MIMPI SATRIA

MIMPI SATRIA
KEPULANGAN RIMA


__ADS_3

Waktu Terus Berjalan Dari Hari ke Hari Rima Berhasil Bujuk Papa, Mama Nya Agar Ia Bisa Pulang Ke Indonesia Sebentar Dengan Alasan Kangen Rumah.


Wah Anak Mama Gendutan Nih Tinggal Di Sana Enak Kan, ucap Mama Saat Di Bandara menjemput Kepulangan Rima.


Ita Ma Banyak Ngemil Sambil Ngerjain Tugas Lagi-lagi Rima Berbohong.


Setelah Sampai Di Rumah Rima Langsung Minta Ijin Keluar, Beruntung Hanya ada Mama Yang Slalu Menuruti Setiap Kemauan nya .


Rima Mengirim Pesan Singkat Kepada Satria Kalau Ia Akan Menunggu Satria Di apartemen Dewi.


Satria Tak Percaya Kalau Rima Sudah Di Indonesia Memilih Mengabaikan Tampa Membalas.


Rima Gerah Karena Satria Tidak membalas.


Baik Kalau Suami Ku Sayang Tidak Ingin Bertemu Lagi Aku Segera Balik malam Ini juga, Rima Sedikit Menggertak Satria lewat pesan.


Benar Kah Ia Pulang Satria bimbang, Demi menuntas kan Rasa penasaran nya Satria minta vidio call Dengan Rima.


Rima Pun Segera Menerima.


Beneran Kamu Udah Pulang Istri Ku.Tanya Satria Sambil Mengamati Di Sekeliling Rima Yang terlihat Dari layar.


Suami ku Sayang Gak Percaya liat niah Rima Memutar camera untuk memperlihat kan keberadaan nya saat ini.


Ok Tunggu Aku Sayang, Satria menutup Sambungan Telephone Dan Bergegas Meluncur Ke apartemen Dewi.


Tak Butuh Lama Satria sudah Sampai Saat Di Lobi Satria mengirim Pesan Agar Rima Turun Menjumpai Nya.


Segera Rima Turun Begitu Keluar Dari Lif Ruma Langsung Berlari Menghampiri Satria.


Jangan Lari Yank Nanti Jatoh, Satria berteriak membuat Orang-orang Di sekitar Nya Melihat Kearah Mereka.


Tuh Kan Di Liatin, Protes Manja Rima.


Ya sudah Kita Ke atas Yuk, Ya Aku Kangen Banget sama Kamu Yank Satria mencubit ujung hidung mancung Rima.


Saat Mereka Sudah Di Dalam Apartemen Dewi Tiada Lain Selain Melepas Rindu Dengan Olah Raga Ranjang pedang panjang Satria terus membuat Rima Merintih Lagi Dan Lagi.


Hingga Tengah Malam Mereka Harus mengahiri Dan Berpisah karena Mama Rima menyuruh Rima Segera pulang.


Yank Aku Masih Kangen, Ucap Satria sambil mencium leher belakang Ruma.


Kita Masih Punya Waktu Tiga Hari Lagi Suami Ku, bujuk Rima Agar Satria menyudahi Cumbuan Nya.


Mereka Melakukan Ritual Mandi Sambil Mengulang olah raga di kamar mandi, lagi-lagi Satria membuat Rima terus Merintih penuh nikmat Satu jam waktu bertambah memperlambat kepulangan Rima Kerumah.

__ADS_1


Rima Menekuk Wajah Nya Wajah nya, Sedang Satria memakai pakaian nya kembali.


Sudah pakai Baju mu Yank Nanti Masuk Angin, Satria Tau Rima kesel.


Atau kita lakukan sekali Lagi, Satria sengaja menggertak supaya Rima Segera berpakaian dan ternyata benar Rima Langsung Mengenakan Kembali Pakaian Nya.


Nah Gitu Dong Sayang Satria membungkuk mencium perut Rima Sambil bicara pada janin nya, Jaga Mama Ya Nak Jangan Biarin Mama Nakal Kalau Bukan Dengan Ayah.


Ya ayah Jawab Rima meniru Suara anak kecil.


Yaudah kita pulang Tak lupa Satria semat kan ciuman Di kening Rima Begitu hidmat Seakan engan berpisah.


Sampai Di Parkiran mereka menaiki kendaraan masing-masing.


Satria membuntuti Rima Dari Belakang Tak ingin terjadi sesuatu dengan ibu dari calon anak nya.


