
setelah tiga hari kondisi Rima kembali sehat membuat Satria senang apa lagi kini Rima lebih aktif dari sebelum nya mungkin berkat vitamin dari Dokter... pikir satria
Bang besok kami pulang...ucap Satria ketika mereka di meja makan sarapan pagi.
berangkat pukul berapa biar Abang pesan tiket nya, Andi sebenar nya ingin Satria lebih lama di rumah nya.
tapi karena Satria juga punya tanggung jawab mengurus perusahaan Almarhum Papa Rima Andi tidak bisa menahan Adik kesayangan nya pulang.
Jam berapa Yank...tanya Satria sambil menggenggam tangan Rima.
Sore aja gimana Yank berarti kita sampe rumah mau deket magrib Kamu bisa istrirahat sebelum ngantor...ucap Rima yang kemudian menyuap bubur ayam ke mulut nya.
Ya bener sore aja Bang....Satria mengikuti kemauan Istri.
Andi segera menghubungi teman nya di bagian travel untuk memesan tiket Satria dan Rima.
sudah besok jam empat ya....ucap Andi setelah menutup panggilan telephone.
Ok sekarang kita kemana Mas tanya Istri Andi pada suami nya.
gimana kalau kita ke danau rekreasi aja.....jawab Andi.
mantap Mas....istri Andi mengacung dua jempol untuk suami nya.
mereka bersiap-siap untuk pergi ke danau.
oh iya Kak Aku belum tau nama Kakak....tanya Rima saat mereka sedang mengupas buah untuk di bawa, sementara Satria dan Andi menyiap kan ikan segar beserta bumbu untuk mereka bakar di pinggir Danau.
panggil aja Ayu....ucap Istri Andi menyebut nama nya.
setelah selesai dan sudah di tempat kan di bagasi mereka masing-masing membersih diri untuk pergi ke danau.
lain di kamar Satria, kini ritual mandi bersama membuat pedang panjang bergerak tinggi ingin sarung tapi Rima menolak tidak enak kalau ke dua ipar nya menunggu mereka terlalu lama.
Satria yang sudah on terpaksa harus mati-matian menurun kan pedang panjang.
Yank ntar malem ya....mohon Satria.....Iya sayang......jawab Rima Sambil melilit kan handuk di tubuh nya karena Ia sudah selesai mandi.
Rima dan Satria sudah rapi dengan pakaian santai mereka keluar dari kamar ternyata Andi dan Ayu sudah menunggu mereka.
kini mereka pergi ke danau untuk rekreasi sungguh moment yang tak terlupakan.
Satria sedang memasak ikan bakar Rima berdiri menyuapi potongan buah ke mulut suami nya.
Andi dan Ayu mereka pergi mencari minuman segar sebab tadi mereka lupa menyiap kan sewaktu di rumah.
Rima kini duduk di atas tikar sambil melihat pemandangan Indah di sekitar sesekali mata nya tak lekang melirik suami nya yang sedang mengipas-ngipas ikan di atas bara.
saling tersenyum kalau pandangan mata mereka bertemu, Rima memuji apa yang di miliki suami nya dalam hati begitu juga Satria.
kini Andi dan Ayu sudah balik membawa dua kantong plastik besar.
Banyak baner belanjaan kak Ayu....tanya Rima sambil bantu Ayu mengeluarkan beberapa macam minuman kemasan.
iya tapi nanti Rima minum nya Ini aja..Ayu menaruh satu botol hangat susu di tangan Rima, larut dalam sendu karena perhatian ipar.
Sudah siap ayo kita makan..Satria membawa ikan bakar dan menaruh di piring sedang Rima membuka bungkusan kecap pedas yang mereka buat di rumah tadi.
setelah selesai mereka makan cuma Rima masih diam karena Ia ingin makan di suap suami nya.
ayo Yank ini enak....Satria menyuruh Rima makan tapi tetap Ia tak bergeming.
__ADS_1
Satria tau kalau Istri nya ingin sesuatu Ia mendekat berbisik di telinga Rima.
mau apa Yang....tanya Satria....Suap....jawab Rima, hufff Satria meniup daging ikan panas setelah dingin di suap nya ke mulut Rima.
Satu pemandangan super indah di mata Ayu juga Andi melihat sepasang suami istri yang saling menyayangi.
