MENIKAHI WANITA KAYA

MENIKAHI WANITA KAYA
episode 48


__ADS_3

setelah berbincang - bincang dengan pak Yudha sampai pukul 22. 00 WIB, safira pun pamit untuk tidur karena merasa sudah lelah.


tak lupa juga pak Yudha langsung menyikat giginya sebelum tidur dan langsung mematikan lampu - langsung dan mengatakan pada safira " selamat malam" sahut pak Yudha pada safira.


safira yang mendengarnya hanya bisa tersenyum dan berkata.


" selamat malam juga" sahut safira yang langsung masuk ke kamarnya.


kini mereka berdua pun membuka lembaran baru, karena dalam beberapa hari lagi mereka berdua akan menikah.


dan di pagi hari yang cerah ini safira yang baru saja bangun dan langsung merenggangkan tubuhnya agar tidak lemas lagi.


" tidurku sangat menyenangkan" sahut safira yang memandangi langit - langit rumahnya.


iya pun bangun dalam keadaan tersenyum dan gembira, dan ia pun langsung pergi ke dapur untuk membuat sarapan paginya.


nasi goreng yang di tambahkan dengan telur dan juga bumbu - bumbu seadanya yang ada di dalam lemari pendingin.


setelah selesai memasak ia pun langsung melahap sendok demi sendok dari nasi itu.


dan tak lupa pula senyuman yang masih terpancar di pipi manisnya.


pak Yudha yang baru saja keluar dari kamarnya langsung mengendong kucingnya Kitty. safira yang melihat pak Yudha yang keluar dari kamarnya langsung saja berdiri dan menyapa pak Yudha dalam keadaan nasi yang masih penuh di mulutnya.


" selamat pagi " sahut safira yang menutup mulutnya dengan tangan karena nasi yang masih penuh di mulutnya.


" iya selamat pagi " sahut pak Yudha yang menganggukan kepalanya dengan arti menyapa safira.


pak Yudha langsung saja melihat apa yang Safira makan sampai mulutnya terisi penuh.


" akhhh apa kamu mau " sahut safira yang menawarkan pada pak Yudha sarapan yang ia buat.


" sarapan yang ku buat ini terlalu banyak" sahut safira yang menawarkan nasi goreng pada pak Yudha.


" tidak usah, saya hanya meminum secangkir kopi susu itu sudah membuat ku kenyang" sahut pak Yudha yang menggelengkan kepalanya dengan arti tidak mau.


" oh, baiklah" sahut safira yang menganggukan kepalanya dan langsung duduk.

__ADS_1


pak Yudha pun langsung mengambil satu cangkir untuk membuat kopi susu untuknya. tapi, saat ia mengambil secangkir gelas matanya hanya melihat nasi goreng buatan safira.


pak Yudha langsung membuat kopi susunya dan langsung duduk di sofa dengan kucingnya Kitty.


sebelum pak Yudha meminum kopi susunya itu ia pun terlebih dahulu menghirupnya terlebih dahulu uap dari kopi itu.


safira yang sedari tadi menyuapi nasi goreng itu ke dalam mulutnya.


dan seketika ia pun melihat pak Yudha yang sedang menghirup uap dari kopi susu itu sebelum ia minum.


" ini enak sekali, aku merasakan tidak merasakan pagi hari ini tidak sama seperti hari - hari sebelumnya " sahut safira yang terus saja memasukan sendok demi sendok ke dalam mulutnya.


" seperti dengan kata pepatah, aku yaris hampir tidak bisa menafkahi hidup ku " sahur safira yang menghabiskan semangkuk penuh dengan nasi goreng itu.


" dan bagaimana bisa aku berkencan dan mencintai dalam kondisi seperti ini?" sahut safira yang terus memandangi pak Yudha.


" aku bahkan tidak punya 100 ribu untuk deposit, dan dengan pernikahan ini aku bisa mendapatkan diskon sebesar 50 ribu " sahut safira yang berpikir tentang uang diskon itu dan langsung senyum karena tidak membayar uang muka lagi, seperti ia datang ke apartemen ini dulu.


