
"Sepertinya, putri Bahar harus dibaringkan. " kata Melody.
"Biar saya saja. " kata Duke Jacobus. "saya boleh menyentuh tubuh putri. " tanyanya pada Sir Bahar, lelaki itu agak kebingungan saat melihat Duke Jacobus mendekati Melody.
"Ngagetin saja. " bstin Melody karena Duke Jacobus tepat di belakangnya. Tiba-tiba terdengar suara benda jatuh yang nyaring. "suara apa itu. " tanya Melody.
"Di sebelah sana ada si bodoh. " ujar Duke Jacobus sambil mengangkat tubuh putri Bahar.
"Si bodoh. " batin Melody.
"Arsen, mati kau, dasar. " maki Damian yang ada di depan pintu. Tanpa di ketahui oleh Melody, setelah ia pulang, Damian menghajar Duke Jacobus hingga lelaki itu terkapar di lantai. Huhhh, Damian di lawan. Cari mati, tanpa koneksi.
Beberapa hari kemudian. Pesta perjamuan sebelum ujian Amber babak kedua. Kediaman Otel.
"Putri Otel memberitahu pesta perjamuan di lakukan di kediaman marquez Otel tanpa berunding dulu dengan nona. " tanya Anita.
"Iya." jawab Melody.
"Perasaan saya sama sekali tidak enak. " kata Ani. "Ah, putri Otel. "
"Ternyata anda datang lebih awal putri Garden, baru saja saya ingin mengirimkan kereta kuda , saat berangkat naiklah kereta kuda kami. " kata Sandra Otel dengan sombongnya menyambut Melody.
"Tidak, saya sudah biasa naik kereta kuda saya sendiri. " kata Melody.
"Katanya anda semakin miskin. " ejek Sandra Otel sambil tertawa congkak.
"Sebenarnya kenapa ia kurang ajar begini sih. " batin Ani geram melihat Sandra Otel yang mirip wanita murahan dengan dandanan menor.
"Sepertinya ia marah karena aku diundang ke kediaman duke Jacobus. "batin Melody.
Arsen yang Melody tau, tidak pernah sekalipun mengundang seseorang untuk berkunjung ke kediaman duke Jacobus. Sandra Otel pasti iri dan cemburu, sudah pasti menganggap Melody musuh. Semua orang tau kalau putri Otel mengagumi dan tergila gila pada duke Jacobus.
"Sepertinya saya sangat beruntung karena bertemu dengan orang orang baik. " Melody tersenyum sambil memegang tangan Sandra Otel. "lord bahkan mau membantu saya apa saja."
"Lord melakukan itu. " batin Sandra Otel dengan kecemburuan tingkat tinggi. Ia lalu menepis tangan Melody. Dan berlalu dengan wajah jutek. "Septi, antar putri ke taman. " teriaknya pada pelayan. "
__ADS_1
"Ya putri. " jawab septi.
"Sepertinya putri Otel sangat tersinggung. " batin Ani. Tapi Melody cuek saja melihat tingkah Sandra Otel yang kekanak-kanakan itu.
Pelayan lalu menunjukkan jalan pada Melody dan Ani. Melody tak menyangka, kalau kekayaan keluarga Otel banyak sekali. Mengurus taman seluas itu saat musim dingin tentu membutuhkan tenaga pekerja yang banyak. Sekarang Melody tau, alasan kenapa perjamuan di adakan di kediaman keluarga Otel. Itu untuk membunuh semangat para putri yang lain.
"Melody."Rosalia muncul dengan riang. Sekarang wanita jelmaan ular hitam itu memakai gaun yang lumayan mewah dan cantik.
" Rosalia. "Melody menatap Rosalia yang menghampirinya.
" Melody sudah datang, kau datang lebih awal ya. "Rosalia dengan wajah sok baik tersenyum sambil memeluk Melody.
" Iya, ternyata persiapan ku selesai lebih awal, dari perkiraan ku. Justru kamu datang lebih awal. "kata Melody sambil membalas pelukan Rosalia.
"Ah, aku sudah datang kesini dari kemarin. " kata Rosalia.
"Dari kemarin. " batin Melody.
Ujian Amber kali ini adalah pertarungan tiga pihak. Yaitu Melody yang independen. Kelompok Sandra Otel, dan kelompok gabungan para putri count. Rosalia sudah memilih bergabung dengan para putri count waktu di pesta tempo hari. Tapi kenapa tiba-tiba dia dan Sandra Otel bersatu. Saat melihat lirikan dan bisik bisik dari beberapa putri, ternyata Rosalia ingin menjatuhkan Melody.