Satria dengan telaten nyuapi Rima sampai isi piring tandas sedang Rima selalu tersenyum setiap kali terima suapan dari tangan suami nya.
setelah menyuap Satria selalu ingat kejadian di kamar mandi baik lah akan Aku tagih nanti Satria tersenyum penuh arti.
setelah selesai cuci tangan Satria duduk kembali di samping Rima, Yank jangan lupa bayaran nya nanti malam..bisik Satria di telinga Rima membuat Rima melotot lucu.
Rima mencubit pinggang Satria membuat Satria teriak Sakit, Andi dan Ayu tertawa lucu melihat kelakuan sepasang suami Istri di depan mereka.
ahir nya malam semakin beranjak sudah lima jam mereka di pinggir danau makanan cemilan atau buah potong sudah ludes kini mereka berkemas untuk pulang.
tugas para suami yang memberes kan istri cukup duduk saja.
pulang kini Rima di temani suami nya, sedang Ayu duduk di depan menemani suami nya yang sedang menyetir.
Satria mengelus perut Rima selama perjalanan berkali Ia tersenyum kala merasa anak di dalam kandungan Istri nya menendang-nendang.
mereka sampai di rumah Ayu dan Rima langsung masuk sedang Satria Dan Andi menurun kan barang-barang bawaan tadi sambil merapikan di tempat semula.
setelah selesai mereka mengajak istri ke kamar masing-masing tak lupa Satria mengunci pintu setelah mereka masuk.
Yank mandi dulu gih bau asep....ucap Rima saat Satria mendekati nya, tampa ba bi bu Satria langsung masuk ke kamar mandi untuk membersih kan diri di susul Rima.
Yank kok masuk sih...Satria menutup pedang nya....apaan sih Yank udah liat jugak....Rima manyun melihat tingkah lucu suami nya.
setelah selesai mereka memakai baju tidur kini mereka naik di atas kasur Satria memijat lembut kaki Rima.
hingga pijatan menjadi rabaan hanyut Rima juga cuma diam menikmati karena Ia akan melunas kan janji nya dengan Satria.
Satria semakin bergerilya menggerayangi tubuh Rima melahir kan geleyar memabukan, lalu Satria memain kan jemarinya di bawah inti membuat Rima melenguh berkali-kali.
Satria menyesap ujung menara bulat yang semakin padat dan menantang tentu itu menjadi candu bagi satria hingga Ia tak rela melepas pucuk menara itu dari mulut nya.
sesapan dan gigitan kecil di pucuk menara membuat Rima menegang nikmat kemudian menysuri setiap sudut perut Rima dengan lidah nya tentu Rima semakin bergetar hebat.
kini Satria menjenguk sarung yang sudah mulai basah akibat sentuhan-sentuhan yang Ia berikan dan Rima tak bisa menolak karena terlalu nikmat.
Satria menyesap inti Rima hingga Rima terpekik nikmat membuat Satria semakin bersemangat puas bermain di inti milik Rima.
Satria kembali ke puncak menara yang tampak semakin bulat menantang seperti memanggil nya.
kembali Satria mengulum ujung menara yang semakin mengeras sambil melesak kan pedang panjang secara perlahan agar anak-anak nya tau kalau di kunjungi.
Satria memompa dengan Ritme yang sangat lembut membuat Rima mendesah berulang kali setelah sekian menit Satria menghentak dengan sedikit kuat karena otot sarung menjepit membuat nya merasakan nikmat membuat pedang panjang terus berdenyut nikmat hingga pedang panjang tak mampu lagi menahan dengan beberapa kali hentakan kini padang melesak sedalam-dalam nya membuat kedua nya saling melepas kan aliran sungai kenikmatan.
setelah pergumulan panjang Rima tak dapat lagi menahan kantuk nya hingga Satria yang membersih kan sisa-sisa pacu mereka tadi.
kemudian Satria ikut menysul ke alam mimpi.
sedang di kamar Andi senyap mereka langsung tidur karena Ayu datang bulan setelah pulang dari danau.
pagi menjelang kedua pasang suami Istri masing-masing bangun ke siangan Buru-buru Andi pergi ketempat dimana Ia bekerja tampa pamit sebab sang adik belum nampak batang hidung nya.
setelah Andi pergi barulah Satria bangun kini Ia menunggu Sang Istri selesai mandi.
setelah Rima selesai mandi Satria sudah menyiap kan segelas susu panas membuat Rima semakin tak bisa jauh dari suami tercinta nya.
