
" karena itu, sebaiknya saya mendapat penyewa rumah dan melunasi pinjaman ku dengan secepat mungkin" sahut pak Yudha ke pak Aldi.
" dan itulah tujuan ku Bekerja di sini" sahut pak Yudha yang angkuh.
pak Yudha yang sedari tadi menjelaskan tentang jalan hidupnya, pak Aldi hanya bisa bengong dengan semua penjelasannya.
" baiklah aku mengerti apa maksud mu" sahut pak Aldi yang terlihat letih.
" tapi, kamu tidak akan mendapat uang sewa bulan depan" sahut pak Aldi yang mengarah pada Safira, karena bulan depan Safira akan pindah dari apartemen itu.
" jadi menurut mu kapan itu akan terjadi" sahut pak Yudha yang menusuk.
pak Aldi pun yang merasa pak Yudha menusuknya langsung dengan sigap pak Aldi menyuruhnya untuk bekerja.
dan sekarang tepat pukul 21.00 WIB, pak Yudha baru pulang ke apartemennya. ia masuk dalam keadaan tersenyum karena kucing Kitty yang menyambutnya di pintu masuk. pak Yudha melihatnya langsung mengelusnya selama beberapa menit dan langsung membuka sepatunya langsung di ganti dengan sendal rumah. selesai memakai sendal pak Yudha pun menggendong Kitty dan tanpa di sadari pintu kamar Safira terbuka, pak Yudha pun juga tidak sengaja melihat Safira tertidur pulas di lantai. pak Yudha pun dengan sigap memalingkan wajahnya dan langsung menutup pintu kamar Safira. setelah menutup pintu kamar Safira pak Yudha pun Menganti pakaiannya dengan baju tidur, tapi sebelum tidur ia pun menyempatkan diri untuk menyikat gigi dan mencuci muka.
dan pada saat pak Yudha mau berkumur - kumur karena menurutnya giginya sudah bersih, tapi pada saat ia mau berkumur - kumur ia melihat lantai kamar mandi yang bersih dan kinclong. setelah selesai dengan menyikat gigi dan membersihkan muka pak Yudha minum air karena kehausan. dan pada saat pak Yudha mau duduk untuk minum tiba - tiba matanya tertuju pak tempat pencuci piring yang putih dan bersih. ia pun langsung lanjut ke tempat gordennya, ya sama juga bersih dan tidak ada noda. ia pun langsung memicingkan matanya ke arah kamar Safira. ia yang tadinya mau minum air terpaksa membawa air itu ke kamarnya. tak lupa pula ia mengecek apakah Safira mengerjakan pekerjaan rumah dengan benar atau tidak.
" ketekunan, daur ulang, kedewasaan, dan kebersihan kucing" sahut pak Yudha yang sedang menyelidiki apakah Safira mengerjakan dengan betul atau tidak.
pak Yudha juga tidak hanya melihat tata kerja Safira tapi juga melihat semua penyewa rumah lainya, yang pertama ia melihat penyewa.
penyewa 1 : bernama Dzikri dia itu bertrokan kepribadian.
penyewa 2 : bernama Nasrun dia itu perokok, dan pembawa wanita malam. ketekunan, daur ulang, kedewasaan dan kebersihan kucing" sahut pak Yudha yang meneliti semua penyewa rumahnya dan kali ini Safira yang bagus menurut pak Yudha.
"alasan di diskualifikasi penyewa rumah adalah kelalaian dalam menjalani tugas" sahut pak Yudha yang menggelengkan kepalanya.
" dan kemungkinan juga dia peminum alkohol, pengemar dan suka marah - marah pada kucing " sahut pak Yudha yang tidak suka dengan penyewa itu.
__ADS_1
"dan penyewa yang terakhir yang bernama : Safira Muliati " sahut pak Yudha yang mengirim semua kinerja Safira ke pak Aldi.
pak Aldi yang sedang main hp karena gabut pun mendapat pesan dari pak Yudha bahwa kinerja Safira bagus, dan di beri nilai oleh pak Yudha sebesar 4,5.
