
assalamualaikum... yang suka misteri, mampir dong ke mata dewa(wadak part 3)
"Baguslah, aku sudah mencari aliran fashion barat. Bukan hanya Ratu saja, tapi tamu kehormatan lain juga bisa mendengarkan ceritaku. " batin Melody.
"Apapun topiknya, ia bisa menceritakan dengan luwes. Padahal aku hanya mengincar gelar keluarganya, tapi kalau dilihat lihat ia pandai bicara juga. Dis gadis yang sangat menarik. " batin Ratu Anna.
"Sepertinya putri Garden mengetahui segalanya ya. " kata putri Wati yang duduk di sebelah kiri Ratu Anna. "tapi apa kalian semua tahu, ada cerita yang lebih menarik. " katanya.
"Cerita yang lebih menarik. " tanya Ratu Anna penasaran. Dengan kelingan licik, putri Wati tersenyum sambil berdehem dan melirik Melody.
"Ada gosip kalau putri Garden adalah seorang penyihir. " ujar putri Wati.
"Penyihir." yang lain terkejut mendengar perkataan putri Wati.
"Pengguna benda sihir yang punya kemampuan membangkitkan kekuatan sihir dari benda sihir di sebut penyihir kan. " ujar putri Wati sambil tersenyum puas. "beberapa hari yang lalu muncul gosip seorang penyihir di tempat pelelangan kan, sebenarnya di sana ada kerabat saya dan pelayannya yang mengatakan hal itu. Ternyata penyihir itu adalah pemimpin keluarga Garden. " ujar putri Wati.
Melody tau bagaimana gosip itu beredar. Melody memang tidak pernah melakukan kegiatan eksternal, tapi Ani berbeda. Ani akrab dengan pelayan keluarga lain.
"Penyihir, sungguh itu tidak benar kan. " kata yang lain. Melody hanya tersenyum mendengar mereka bicara.
"Ya ampun. " yang lain terpekik tak percaya. Ratu Anna pun di buat bingung.
Hari ketika Melody memeriksa Smartphone itu berfungsi atau tidak, Melody juga langsung menyelidiki tentang penyihir. Penyihir itu adalah orang-orang yang memiliki ingatan tentang bumi. Pemilik asli smartphone ini adalah Langit Atlantis. Maka Langit Samudera juga salah satu dari penyihir. Dengan pengetahuan jaman modern, lalu kembali ke masa lalu. Bisa saja Melody menjadi penyihir yang mereka pikirkan.
Tapi Melody harus berhati-hati sekarang.
"Putri, jangan jangan gosip itu... " putri wati nampak antusias.
"Saya akan menjelaskan nya lebih rinci lain kali. " kata Melody ramah.
"Yang mulia, para pelayan keluarga Garden mencari putri Garden. " lapor seorang datang menghadap Ratu Anna.
"Baguslah." batin Melody. "bagaimana ini, sebenarnya saya ada urusan keluarga. " kata Melody. "saya sudah memaksakan diri meluangkan waktu untuk menyapa yang mulia Ratu. Lain kali panggil saja saya, saya akan menyiapkan cerita yang menarik. " ujar Melody.
"Lain kali, kapan. " tanya Ratu Anna.
"Huhu, kapan saja. " jawab Melody.
__ADS_1
"Rupanya dia pergi dengan membuat Ratu tertarik padanya. " batin orang orang.
"Aku harus mengirim orang. " kata Ratu Anna.
"Iya, semoga anda menikmati pestanya. " kata Melody. Ia meninggalkan pesta dengan tergesa-gesa.
"Nona." Ani langsung menghampiri Melody.
"Ada apa Ani. " tanya Melody.
"Ada hal yang harus anda lihat. " kata Ani dengan wajah cemas.
"Susi." Melody melihat susi sedang berteriak pada kiki.
"Kenapa kau membawa mata pisau. "teriak Susi dengan amarah yang memuncak.
" Mata pisau. "batin Melody."Pelayan yang jarang kulihat. "Melody melihat kiki yang berurai air mata. " ada masalah apa ini. "Melody mendatangi mereka.
" Katanya ada surat yang harus disampaikan pada nona, tapi ternyata ada mata pisau dalam surat itu. "kata Susi sambil mencengkram tangan kiki.
