Menikahkan Suamiku

Menikahkan Suamiku
bab 72


__ADS_3

"Apa apaan ini. " bentak Rosalia. Yang lain cekikikan menertawakan dirinya.


"Itu salam yang dilakukan saat bertemu dengan anggota keluarga Kekaisaran. Biasanya dalam pesta, marquez yang memulai perkataan lebih dulu. " kata Melody. "karena di sini tempat berkumpul orang orang tertentu saja. Jadi putri Otel yang statusnya keluarga paling tinggi memulai perkataan lebih dulu. "


"Tapi kenapa kamu tidak memberi tahu lebih dulu. "kata Rosalia tak terima.


"Itu kan, sudah sewajarnya dilakukan oleh para bangsawan di ibukota. " kata Melody.


Etika soal keluarga kaisar sudah diajarkan sejak kecil pada keluarga diatas kelas count. Rosalia yang datang ke ibukota setelah dewasa pasti tak tau soal itu. Bahkan sebelum Melody terlahir kembali, Rosalia tidak punya kesempatan bertemu anggota keluarga kaisar sebelum menjadi seorang Amber. Melody yang sudah memberitahu semuanya itu pada Rosalia, secara detail sebelum ujian Amber.


"Kalau bukan karena diriku, kau bukan apa apa, Rosalia. Semua hal yang sudah kau incar sepenuhnya, akan kembali kepadaku. " batin Melody.


"Karena ujian Amber, selama ini sudah ketinggalan jaman, jadi aku akan menyeleksi Amber ku menggunakan cara yang berbeda dengan masa lalu. "kata Ratu Anna.


"Metode lama itu hanya lady dari keluarga yang gelarnya paling tinggi yang bisa mengikuti seleksi. "batin seorang lady.


"Aku tidak tau seperti apa metode barunya. Tapi mungkin juga kita mempunyai kesempatan itu. " batin lady yang lain.


Lalu, kepala dayang Ratu membagikan kertas gulung pada semua peserta.


"Penyambutan utusan. " Melody membaca isi kertas itu. Ratu Anna tersenyum "ternyata ini permainan yang menguntungkan diriku. " batin Melody senang.


Pesta berlangsung meriah. Semua menikmati dengan hati gembira.


"Para putri terbagi menjadi tiga kelompok. " kata susi sambil mengesap sampanye. "kelompok putri Otel, gabungan para putri count, dan nona kita. Ternyata nona Rosalia mendekati para nona count. "


Rosalia nampak tertawa senang, tapi putri sulung dari keluarga Dona, kenapa menatap seperti penuh kekesalan pada Melody.


"Kenapa ia menatap nona kita seperti itu. " bisik Susi pada Ani.


"Saya Devi Dona dari keluarga Dona. " kata wanita cantik berambut hitam itu.


"Saya Gardenia Melody. " kata Melody dengan ramah.

__ADS_1


"Meskipun putri belum tau saya, tapi saya pernah melihat anda di pesta ratu Anna. " kata Devi Dona.


"Begitu ya. " kata Melody senang.


"Sepertinya dress ini dress yang dibicarakan waktu pesta itu ya. " kata Devi Dona. Ani dan Susi mulai gelisah. Gelagat akan ada keributan.


"Iya." Melody mengangguk.


"Setelah dilihat langsung, ternyata dress nya memang luar biasa. " batin Devi Dona. "bisa bisanya membiarkan sepupu anda memakai dress usang. " ujar Devi Dona keras. Melody terkejut, Rosalia tersenyum puas. Orang orang melihat ke arah mereka.


"Benar, bukankah itu keterlaluan. " bisik para putri.


"Putri Dona, ternyata ia berkata seperti itu padaku setelah merasa kasihan pada Rosalia. Sepertinya aku tau dia orang seperti apa. Dia orang yang penyayang. " batin Melody. "tapi posisi ku sekarang bukan untuk dihina di tempat terbuka seperti ini. " Melody tersenyum. "apa yang ingin anda sampaikan. " tanya Melody dengan wajah tenang.


"Anda sudah keterlaluan, dengan uang yang anda miliki anda bisa saja membelikan beberapa stel dress untuk nona Oplet kan. "seru Devi Dona.


