Menikahkan Suamiku

Menikahkan Suamiku
bab 69


__ADS_3

Angin kencang berhembus saat pedang sinar dewa di ayunkan. Duke Jacobus terdiam di tempat. Damian terkenal sebagai pembunuh bayaran paling di takuti. Selain terkenal berani mati, Damian juga pemilik sah pedang sinar dewa dengan perjuangan yang tidak mudah.


"Aku baru pertama kali melihat ada orang yang menerima uang lebih marah besar dari pada yang memberi uang. " ujar duke Jacobus.


"Jangan mengalihkan pembicaraan. " bentak Damian.


"Kalau orang yang bersangkutan tidak menyukai diriku, aku bisa apa. " kata duke Jacobus.


"Jadi dia menolak mu. " tanya Damian.


"Dia bilang tidak mau jadi kekasihku. " jawab duke Jacobus dengan wajah sedih.


"Keparat kau. " Damian langsung membanting duke Jacobus.


"Aduh, pinggangku. " batin duke Jacobus meringis kesakitan.


"Kamu tidak tau kalau dia di ganggu oleh keluarga oplet. Kenapa kamu membiarkan anak itu, sampai terjadi masalah seperti itu. " teriak Damian, ia memukuli duke Jacobus membabi buta.


"Apa yang harus kulakukan. Sebenarnya kamu tidak di sayangi, maksudku, mereka hanya pura-pura menyayangimu. Mereka ingin mengincar hartamu. Apa aku harus bilang begitu. " kata duke Jacobus sambil meringis kesakitan. "menurut mu, meskipun adikmu tau hal itu, apa ia bisa bertahan. Menurut pandanganku sih nggak bisa sama sekali. "


"Kau." satu bogem mendarat di wajah duke Jacobus.


"Aduh, berhenti memukuliku. " teriak duke Jacobus. "melihatnya yang sampai datang ke ruang informasi, jadi aku mengulurkan tangan padanya, ku pikir ia benar-benar dalam bahaya. Yang menolak itu justru adikmu. " dengan napas tersengah, duke Jacobus bangun dan duduk di tanah. "aku tidak bisa bertindak lebih jauh lagi. Di, situasi dimana ia sedang dijodohkan dengan si bodoh dari keluarga Aldrik. Niatan untuk melindunginya disituasi seperti ini. Namanya perang berskala besar dengan Ratu Anna. Kalau aku dan ratu Anna dekat karena adikmu, itu akan membangkitkan rasa benci Ratu Anna. Kalau ia tau alasan perseteruan keponakan dan anaknya disebabkan oleh wanita itu, adikmu akan dipandang rendah. Sang kaisar sekarang bersiap untuk mewariskan tahta padaku. Tapi kalau perang skala besar itu terjadi, karena tidak bisa menunggu hsl itu, beliau akan meragukan kemampuan ku. Pendukung ku yang paling kuat adalah kaisar, kalau aku kehilangan dia, maka semuanya akan sia sia. Karena itu, meski aku hanya mengawssi wanita itu saja, tapi aku melindunginya setelah ia diancam pembunuhan. "katanya.


"Benar, aku harus melindunginya. " kata Damian. "tapi aku masih tidak punya kekuatan untuk melindunginya. Kalau ingin kembali ke keluarga itu, aku membutuhkan dukungan dari wilayah selatan. Kalau aku bergabung dengan perang wilayah selatan dan menang, aku pasti bisa mendapatkan dukungan dari mereka. "

__ADS_1


"Dasar bodoh. apa kau tidak tau peluang kematianmu lebih tinggi dari pada peluangmu untuk hidup. benar benar ya, cinta untuk adik sungguh besar. " teriak duke Jacobus.


Meskipun selama ini, mau tidak mau, ia harus menahan diri dari tekanan viscount oplet, tapi Damian tidak menyangka kalau pamannya sampai tega ingin menghabisi Melody. Kalau Damian berniat merebut keluarga Oplet, setelah keluarga itu membunuh adik tercintanya.


"Benar, aku akan memiliki kekuatan, demi melawannya. Ayo kembali dan melindungi Melody. " kata Damian. "Cari vicontes oplet. setelah itu rampas semua harta bendanya. Buang nenek sihir itu ke negeri seberang. "suruh Damian pada Anwar.


" Apa, anda tidak menyuruh saya untuk membunuhnya kan. "tanya Anwar.