"Setelah nona memaduki taman, anak ini tiba-tiba bilang ada sesuatu yang harus di sampaikan kepada nona. Saya menyuruhnya menyampaikan nanti, tapi dia bilang itu pesan dari nyonya viscount, jadi harus diberikan sekarang juga. Tapi biasanya kalau ada yang harus dikatakan nyonya viscount, dia akan langsung datang ke rumah, dia tidak pernah mengirim surat. Saat Ani mencoba meminta surat itu, karena merasa ada yang aneh, dia mencoba melarikan diri. "ujar Susi, wajah Kiki sudah berwarna merah kuning hijau.
"Melarikan diri??? kenapa???. " tanya Melody.
"Karena ia berbohong, surat itu bukan dari nyonya Viscount. Surat ini ditulis dia sendiri, lagi pula di dalamnya ada ini. " kata Susi memperlihatkan surat dan mata pisau pada Melody. "cepat katakan apa yang ingin kau lakukan dengan benda ini. " teriaknya berapi api pada Kiki. Membuat Kiki makin ketakutan.
Rencana nyonya Mira merusak dress Melody menjadi jelek di saat pesta adalah kejadian yang sana sebelum Melody terlahir kembali.Melody tau sebelumnya, meski tidak mendengarkan nya.
"Nona, sebenarnya situasi saya saat ini... " Kiki nampak gugup dan ketakutan. Melody menatapnya dengan dingin.
"Kalau aku menusuknya dengan tepat, apa ia akan mati. " tanya Melody pada Ani, sambil mengedipkan mata memberi isyarat pada Ani.
"Apa??? kalau begitu sih mungkin. " jawab Ani langsung paham isyarat Melody.
"Berani beraninya kamu melukai nona, anak ini pantas mati. " kata Susi.
"Meskipun begitu, kita harus memberitahu petugas keamanan . " ujar Ani.
__ADS_1
"Tidak, tidak, saya tidak bermaksud seperti itu nona. " kata Kiki ketakutan. "saya hanya berniat merusak dressnya saja. Nyonya viscount menyuruh saya seperti itu. Saya akan melakukan apa saja yang Anda perintahkan, asal jangan laporkan saya. "
"Benarkah." tanya Melody. Justru Kiki yang membuat Melody jadi punya alasan untuk keluar dari pesta itu, terimakasih pada Kiki. "bekerjalah di kediaman Oplet, katanya kalau aku memecatmu karena ketahuan. "
"Apa, tapi bagaimana kalau ia tidak menerimanya. " tanya Kiki.
"Jangan khawatir, demi menutup mulutmu, nyonya viscount tak punya pilihan lain, ia pasti akan menerima mu bekerja di rumah keluarga Oplet. " kata Melody.
"Baiklah." Kiki mengangguk.
"Dan kamu harus mengawasi nyonya viscount. Terutama pria yang selalu membawa pedang. Kamu harus mengamati pria itu. Kamu harus mengingat pembicaraan yang dilakukan oleh nyonya viscount dan para laki laki itu, dan sampaikan padaku. "kata Melody.
" Kalau saya melakukannya, apakah anda akan memaafkan saya. "tanya kiki penuh harap. Ani dan Susi memandang kiki dengan jutek dan penuh kekesalan.
" Aku akan membawa surat yang kamu tulis atas nama nyonya viscount, kamu mengerti artinya kan. "kata Melody.
" Iya, saya mengerti. "kiki mengangguk patuh.
Sementara itu di rumah keluarga Oplet.
"Aaakkkkhhhh."teriak mira oplet. " apa ia tidak punya kesempatan karena Melody selalu berada di samping Ratu. Melakukan pekerjaan seperti itu saja tidak becus. "makinya.
"Sepertinya yang mulia Ratu sampai menyingkirkan papan nama salah satu tamu kehormatankehormatan yang lain demi menempatkan nona Melody di sebelahnya. " lapor Nuri.
"Betapa Ratu sangat tertarik padanya, sampai meminta waktu untuk bertemu kembali. " sambung Ima.
Rosalia Oplet yang baru pulang masuk ke ruangan itu.
"Bagaimana si tolol itu disukai oleh Ratu. " batin Rosalia Geram.
"Selain itu nyonya. " kata Nuri.
"Apa lagi. " teriak Mira.
"Pelayan itu ketahuan membawa mata pisau. " kata Nuri.
"Apa." Mira Oplet terkejut bukan main.
__ADS_1