bukan menikah " sahut pak Aldi yang memperlihatkan prosedur aplikasi " kencan" .


" dia juga tahu cara menjual " sahut Hafni yang datar pada saat melihat foto pak Aldi di panggung.


" sudah ku bilang, kamu jangan menjawab pertanyaannya biar aku saja " sahut pak Aldi yang mengejar pak Yudha yang kini sudah keluar dari ruangan itu.


" kamu hanya menunjukkan wajah baik, apa susahnya?" sahut pak Aldi yang masih mengejar pak Yudha dari belakang.


" sesulit itulah kamu bersikap seperti orang normal sebentar saja? apa permintaanku ini terlalu sulit?" sahut pak Aldi yang menjelaskan pada pak Yudha agar lebih sabar dalam menghadapi pertanyaan - pertanyaan itu.


" pak Yudha, prestasi mu sangat luar biasa. itu sangat menakjubkan" sahut pak Aldi yang memuji pak Yudha agar masuk kembali ke panggung.


" pak Yudha kamu mau ke mana?" sahut pak Aldi yang memegang tangan pak Yudha agar tidak keluar.


" kita baru saja mulai, kita harus ke acara jaringan" sahut pak Aldi yang menyuruh pak yudha agar tidak pulang sebelum acaranya selesai.


" aku tidak peduli kamu orang normal, jadi kamu saja yang mempresentasikan" sahut pak Yudha yang mau pergi dari ruangan itu.


" bukankah itu bagus" sahut pak Yudha yang memberikan kertas prestasi pada pak Aldi dan langsung pergi.


" kenapa dia selalu saja dendam pada ku" sahut pak Aldi yang menghela nafasnya yang berat.


" itu bukan salah satu daya tarik" sahut pak Aldi melihat pak Yudha sudah berada di luar ruangan.


" tapi aku akan menjadi orang yang lebih baik" sahut pak Aldi yang percaya pada dirinya kalau ia bisa mengendalikan dirinya dan langsung pergi mengikuti pak Yudha.


" vila indah" sahut safira yang keluar dari vila itu dan langsung pergi.


" pintunya sudah di kunci, aku datang untuk mengambil barang - barang ku" sahut safira yang mengirim pesan pada seseorang.


" pintunya terkunci, bisakah aku mengambil barang - barang ku?, bisakah aku mengambil barang ku dasar sialan" sahut safira yang menarik napasnya panjang.


" tiba - tiba ibu Afika menelpon safira" .

__ADS_1


" ini kopi mu, bukankah kamu hanya minum kopi ?" sahut ibu Afika yang menyuruh safira untuk minum kopinya, dan sekarang ini safira sedang berada di rumah Afika.


" terima kasih " sahut safira yang langsung mencicipi minumannya.


" minumlah" sahut ibu Afika yang tersenyum pada safira.


" apa kamu masih marah pada ku?" sahut ibu Afika yang bertanya pada safira apakah masalah yang kemarin.


" tidak tapi...." sahut safira yang melanjutkan perkataannya tapi langsung di potong sama ibu Afika.


" aku tahu" sahut ibu Afika yang mengambil sendok takaran gula agar safira berhenti dengan perkataannya.


" tolong maafkan aku " sahut ibu Afika yang meminta maaf pada safira dan langsung duduk .


" aku sudah memikirkan perkataan mu, kamu memang benar. aku selalu bilang ingin melakukan sesuatu yang baru dan kreatif tapi, kita melakukan apa yang biasa kita lakukan" sahut ibu Afika yang menjelaskan pada safira kalau ia ingin menjadi orang yang kreatif dan bermanfaat.


" selalu sama semuanya menjadi revisi dari yang kita lakukan sebelumnya, aku tidak seperti itu saat debut" sahut ibu Afika yang menjelaskan sambil tertunduk.


( debut adalah pertunjukan pertama atau permunculan pertama di muka umum).


" tapi aku harus bertahan " sahut ibu Afika yang hampir mengeluarkan air matanya.


" dan kamu juga tahu aku selalu berharap kamu sukses, kamu harus tahu itu! " sahut ibu Afika memengang tangan safira dengan lebih erat.


" iya aku tahu, aku selalu menghargainya " sahut safira dengan suara berat .


" lalu kenapa kamu melakukan itu? " sahut ibu Afika yang memukul tangan safira dengan pelan.


" lihat kamu sudah ketawa " sahut ibu Afika yang ikut tertawa bersama safira.


" ayo kita minum hari ini" sahut ibu Afika yang menawarkan minuman pada safira.


" apa hanya kita berdua?" sahut safira yang bertanya pada ibu Afika.


" kenapa, apa kamu tidak suka?" sahut ibu Afika yang bertanya lagi pada safira tentang kenapa ia tidak suka dengan minum hanya berdua.

__ADS_1


" bukan, maksud ku bukan begitu. bukankah kamu tidak suka minum sebanyak itu ? " sahut safira yang tidak tahu kalau ibu Afika tidak biasa minum .


" kenapa tidak kita bisa minum, kita bisa minum sekarang" sahut ibu Afika yang tersenyum dan sambil tertawa.


" ayo kita pergi" sahut ibu Afika yang langsung mengajak safira untuk minum sekarang.


" ibu Afika, terima kasih" sahut safira yang ragu - ragu serta takut berterima kasih pada ibu Afika.


" jangan bilang begitu" sahut ibu Afika yang tertawa pada safira, dan safira yang merasa bahagia juga ikut tertawa.


" ayo pergi" sahut ibu Afika yang sudah berdiri dari duduknya dan mempersilahkan safira untuk bangun.


" masih ada sisanya" sahut ibu Afika dan safira yang langsung pergi.


" hallo selamat datang" sahut penjaga pada tamu yang baru datang.


" jadi menemukan teman kencan pada sistem penilaian" sahut pak berjas hitam yang bertanya pada pak Aldi.


" terdengar seperti sistem kasta baru bagi ku" sahut pak jas hitam yang baru mengenal sistem kasta pada kencan.


" berapa jumlah yang kamu harapkan?" sahut pria jas hitam yang bertanya pada pak Aldi berapa jumlah yang mau iya dapat dalam pembelian aplikasi itu.


" karena kami sudah merilis versi barunya Minggu lalu, aku akan mengharap 300 persen lebih baik dari biasanya. ini pasti agak memalukan tapi menurutku begitu " sahut pak Aldi yang menjelaskan pada pria berkacamata yang harus ia dapat.


" bukankah itu berarti kamu tidak butuh investor seperti kami? " sahut pria jas hitam yang memegang minumannya.


" kami membutuhkan investasi kalian untuk bisa berkembang, itu penyelamat hidup kami untuk melangkah lebih jauh" sahut pak Aldi yang menjelaskan pada investornya agar bisa bekerja sama lagi.


( investor adalah orang yang melakukan investasi yang bertujuan untuk mendapatkan imbal hasil atas aktivitas investasi yang di berikan).


" sampai kami mempunyai IPO, tolong jangan ragu - ragu mendukung kami" sahut pak Aldi yang menyuruh para investor itu tetap mendukung mereka sampai sukses.


( IPO adalah IPO atau penawaran umum perdana adalah dunia pasar modal Indonesia).


" aku suka sikapnya" sahut pria berkacamata yang berbicara pada teman dan tertawa pada saat melihat tingkah dari pak Aldi.

__ADS_1


sampai di sini dulu ya kawan - kawan jangan lupa beri komentar yang mendukung serta positif dan juga like serta tip yaaaa. dan jangan lupa jaga kesehatan di masa pandemi ini karena masa PPKM berjalan.


terimakasih ❤️


__ADS_2