" dan berapa jumlah ku mengontrak selama dua tahun ?" sahut safira yang mengisap lima jarinya karena masih ada nasi yang menempel di jari - jarinya.


" aku sekarang ini sangat merasa nyaman, Kitty dan aku sudah lama sekali sejak aku merasakan akhir pekan yang damai ini " sahut pak Yudha yang mengelus - Elus bulu Kitty sampai - sampai Kitty tertidur di pagi hari, karena pak Yudha merasakan akhir pekan yang ini ia sangat menyukainya karena sedikit terasa damai.


" dan aku tidak menderita lagi saat kencan buta dan aku juga merasa tertekan karena daur ulang sampah" sahut pak Yudha yang mengotak - Atik hpnya.


" dan dengan memberikan diskon 50 ribu, aku juga mendapat ketenangan berharga" sahut pak Yudha yang bergumang di dalam hatinya.


setelah selesai memakan nasi goreng, safira pun langsung mencuci mangkuknya.


tapi pada saat ia sedang mencuci mangkuk itu, ia pun bertanya pada pak Yudha.


" tadi aku pakai satu buah telur untuk membuat nasi goreng" sahut safira yang memberi tahu pada pak Yudha.


" dan aku akan mengganti telur itu saat aku sudah bekerja" sahut safira pada pak Yudha.


pak Yudha yang mendengar akan mengganti telur yang ia pakai ia pun langsung berkata.


" baiklah" sahut pak Yudha yang menganggukan kepalanya.

__ADS_1


setelah selesai mencuci mangkuk tadi safira pun langsung beralih ke makanan kucing Kitty.


ia pun langsung mengambil semangkuk makanan kecil, untuknya nanti saat Kitty sudah bangun.


pak Yudha yang melihat safira hanya terlihat kebingungan tapi saat safira sedang menaruh makanannya Kitty seketika ia langsung tersenyum.


" iya, saya menikahi penyewa ku adalah pilihan yang sangat tepat " sahut pak Yudha yang tersenyum pada safira akan tingkahnya.


tapi saat safira sedang menaruh makanannya Kitty tiba - tiba ada yang menelponnya.


" iya hallo" sahut safira yang menjawab telponnya.


" apa? apa hari ini ?" sahut safira yang kaget.


" ohh, baiklah aku akan datang malam ini, iya baik. hati - hati di jalan " sahut safira yang langsung menutup telponnya.


" apa itu dari orang tua mu ?" sahut pak Yudha yang mendengarkan percakapannya safira, dan langsung bertanya pada safira.


" i.... iya, ada pernikahan yang di adakan di dekat sini" sahut safira yang membalikkan badannya dan melihat pak Yudha agar memberi tahu padanya agar lebih jelas.


" sepertinya aku harus ke rumah adikku malam ini" sahut safira yang lebih dulu meminta izin pada pak Yudha.


" kalau begitu, apa aku harus ikut dengan mu "sahut pak Yudha yang terbata - bata.


" a.... apa ? kenapa?" sahut safira yang kaget dan langsung membulatkan matanya.


" jika kita akan menikah, aku harus memberi salam pada mereka " sahut pak Yudha yang menjelaskan pada safira agar ia mengerti dengan perkataannya tadi.


" ohhh iya kamu benar " sahut safira yang mulai mencari alasan yang tepat supaya pak Yudha tidak mengikutinya.


" jadi kita harus melakukannya sebelum kita menikah " sahut safira yang tidak mau pak Yudha ikut dengannya pada malam nanti.


sampai di sini dulu ya kawan ,- kawan jangan lupa beri komentar yang mendukung serta positif dan juga like serta beri tip yaaaa.


dan jangan lupa jaga kesehatan di masa pandemi ini karena masa PPKM berjalan.


terimakasih ❤️

__ADS_1


__ADS_2