MIMPI SATRIA

MIMPI SATRIA
pengakuan rima


__ADS_3

Satria melirik Rima yang fokus menatap jalanan.


ke mana kita Rim,,!!!???? tanya Satria memecah ke sunyian di antara mereka.


Rima menghentikan mobil di pinggir jalan yang sepi hanya terlihat satu dua kendaraan yang melintas..


satria celingak celinguk melihat sekitar tak menemukan apapun hanya jalanan sepi..


kenapa kita berhenti di sini Rima,,!!?? , satria menoleh melihat rima terdiam.


Rima menarik nafas dalam lalu menghembus kan secara perlahan..Aku pengen ngomong sesuatu.


Rima mengatur hati, jauh di dasar hati nya menolak untuk mengungkap kan rasa tapi di jaman serba canggih sudah biasa kalau cewe nembak cowok.


satria diam menunggu Rima bicara tapi sudah sekian menit Rima tidak juga bicara.


Satria menerka" apa yang akan Rima ungkap kan,tapi Rima diam seribu bahasa.


Mereka sama" menoleh melihat satu sama lain,mata saling bertemu.


pandangan mata Mereka mengunci satu sama lain hingga satria membuang pandangan ke arah lain..


sambil menyibak Rambut dengan jemari nya Satria pun mengatur detak jantung nya..ntah kenapa dua hari ini ada getar di hati juga sering senyuman manis Rima melintas di pelupuk mata nya.


aku ingin berterus terang..rima ahir nya bicara, tarikan nafas berat yang dapat di dengar jelas oleh Satria..


bilang saja... Satria penasaran menunggu sedari tadi.


Rima dapat melihat senyum Satria meski saat ini gelap


Rima masih bertanya" dalam hati apakah ungkapan nua akan di sambut hangat dan di balas Satria.


bagaimana kalau malah sebalik nya apa tidak malu, banyak pertimbangan Rima tak mau gegabah tapi di balik hati nya ada Rasa takut kalau Satria akan kelain hati.


tak heran kalau ada banyak teman sebaya nya iri.tapi Rima santai tak terlalu memikir kan.


Rima tak kunjung bicara Satria menoleh di pandangi nya wajah Rima yang menatap kedepan.dalam hati Satria melukis bentuk wajah Rima hidung mancung bibir tipis dan dagu sedikit runcing sungguh indah.


sedikit kaku Satria meraih jemari Rima di atas stiur.sontak Rima kaget dan menoleh ingin segera menarik tangan nya tapi Satria memperkuat genggaman nya. pandangan mereka bertemu dan saling mengunci..

__ADS_1


kenapa gak jadi ngomong hhmm,,,"" tanya Satria sambil menatap terus wajah cantik yang masih terpana akan kelakuan manis yang ia berikan tiba"".


Rima seperti melayang mendapat perlakuan spesial dari Satria..Rima tertunduk dengan gurat pink di pipi..


bicara lah..ucap Satria lagi tampa melepas genggaman tangan nya""".


a a aku,, Rima tergagap membenarkan detak jantung nya..


kenapa hhhmm,,, Satria semakin menggoda Rima walau sebenar nya ia juga sedang mengatur debar di dada..


ahh gak jadi,,,"" Rima menarik paksa tangan nya dari genggaman Satria..harus kah aku berterus terang akan suka ku kepada nya.apa pendapat nya kalau aku berterus terang.ahh lebih baik biar aja seperti ini..monolok dalam hati sambil menarik nafas perasaan nya.,,


Satria terdiam tak ingin memaksa toh yang mau ngomong gak jadi ngomong..