"Kudengar kau akrab dengan duke Jacobus dan sir alex Morgan. Katanya kamu pergi ke kediaman lord karena di undang olehnya. Sir Alex Morgan juga sangat perhatian padamu. " kata Rosalia.
Arsen dan Alex, kedua orang itu memang di kenal bisa membuat hati para wanita di ibukota berdebar debar. Sekarang Melody paham, kenapa kedua ulat bulu, Sandra Otel dan Rosalia oplet ingin menjatuhkan dirinya. Karena itulah, Rosalia ingin menggiring opini publik untuk membenci Melody.
"Apa mungkin kalian membenciku karena hal itu. " kata Melody dengan wajah sedih.
"Dari pada membencimu, kami lebih mewaspadai mu saat ini, gosip sekarang ini sedikit tidak baik. " kata Rosalia.
"Biarpun begitu, kedua pria itu sangat populer. "kata seorang putri.
" Bukan seperti itu. "sahut yang lain.
"Aku tahu. Makanya aku berkata seperti itu. Pertunanganmu dengan sir Aldrik kan sebentar lagi, mana mungkin kamu berhubungan dengan dua pria sekaligus. " kata Rosalia sok perduli.
"Padahal perkataan dan nada bicaranya sangat ramah, tapi dia tetap seperti macan hyena, dan lebih mirip jelmaan ular hitam dari neraka. " batin Ani.
__ADS_1
"Kalau orang lain sih tidak masalah, tapi Duke Jacobus itu orang yang disukai oleh putri Otel. Kamu sudah ceroboh. " kata Rosalia.
"Begitu ya. " Melody menatap Rosalia.
"Makanya minta maaf. " suruh Rosalia. Sedangkan Sandra Otel yang melihat itu tersenyum senang. "Melody, cuma menundukkan kepala saja apa susahnya. Ini lebih baik dari pada dibenci semua putri bangsawan kan. "
"Kenapa, aku nggak paham. " kata Melody.
"Melody, kamu itukan wanita yang sudah punya tunangan. Karena itu sudah mendekati orang orang yang dihormati. " kata Rosalia.
"Maka dari itu aku bertanya, kenapa itu menjadi salahku. " kata Melody.
"Astaga, ya ampun. " jerit seorang putri.
"apa ia tidak punya rasa malu. " cibir yang lain.
"Kamu bilang aku mendekati lord dan sir Alex Morgan dengan statusku yang sudah memiliki tunangan. Itu memang tidak sepenuhnya salah, tapi aku hanya sedang menjalankan tugas. Bukankah orang yang harus menerima permintaan maafku adalah sir Aldrik. Tapi kenapa kamu menyuruhku minta maaf disini. " kata Melody.
*Itu karena mereka sedang memikirkan lord da sir alex Morgan. "kata Rosalia.
"Lord dan sir Alex Morgan itu orang, bukan barang publik kan. " kata Melody. semua putri langsung kebingungan.
"Benar sih, ini sedikit aneh. " bisik bisik mulai terdengar. Rosalia jadi bingung kenapa mereka jadi putar arah, padahal ia sudah susah payah menggiring opini kalau Melody gadis yang tidak bermoral.
"Benar, kalau kedua pria itu sama sama punya perasaan, tidak mungkin putri diundang di saat mereka sedang bersama. " kata seorang putri.
"Hahaha, kalau begitu atas hak apa kita harus menerima permohonan maaf. " kata putri yang lain.
"Saya juga menghormati sir Alex Morgan, tapi kenapa anda sampai berkata seperti itu. " ujar seorang putri pada Rosalia.
"Pokoknya aku pergi ke kediaman Jacobus bukan karena kedua pria itu. Aku tak tau kenapa gosipnya menyebar karena hal seperti itu. Aku pergi ke sana karena lord dan Damian adalah sahabat karib. " kata Melody.
"Apa." pekik Rosalia terkejut.
"Ya ampun, ya ampun. " putri yang lain pun pada terkejut.
__ADS_1
"Yang di maksud dia Damian, sir Garden kan. " kata yang lain.
"Ku dengar ia pergi dari kediamannya karena bertentangan dengan pengikutnya. " kata yang lain juga.