" Anda tidak boleh merendahkan sepupu saya. "kata Melody.


" Apa. "Devi Dona terkejut.


"Alasan nona Rosalia memakai dress usang di hari yang penting seperti ini adalah dengan beberapa alasan. Alasan pertama ia memakai dress usang itu, mungkin ia ingin terlihat mencolok di hadapan Ratu dan para lady yang lain, yang mana mereka memakai dress mewah dan mencolok. Alasan kedua, untuk menghancurkan reputasi nona, dia pasti berpura-pura menyedihkan dan membangun opini tentang dirinya. "batin Ani cerdas. "tapi setelah nona Melody berkata seperti itu, pasti respon Rosalia hanya satu, kalau ia bilang dress itu tidak memiliki makna tertentu, pasti semua orang akan berpikir ia sengaja memakainya untuk mempermalukan nona Melody. "


"Sial." batin Rosalia geram. "benar putri Dona, ini adalah dress pemberian ayah saya waktu pertama kali datang ke ibu kota. " kata Rosalia, dengan mimik tak berdosa. "dasar Melody, awas kau jal*ng." geramnya dalam hati.


"Terimakasih ya. " kata Melody.


"Apa." Devi Dona yang merasa malu terkejut.


"Andakan sudah menghawatirkan sepupu saya. Rosalia pasti punya teman yang baik. Mana ada hal yang lebih menggembirakan dari pada itu. Mulai sekarang, mohon bantuannya ya. " kata Melody ramah.


"Yah, ternyata saya sudah membuat perasaan putri kesal karena salah paham. " kata Devi Dona.


"Anda hanya perlu berhati-hati lagi. " kata Melody tersenyum.

__ADS_1


"Dia nggak bilang baik baik saja. " batin seorang lady.


"Ternyata keluarga Garden bukan orang biasa. " batin lady yang lain.


"Kalau begitu, saya undur diri dulu. " kata Melody.


Kini bisik bisik buruk tertuju pada Rosalia oplet. Sekarang tak ada yang mau mendekati atau pun di dekati oleh wanita licik itu.


"Anda malah membuat nona Dona malu. " seru putri Ida. "padahal sebelumnya Anda tidak menjawab apapun saat kami bertanya tentang dress itu. Ini semua karena putri Oplet."


"Itu karena kalau saya berkata sesuatu, kalian akan berpikir kalau Melody wanita jahat. " seru Rosalia. "mereka memihak biar keliatan baik. " batinnya kesal.


"Apa, kalau begitu maksud Anda kami menjelek jelekkan putri Garden tanpa alasan apapun. " teriak putri Yanti.


"Hentikan.Itu karena saya sudah berpikiran pendek. " kata putri Dona.


"Putri... " putri Ida dan putri Yanti menatap putri Dona.


"Sudahlah, dia terlihat bukan orang jahat. " kata putri Dona, sambil melihat kepergian Melody. "putri Garden,dia hanya mengatakan kebenarannya. "


Rosalia hanya berdecak kesal. Kebenciannya semakin mendalam, dan itu sudah mulai mendarsh daging. Ia akan mengerahkan segenap kecerdasan yang ia punya, untuk merebut semua milik Gardenia Melody. Harus.


Melody berhenti, saat menatap sebuah air mancur kecil.


"Nona, apa kaki Anda sakit. " tanya ani cemas.


"Tidak, aku baru melihat air mancur di sana. " tunjuk Melody.


"Air mancur. " Ani dan susi melihat ke samping. Benar, ada air yang keluar dari mulut patung kepala singa yang menempel di dinding.


"Bentuknya unik. " kata Melody.


"Itu air mancur permohonan. " kata Susi, si serba tau. "di samping air mancur itu ada lubang. Setelah memasukkan koin ke dalam mulut singa dan meminta permohonan, letakkan tangan di dalam lubang itu. Kalau memegang tangan dewa, maka dia akan mengabulkan permohonan kita. Tapi sepertinya, kalau ada orang yang berjalan di sebelah tembok ia akan memegang tangan kita. " katanya sambil tersenyum.

__ADS_1


"Benar, karena itu para pelayan memasukkan tangan mereka ke dalam situ sambil menyebutkan nama orang yang mereka suka. " sahut Melody.


__ADS_2