__ADS_1
Satria duduk memerikasa setiap laporan yang di kirim om Hendrik dan juga perusahaan Satria pribadi.
Ayu membantu Rima berkemas, Kak kapan kakak main tempat Ibu....tanya Rima....kata Bang Andi nanti Ia akan mohon cuti dulu baru pergi tempat Ibu....jawab Ayu.
semoga saat Aku lahiran Kakak ada di sana.....amin jawab Ayu.
Andi pulang lebih awal karena akan mengantar Satria dan Rima ke bandara.
mereka sekarang sedang di perjalanan kebandara Ayu berkali-kali mengelus perut Rima, Baik-baik ya dek jaga mama pesan Ayu pada janin di perut Rima.
tampa menunggu lama pesawat yang akan Satria dan Rima tumpangi akan segera berangkat saling bersalaman dan saling berpelukan melepas Satria dan Rima pulang.
setelah Satria dan Rima berangkat Andi dan Istri pulang tampak Ayu masih sedih berpisah dari Rima.
udah Yu nanti Abang cuti kita pulang tempat Ibu biar kamu ketemu Rima.....Andi berusaha membujuk Ayu untuk tidak menangis.
Di rumah Mama Arini menyiap kan penyambutan untuk anak Dan mantu nya setelah berpisah dua minggu tentu Mama rindu dengan anak semata wayang nya.
tepat pukul tujuh malam Satria dan Rima Sampai di rumah Mama Arini, mereka di sambut hangat oleh Mama.
gimana bulan madu nya enak gak, seru gak.....tanya Mama beruntun.....satu-satu dong Ma....Rima tak tau harus jawab yang mana.
Rima sakit Ma makanya tertuda kepulangan Kami, celetuk Satria.
Sakit apa nak mana yang sakit Mama heboh sendiri membuat Rima tertawa geli karena Mama berputar-putar mengelilingi Rima.
apaan sih Ma....Rima menghentikan langkah Mama yang berputar mengelilingi nya.
Mama takut kamu kenapa-napa sayang.....jelas Mama sangat khawatir sebab cuma Rima yang Ia miliki.
Ya udah ayok kita makan.....ajak mama, Rima dan Satria mengikuti langkah Mama Dari belakang.
Yank suap ya....pinta Rima ntah mengapa makan dari tangan Satria seperti candu bagi nya.
aaaakkk.....Satria menyuruh Rima membuka mulut nya tapi Rima malah menutup dengan rapat.
kenapa Yank....Satria merasa gerah.
Jangan pake sendok....ucap Rima manja.
Satria melangkah kedapur untuk mencuci tangan nya walau tadi sudah cuci tangan tetap harus cuci tangan lagi, karena Ia akan menyuapi Rima dengan tangan nya.
Satria kembali duduk setelah cuci tangan,Rima tentu senang.
aaakkkk Satria menyuap, Rima dengan senang hati membuka mulut lebar.
Mama tersenyum bahagia melihat keharmonisan Rumah tangga anak nya.
semoga seperti ini terus Ya Allah...doa Mama dalam hati.
tampa terasa Rima menghabis kan dua piring nasi dan lauk pauk buat Satria bingung.
uhhh kenyang....ucap Rima setelah meneguk air putih terimakasih ya Yank udah di suapin.
Rima mengucap kan terimakasih kepada suami nya karena sudah mau menyuapi nya.
Satria tersenyum sambil membelai rambut indah Rima.
sudah seharus nya Aku memanja kan Mu Yank.....ucap Satria penuh sayang karena Rima memberi nya dua anak sekaligus tentu Rima belum tau kalau Ia mengandung Anak kembar.
↙🌺🌺HAYYY GUYS MAMPIR YA DI KARYA JELEK KU MOHON KOREKSI NYA AGAR AKU DAPAT LEBIH BAIK DI CERITA YANG LAIN💖💖SALAM SANTUN BUAT KALIAN SEMUA... DUKUNG YA GUYS🙏🙏🙏
__ADS_1