
" ini acara tempat CEO kantor dan para investor bisa bertemu " sahut Hafni yang menjelaskan pada safira agar ia mengerti pekerjaannya selama ini.
" acaranya seperti kencan buta " sahut Hafni yang lahap dengan camilannya.
" itu nama yang sangat unik untuk sebuah perusahaan" sahut safira yang ikut meneliti semua cara kerjannya.
" ini adalah aplikasi kencan daring, apa kamu belum mencobanya" sahut Hafni yang memperkenalkan aplikasi baru pada safira.
" jika kamu mengunggah foto di sini, orang - orang akan menilai mu" sahut Hafni yang menjelaskan pada safira yang memainkan aplikasi itu.
" menilai ku ?" sahut safira yang tidak mengerti.
" level orang - orang akan berbeda - beda tergantung skornya" sahut Hafni yang memperlihatkan foto - foto yang pernah ia upload.
" lalu aplikasi mengenalmu pada pria yang levelnya sama seperti mu" sahut Hafni yang masih menjelaskan pada safira kalau ia belum mengerti.
" kalau begitu, aku tidak bisa menemui pria yang levelnya lebih tinggi?" sahut safira yang sudah mulai mengerti.
" iya, tapi jika kamu ingin bertemu dengan seseorang seperti itu, kamu harus membayarnya lebih, luar biasa bukan " sahut Hafni yang menoleh pada safira dan langsung merapikan rambutnya.
" itu berarti semacam sistem kasta ?" sahut safira yang tersenyum dan tertawa kecil.
( sistem kasta adalah bentuk sistem pelapisan sosial yang di tandai oleh pewarisan status sosial secara turun - temurun yang di sertai dengan penetapan peran sosial, pekerjaan, aturan perkawinan dan norma pada kelompok dalam sistem tersebut).
" ku rasa itu akan membuat beberapa orang merasa buruk " sahut safira yang langsung tidak suka dengan aplikasi jodoh itu.
" apa kamu tahu, aplikasi ini sudah di gunakan banyak orang" sahut Hafni yang memperlihatkan ranting yang di peroleh aplikasi itu.
" mereka yang paling menonjol untuk acara besok" sahut Hafni yang langsung meletakkan hpnya di lantai sebelah ia duduk.
" dan juga setiap investor selalu berinvestasi di sana" sahut Hafni yang memperlihatkan lagi kelebihan dari aplikasi itu.
" kesehatan mental orang - orang di jaman sekarang Bagus" sahut safira yang menoleh pada dinding tembok.
__ADS_1
" tentu saja, mental mu juga harus kuat pada saat berkencan" sahut Hafni yang mulai berkonsentrasi pada kerjanya dan tak lupa pula camilan kecil yang masuk pada saat pembicaraan berhenti.
" jika tidak akan gagal " sahut Hafni yang masih berkonsentrasi pada komputernya.
" di zaman sekarang kencan menjadi semacam kompetisi" sahut Hafni yang lagi - lagi memasukkan camilan pada mulutnya.
" apa kamu mengerti maksud ku? " sahut Hafni yang menoleh pada safira.
" apa ada lubang di rahang mu? kenapa remahnya di mana - mana ?" sahut safira yang membersihkan remah - remah yang jatuh di komputer Hafni.
" astaga " sahut safira yang tertawa dan juga di ikut sama Hafni.
" manusia lebih ramah yang kita pikirkan, kita fokus saja pada pemikiran itu" sahut pak Yudha yang kini sedang berada di panggung dan sedang mempresentasikan hasil kerjanya.
" kenapa banyak orang yang gagal dan acara kencan buta?" sahut pak Yudha yang menjelaskan apa itu kencan buta.
" obrolan yang cocok dan pandangan yang baik terhadap satu sama lain" sahut pak Yudha yang dengan pedenya mengatakan kencan buta pada penonton.
" manusia punya naluri dasar, karena itulah kami membuat aplikasi ini. dan pria cenderung fokus pada penampilan wanita, dan di sisi lain wanita tentang kemampuan pria " sahut pak Yudha yang masih menjelaskan tentang apa itu kencan buta.