" apa...aa 4,5 apa ini mungkin?"sahut pak Aldi yang membulatkan matanya Karena kaget.
" ku rasa kamu harus tinggal dengan ya " sahut pak Aldi yang melihat pak Yudha yang sedang berdiri di depanya.
" kalau kamu tinggal dengan ya maka kamu akan mendapat nilai setinggi ini dari orang gila seperti mu " sahut pak Aldi yang tertuju pada pemilik asli apartemen pak Yudha.
" dan juga jauh lebih sulit kalau mendapat nilai sempurna seperti mu dari kantor" sahut pak Aldi yang mengarahkan pak Yudha.
" tapi aku juga tidak bisa tinggal dengan ya " sahut pak Yudha yang datar dan tanpa melihat ke arah pak Aldi.
" kenapa tidak? kan ada banyak pria dan wanita yang menjadi teman serumah " sahut pak Aldi yang menggerakkan kedua tangannya.
" aku tidak bisa melakukan itu, itu terlalu beresiko" sahut pak Yudha yang tidak menyukai Safira untuk tinggal di rumahnya.
" resiko macam apa ?" sahut pak Aldi yang tidak mengerti perkataan pak Yudha.
" apa yang mungkin akan terjadi?" sahut pak Aldi yang memajukan kepalanya karena tidak tahu.
" alasan di diskualifikasi nya adalah " sahut pak Yudha yang seketika ia mengingat kembali Safira dengan ya berciuman di halte bus.
" dia wanita " sahut pak Yudha yang mau safira keluar dari apartemen itu.
tak lama pak Yudha menulis ia pun terlelap dalam tidurnya. kini pagi cerah telah menyapa mereka berdua. Safira pun bangun langsung membersikan dirinya setelah mandi langsung ia membuang sampah ke tempat sampah. pak Yudha yang baru bisa mengumpulkan nyawanya dan langsung mandi. setelah mandi pak Yudha pun bergegas menuju ke kantor karena ia takut terlambat. dan pada saat ia mau pergi ke kantor ia melihat Safira sedang mendaur ulang semua plastik minumannya. Safira yang merasa ada orang yang melihatnya hanya tersenyum. pak Yudha pun langsung tersenyum padanya.
" apa ini?" sahut wanita yang sedang berkumpul bersama keluarganya dan juga sedang membuang sampah plastik.
__ADS_1
" biar aku saja " sahut ibu yang sedang membuang sampah plastik.
" jadi? apa ini?" sahut ibu itu yang melihat pak Yudha yang sedang berjalan ke arah safira yang mendaur ulang sampah plastik.
" kamu sudah mau berangkat kerja ?" sahut Safira yang ramah karena ia tau pak Yudha akan datang ke arahnya.
" iya " sahut pak Yudha yang datar namun sopan.
" kamu tidak perlu mendaur ulang lagi " sahut pak Yudha ke Safira.
" tapi ini sekarang adalah tugas ku" sahut Safira ke pak yudha.
" itu yang harus ku lakukan sampai pindah" sahut Safira yang sudah tau nanti Akhir bulan ini ia akan pindah.
" begitu, yaa" sahut pak Yudha yang menganggukkan kepalanya dengan tanda mengerti.
" iya, kalau begitu sampai jumpa nanti" sahut Safira yang sopan pamit dan tidak mau berbasa - basi dengan pemilik apartemennya.
" tunggu" sahut pak Yudha yang menghentikan Safira yang mengambil botol plastik itu, dan dengan sigap Safira langsung bangun dan menoleh ke arahnya.
sampai di sini dulu ya kawan - kawan jangan lupa beri komentar yang mendukung serta positif dan juga like serta tip yaaaa. dan juga jangan lupa jaga kesehatan di masa pandemi ini.
jangan lupa follow.
ig : aprihl.ll
tik tok: Aprianibasir
terimakasih ❤️
__ADS_1