
" kenapa kamu makan pada pukul 05.00 WIB " sahut safira yang menaruh makanan kucing pada mangkuk.
" jangan .....jangan diam, nanti tuan mu bisa bangun" sahut safira yang menyuruh kucing Kitty untuk makan secara perlahan.
tiba - tiba saja ada orang yang masuk ke dalam apartemen. yak dia itu adalah pak Yudha yang masuk karena sehabis pulang kerja.
" dari mana kamu?" sahut safira yang membulatkan matanya karena terkejut.
" bekerja " sahut pak Yudha yang datar.
" apa jam segini?" sahut safira yang kaget dan langsung membulatkan matanya.
" iya " sahut pak Yudha ke safira.
" apa kamu baru bangun?" sahut pak Yudha yang bertanya pada safira apa dia baru bangun.
" iya " sahut safira yang biasa saja.
" jam segini ?" sahut pak Yudha yang bertanya pada safira.
" iya " sahut safira yang langsung berdiri.
" aku yakin aku sudah memberitahu kemarin, bahwa aku akan pergi ke stasiun dengan kereta pertama" sahut safira yang menjelaskan bahwa ia akan pergi.
" apa maksudmu kereta terakhir?" sahut pak Yudha yang bertanya pada safira.
" kereta terakhir?" sahut safira yang terkejut karena kereta terakhir.
" kamu jahat sekali, apa maksudmu dengan kereta terakhir ?" sahut safira yang marah karena pak Yudha mengatakan kereta terakhir.
" kamu menganggap ku apa? sejak, semalam kamu sudah bersikap jahat kepada ku" sahut safira yang kesal dengan sikap pak Yudha.
" aku Banyak pikiran, jadi aku hampir tidak bisa tidur selama 2 jam " sahut safira yang menoleh ke arah dapur.
" aku bangun pagi - pagi agar bisa pergi ke stasiun kereta di jadwal yang pertama" sahut safira yang kesal.
" aku juga tidak menyangka kamu akan sejahat ini" sahut safira yang menyalahkan pak Yudha.
" aku hanya mengatakan yang sebenarnya" sahut pak Yudha yang mulai menjelaskan.
" karena pada saat ini kereta pertama tidak bisa beroperasi lagi" sahut pak Yudha yang menjelaskan kembali kepada safira agar dia mengerti.
__ADS_1
" maaf apa?" sahut safira yang tidak mengerti.
" sekarang " sahut pak Yudha yang mengangkat tangannya agar bisa melihat jam berapa sekarang.
" sekarang sudah pukul 17.00 WIB" sahut pak Yudha ke safira.
"jadi kamu tidak bisa naik kereta yang pertama lagi" sahut pak Yudha yang menjelaskan kalau ia pergi harus menggunakan kereta terakhir bukan yang pertama lagi.
" apa Sekarang bukan pukul 05.00 WIB" sahut safira yang tadinya bengong karena penjelasan pak Yudha.
" jadi sekarang pukul 17. 00 WIB" sahut safira yang membulatkan matanya.
" iya " sahut pak Yudha yang menganggukan kepalanya.
" jadi, aku bukan tidur bukan hanya 2 jam " sahut safira yang melihat ke langit - langit rumah.
" iya kamu bukan tidur selama 2 jam tapi, kamu tidur selama 14 jam " sahut pak Yudha yang menghitung berapa lama safira tidur.
" benarkah?" sahut safira yang terkejut dan hanya bisa tertunduk karena malu.
" iya, benar " sahut pak Yudha yang menyakinkan kembali penjelasannya tadi.
dan tiba - tiba saja perut safira bunyi karena belum makan pagi, ia pun langsung memengang perutnya dan malu kalau pak Yudha mendengar suara kreek di perutnya.
safira yang sudah merasa lapar langsung menyeruput mie instan itu, tapi ia yang merasa tidak enak dengan pak Yudha langsung menutup kembali mie instan itu.