Rima Sampai Dengan Selamat Satria segera putar balik untuk pulang setelah melihat mobil Rima Masuk Ke pekarangan Rumah


Di Sepanjang Jalan Satria tersenyum mengingat pertemuan nya Dengan Rima, Sesampai Di rumah Satria Terpaksa membangun kan Ibu Karena sudah larut malam Dan penghuni Rumah sudah terlelap.


Ibu Bangun Membuka kan Pintu untuk Satria Dari Mana Nak Selarut Ini, Dari Rumah Teman Bu jawab Satria bohong.


Sedang Di Kediaman Rima, Papa mengitrogasi Rima.


Habis-habisan Rima di Marahi Papa Sedang Mama Hanya bisa memeluk Anak Gadis nya.


Naluri seoarang ibu semakin tumbuh Kuat Di diri Rima..


Mama langsung membawa Rima kekamar nya


Kamu Istirahat nak muka mu terlihat pucat, mama panggil Dokter ya, jangan ma gak usah Rima cuma lelah aja kok...tolak Rima.


Yasudah Kamu istirahat ya Mama Juga mau istirahat, Iya Ma selamat istrirahat Ma.


Mama keluar Dari Kamar meutup pintu Kamar.


Rima Bangkit Mengambil Koper kecil yang Dia bawa Dari LA, Rima Mengeluar Kan Alat Tes kehamilan Yang Ia Bawa untuk Di perlihat kan Pada Satria.


Ahir Nya Rima Membuang alat-alat Tes kehamilan itu ketempat Sampah.


Kruuuukk perut Rima Berbunyi menandakan kan kalau Ia Lapar, hhhmm makan apa ya enak nya.


Rima teringat Satria ,kayak nya mie instan buatan Suami ku enak, Rima mengambil Handphone Di atas bantal.


Assalam mualaikum Suami ku Sudah tidur Kah, Rima mengirim pesan singkat.

__ADS_1


tinggg suara nontifikasi di handphone mengaget kan Satria yang baru Saja rebahan menikmati empuk nya bantal.


Buru-buru Satria membuka pesan Dari Rima, Satria senyum membaca pesan Rima.


waalaikum Salam Istri ku, kenapa belum tidur, segera pesan terkirim.


Rima senang Satria membalas pesan nya, rima bukan nya mengetik malah kirim Pesan Suara dan langsung terkirim.


Satria membuka pesan suara yang di kirim Rima, gak Bisa Tidur Yank dede bayi nya laper.


Satria senyum mendengar suara manja rima yang sedikit serak, besok ya Istri ku Sayang balas Satria.


Gak Mau Suami Ku Harus sekarang, lagi-lagi Rima Mengirim Pesan Suara.


Gimana Cara nya Istri Ku Sayang Ini Udah Jam Berapa Kita Kan Gak Satu Rumah, Satria mengirim langsung pesan nya.


Rima Tersadar kalau mereka tidak Satu Rumah, yaudah Suami Ku Temani Aku Masak Ya, kembali pesan Suara di Kirim Rima.


Ok Sayang Ku Jawab Satria singkat.


Rima keluar kamar mengendap-endap hingga Sampai Di Dapur, Rima melakukan Telephone vidio Dengan Satria.


Dari Mulai Memasak Hingga Iya Makan Mie panas Dengan Lahap, membuat Satria gemas Akan kelakuan Bumil yang satu ini.


Setelah kenyang Rima Kembali KekamaR Tampa memarikan Sambungan telephone.


Udah Kenyang Istri ku, Tanya Satria masih menatap Rima Yang mulai merebah kan Diri Di Atas Kasur.


Sudah Balas rima coba Ada Kamu di Sini Yank, Rima menampak kam Raut Muka sedih.


Kita nikah Yuk, ajak Satria spontan tak tahan melihat wajah sedih Rima.


Suami Ku berani berhadapan Dengan Papa, tantang Rima.


Demi Istri dan Anak Ku pasti berani, jawab Satria.


kalau Gak Kita kawin Lari Aja Yank, celetuk Rima membuat Satria tertawa.


tuh Kan Di ketawain, Rima merajuk.


udah Jangan ngambek kita cari solusi terbaik Sama-sama ok, Satria Merayu Rima.


Satria Menguap berulang kali.


Suami Ku Ngantuk Ya, Iya Sayang Jawab Satria.

__ADS_1


ya udah Kita tidur Ya Daa Suami ku, Daa istri ku assalam mualaikum, waalaikum salam jawab Rima.


Mereka Sama mematikan Sambungan telephone dan Kedua nya terlelap Di tempat masing-masing.


__ADS_2