"Tidak semudah itu membunuhnya. " kata Damian.


"Aku sudah membuatkan tempat, kapan kamu akan datang. " tanya Duke Jacobus.


"Hari ini aku akan berangkat bersamamu. " jawab Damian. "kita akan menyerah pada perang wilayah selatan, dan berangkat ke Sendayu. " kata Damian pada anak buahnya.


"Baik." jawab mereka serentak. Duke Jacobus tersenyum. Terbayang wajah cantik Melody dengan mata merahnya.


Mereka pun segera berangkat menuju Sendayu.


Sementara itu, di kediaman keluarga Garden. Melody sedang berada di dapur ditemani oleh Ani dan Susi.


"Vicontes Oplet hilang. " tanya Melody sambil menatap Susi.


"Iya, katanya ketika dalam perjalanan kembali ke kampung halaman nya. Setelah ia di usir dari kediamannya, dia hilang begitu saja. Kurir kuda terikat di pohon dan kereta kuda terbakar. "cerita Susi. " gosipnya ia bunuh diri. Dia kan tidak punya tempat tinggal lagi, saat surat cerai masih di tangan viscount oplet. Dia pasti sangat khawatir, karena ia berpikir bahwa ia tidak akan disambut ramah saat ia kembali ke kampung halamannya. "ujar Susi.


"Sebelum aku terlahir kembali, vicontes oplet pernah sekali kembali ke kampung halamannya, tapi dia hanya kabur dari paman setelah tindakan kejinya terungkap. Setelah itu, ia terus menerus merengek minta tolong padaku. "batin Melody. " wanita gila seperti itu bunuh diri, meski tak ada satupun yang menolong dirinya, tapi ini aneh sekali. Aku harus minta tolong pada ruang informasi, dan mencari tau keberadaannya. "pikirnya."nah sekarang berhenti berbincang. Dan kita gerakan tangan. Kita tinggal mengaduk nya dengan alat pengaduk. " kata Melody.

__ADS_1


"Iya." Ani dan Susi mengangguk.


"Kalau cuma begini sih, mudah banget. " kata Susi enteng. Ia meraih mangkok besar berisi adonan tepung, lalu mulai mrngaduk dengan penuh semangat. Ani dan Melody yang melihatnya hanya tersenyum. Tapi... "Ani, tangan saya. " katanya dengan wajah kesakitan. "


"Udah jangan nangis. " hibur Ani.


"Dasar." ejek Melody sambil tertawa. "Karena mengaduk nya sambil di angkat adonannya pasti nggak mengembang, kau harus mengaduk nya sekuat tenaga. " kata Melody. "nah kalau mengadukannya seperti ini, adonan akan mengembang. "


"Hmmmm." Susi langsung mengcolek dengan jarinya.


"Aduh anak ini. " omel Ani.


"Tidak apa apa, kan akan dimakan oleh semuanya. " kata Melody.


"Tentu saja aku merasa senang, karena nona punya hobby. Tapi, biarpun begitu, ini sepertinya agak... kalau orang lain yang melihat, pasti nona akan kena ejek, karena melakukan pekerjaan pelayan. " batin Ani resah.


Tak lama kemudian, kue tiramisu sudah jadi. Memang sih di jaman itu tak ada kue kue keren seperti di bumi. Makanya, Melody ingin mencoba berkreasi. Dulu, waktu ia hidup sebagai almahira rengganis, kesempatan memasak hanya pas berumah tangga dengan si iblis Hendra Setiawan, Itu pun ia yang jadi babu. Tapi sekarang, sebagai Melody, ia kan putri bangsawan. Hehehe.


"Enak sekali. " jerit Sudi tak percaya, tiramisu memang lezat.


"Masalahnya ini, alat riasan yang dibuatnya bagus. Makanan yang lezatnya bagai tak ada di dunia ini, Kami jadi berharap nona membuat sesuatu. "batin Ani sedih.


"Kalau begitu, tolong rapikan ya. Aku mau pergi. " kata Melody.


"Baik." Ani dan Susi mengangguk bersamaan.

__ADS_1


Dan, kereta kuda milik Melody, meluncur di jalan raya ibu kota. Melody menuju toko tekstil.


Melody sudah bertemu dua orang dari empat sekawan itu. Lucas dan Arsen. Sisanya dua orang lagi, Alex dan Albert. Diantara mereka, Melody harus mengambil hati Albert.


__ADS_2