" aku yang salah mengatur alam " sahut safira yang memulai obrolan mereka berdua.
" aku benar - benar sudah mengatur rencana untuk pergi ke kereta untuk naik kereta yang pertama" sahut safira yang memberi tahu pak Yudha kalau ia sudah membuat alarm.
" iya, aku lihat tidur mu sangat nyenyak. jadi, aku tidak tega membangunkan mu" sahut pak Yudha yang berpura - pura.
" sepertinya kamu tidak bisa tidur dengan nyenyak akhir - akhir ini" sahut pak Yudha yang selalu melihat gerak - gerik safira selama ia tinggal di apartemennya.
" apa tempat tinggal baru mu itu tidak nyaman?" sahut pak Yudha yang menunduk pada saat mengatakan tinggal di tempat baru.
" kenapa kamu bersikap seperti ini kepada ku? " sahut safira yang bertanya pada pak Yudha.
" dan kenapa kamu selalu bersikap baik kepada ku?" sahut safira yang bertanya lagi pada pak Yudha.
" aku?" sahut pak Yudha yang bertanya apakah yang di maksud oleh safira itu adalah dia atau bukan.
__ADS_1
" iya" sahut safira yang spontan.
" kamu memberiku mie instan yang isi 2 sedangkan kamu yang kecil, dan kamu juga memberi ku sarung bantal yang baru" sahut safira yang bertanya pada pak Yudha apa maksud dari semua ini.
" itu " sahut pak Yudha yang mau melanjutkan perkataannya tapi langsung di potong oleh safira.
" kamu bahkan meminta ku untuk menikah dengan mu" sahut safira yang bertanya pada pak Yudha.
" aku meminta mu untuk melupakan kejadian semalam " sahut pak Yudha yang menyuruh safira untuk melupakan kejadian semalam.
" tapi aku mendengar ucapan mu " sahut safira yang membantah.
" tidak usah, dan tidak perlu di pikirkan" sahut pak Yudha yang datar.
" tapi aku memikirkannya " sahut safira yang banyak pikiran tentang pernikahan.
" mie - nya sudah lembek, ayo makan " sahut pak Yudha yang tidak mau membahas tentang pernikahan.
" apa.... kamu menyukai ku?" sahut safira yang bertanya pada pak Yudha.
mendengar kata pernikahan pak Yudha tiba - tiba langsung bengong.
" tidak " sahut pak Yudha yang menaruh mie cup ya di meja.
" aku memberimu mie cup isi 2 karena aku tidak suka makan makanan pedas dan banyak " sahut pak Yudha yang menjelaskan pada safira agar ia tidak bertanya lagi padanya.
" dan aku juga memberimu sarung bantal baru karena tidak sehat kalau tidak menggunakan sarung bantal. dan soal terkait soal lamaran itu " sahut pak Yudha yang berhenti sejenak agar membuat safira jadi penasaran.
" aku menanyakan padamu karena aku sedang butuh" sahut pak Yudha ke safira.
" apa cuman membutuhkan ku?" sahut safira yang tidak mengerti.
" iya " sahut pak Yudha yang datar.
" jika harus menikah kamu adalah pilihan yang tepat untuk ku" sahut pak Yudha Yang menjelaskan semuanya pada safira.
" dan apa yang membuat mu ...... apa yang membuat mu menyimpulkan seperti ini?" sahut safira yang bertanya lagi pada pak Yudha.
" aku perlu orang yang mengurus rumah dan dan kamu juga perlu rumah " sahut pak Yudha yang bertolak belakang dengan ajakan ibunya kemarin.
" dan aku perlu orang yang membayar uang sewa secara rutin" sahut pak Yudha yang mengarah pada safira.
__ADS_1
sampai di sini dulu ya kawan - kawan jangan lupa beri komentar yang mendukung serta positif dan juga like serta beri tip yaaaa. dan jangan lupa jaga kesehatan di masa pandemi ini karena masa PPKM berjalan.
terimakasih ❤️