" aplikasi ini juga mempertimbangkan jarak fisik Antara manusia, dan aplikasi ini akan mempertemukan kalian dengan orang di jarak terdekat, dan hasilnya 350.000 orang yang bergabung selama lima bulan ini" sahut pak Yudha yang menjelaskan sudah berapa orang yang mendownload aplikasi itu.
" dan penjualan kami mencapai saat ini sudah mencapai 3 juta ribu rupiah perbulanya" sahut pak Yudha yang menunjukkan grafik kenaikan pembelian aplikasi.
" ngomong - Ngomong " sahut pak berkacamata dan berjas hitam mau memberi gagasan.
" iya?" sahut pak Yudha yang mau menanggapi pernyataannya.
" kenapa nama aplikasinya bernama " kencan" kenapa bukan " menikah " ?" sahut pria berkacamata dan berjas hitam yang bertanya pada pak Yudha.
" dan bukankah lebih baik di tekankan pada hasil cinta, atau pernikahan?" sahut pria berkacamata yang bertanya lagi pada pak Yudha.
" bagaimana bisa pernikahan di sebut sebagai hasil cinta?" sahut pak Yudha yang menanggapi dengan sungguh - sungguh, dan pada saat pak Yudha menanggapi pernyataan itu pak Aldi yang di sampingnya hanya melihat secara Heran.
__ADS_1
" bukankah kita berkencan untuk menikah? jadi bagaimana bisa bukan hasil dari cinta? sahut pria berkacamata yang bertanya lagi pada pak Yudha.
" dengan adanya pernikahan akan membatasi kita dengan kebebasan, kalau di masyarakat modern pernikahan hanyalah sistem mencari gen. dan tidak lebih dari itu" sahut pak Yudha yang menggelengkan kepalanya karena tanda salah.
" Anda membicarakan hasil dari cinta? itu adalah harapan palsu dari mereka bagi mereka yang ketinggalan zaman" sahut pak Yudha yang masih menjelaskan apa itu kencan buta.
pak Aldi yang berdiri di sampingnya hanya bisa menggelengkan kepalanya.
" mereka hanya mau melanjutkan sistem dengan mengatasnamakan cinta" sahut pak Yudha yang selesai menanggapi pertanyaan dari pria berkacamata.
" apa maksudnya? apa maksudnya ketinggalan zaman" sahut pria yang bertanya lagi pada pak Yudha.
" kenapa di bicara seperti itu?" sahut Hafni yang sekarang ini juga mengikuti seminar aplikasi kencan.
" apa maksudmu orang - orang yang ada di generasi ku?" sahut pria Berkacamata yang ikut menyangga lagi pada pak Yudha.
" tidak, maksud kami bukan begitu" sahut pak Aldi yang menarik napas dalam - dalam agar bisa membantu menyangga.
" aplikasi kami di tujukan untuk berkencan bukan untuk pernikahan" sahut pak Aldi yang memperjelas kembali presentasi itu.
" semua orang pasti memiliki nilai yang berbeda, dan itu mempengaruhi fokus dan pendapatan mereka mengenai pernikahan" sahut pak Aldi yang memperjelas kembali maksud dari pak Yudha.
" tapi ini kita hanya membagi satu nilai dengan orang yang kita kencani dan itulah cinta" sahut pak Aldi yang memberi tahu kalau kita menggunakan aplikasi itu kita akan memberi nilai pada teman yang kita kencani.
dan selesailah sesi pertama pada penyanggah dan tak lupa pula para penonton memberikan tepuk tangan yang meriah.
" cinta adalah sains, gunakan data untuk kencan bukan menikah" sahut pak Aldi yang memperlihatkan prosedur aplikasi " kencan" .
" dia juga tahu cara menjual" sahut Hafni yang datar pada saat melihat foto pak Aldi di panggung.
Sampai di sini dulu ya kawan - kawan jangan lupa beri komentar yang mendukung serta positif dan juga like serta tip yaaaa. dan jangan lupa jaga kesehatan di masa pandemi ini karena masa PPKM berjalan.
terimakasih ❤️
__ADS_1