Rima kembali melaju kan roda empat yang mereka tumpangi..tampa bersuara begitu juga Ratria membuang pandangan keluar melihat jejeran ruko yang mereka lewati..


sampai lah Mereka di Cafe yang tidak terlalu r


Ramai tapi tampak hanya muda mudi lah yang jadi pengunjung di Cafe tersebut..


setelah parkir Mereka turun barengan dan jalan juga sejajar saat memasuki Cafe..membuat perhatian para pengunjung semua tertuju pada Mereka berdua dengan bisik" kagum akan ketampanan juga kecantikan yang sangat serasi..


setelah mereka memilih meja sedikit arah pojok Rima duduk..sementara Satria masih berdiri memandang sekeliling untuk mencari sosok yang sempat di lihat nya tadi.


setelah menemukan yang di cari Satria menarik bangku untuk duduk lebih dekat dengan Rima...sebenarnya Satria sengaja agar leluasa bisa melihat lawan.


Rima bingung plus heran dengan kelakuan Satria..tapi Rima tidak ingin merusak Moment Malam ini biar lah seperti ini.


Pelayan Cafe datang menanyakan pesanan kedua nya dan mencatat.


setelah Pelayan pergi Satria lebih dekat dengan Rima membuat Rima ingin pingsan saat itu juga. Satria membenarkan Surai rambut Rima membuat Rima membeku saat itu dengan dada yang seperti ingin meledak.


Satria tersenyum melihat Rima diam seperti patung..kamu kenal dengan laki" di meja ujung sana,,!! tanya Satria berbisik..hembusan nafas S\tria hangat menyentuh Pipi dan Telinga Rima membuat Rima melayang..


Rima masih terpaku tak percaya dengan apa yang terjadi saat ini, dengan wajah terlihat seperti Orang bodoh..


Satria tertawa melihat mimik muka Rima membuat si empu nya sadar..


apaan sih Sat ,Rima malu. merasa perlakuan Satria sangat spesial malam ini.

__ADS_1


Kamu denger gak yang aku bisikin tadi...tanya Satria..


itu tunjuk Satria, rima mengikuti arah telunjuk satria.


Rima mempertajam pandangan nya, seakan tau Rima melihat kearah nya Lelaki itu melambaikan tangan ke Rima..


begitu mengenali ,Rima membalas dengan lambaian juga.


Siapa Dia,,,"""? tanya Satria mengalih kan perhatian Rima dari pandangan Seberang.


Dia tetangga ku dekat rumah, Kami satu komplek.


sering ketemu,! Satria mengetuk jari di meja.


gak juga paling kalau minggu aku kan sering joging tuh ama papa ya ketemu dia..jelas rima .


Ntah kenapa Satria merasa hati nya panas tak Senang dengan jawaban Rima, ah kenapa Aku ini Satria menghembus nafas kasar.


Kamu kenapa,,,!?? Rima merasa kalau Satria tak suka dengan tetangga nya itu..


belum sempat Satria menjawab pesanan pun datang..Satria langsung seruput Orange Jus milik nya untuk mengurangi rasa sesak di dada nya...


kamu kenapa, Rima heran dengan perubahan satria Tiba"


apa Dia suka sama kamu, atau pernah nyatakan perasaan nya, ketus Satria


Rima bingung kenapa Satria bertanya sediteil ini, tak ingin Satria salah faham Rima menjelaskan.


iya dulu Dia sempat ngejar" Aku, suka sama Aku, Rima menggigit bibir tatapan tajam satria membuat nya takut melanjut kan bicara, jangan gitu ah mandang nya Aku jadi takut.


Takut,,,,Satria memicing kan mata melihat kedua bola mata indah di depan nya..


itu Kak Heri emang Dia Ramah udah ah ngapain bahas orang Rima mengaduk minuman nya.


hhhmmm,,,,,Satria mengalih kan pandangan ke arah lain Rasa apa ini.


gak percaya ya udah,,, Rima serba salah karena Satria tiba" diam.


percaya, Satria melebar kan senyum menutupi perasaan tak karuan, terlihat begitu manis di mata Rima.

__ADS_1


Satria memain kan ujung Rambut Rima yang terjuntai, Rima menebak" kenapa kelakuan seperti seorang pacar Rima senyum.


__ADS_2