
hari ini pernikahan Heny dan Ferdy walau harus mengulang dua kali ucapan ahir nya ucapan yang ke tiga Ferdy tidak salah lagi dan mereka kini sah menjadi sepasang suami istri.
setelah di pakai kan cincin Heny mencium punggung tangan Ferdy, sedang Ferdy mencium kening Heny.
semua hadiri mendoakan pasangan yang baru sah agar terus di beri kebahagiaan, Ferdy senyum di kulum kala mendengar ucapan dan doa para hadirin yang datang.
Satria mengikuti kemauan Ibu agar tak mengajak Fika kepernikahan Heny, walau marah Satria juga tidak bisa berbuat apa-apa karena saat ini Ferdy sudah sah menjadi abang ipar nya.
tapi Risky dan Andy tetap memperingat kan Ferdy agar memperlakukan Heny dengan baik.
setelah selesai Ferdy pun pulang meninggal kan Heny di rumah orang tua nya, Heny merasa itu lebih baik, karena pernikahan mereka hanya sebuah kecelakaan toh tak ada perasaan diantara ke dua nya.
Ibu menasehati Heny biar apa pun yang terjadi sekarang Heny ada lah seorang Istri wajib hormat dan menjalan kan ke wajiban.
Heny hanya jadi pendengar budiman gak ada yang salah dengan nasehat Ibu, toh pernikahan tampa dasar cinta pasti sayang menyayangi itu gak akan ada fikir Heny.
di dalam taxi Ferdy tersenyum rencana awal sudah berjalan tinggal rencana selanjut nya, Ia akan membuat Satria memohon untuk kepentingan Heny.
dua minggu setelah pernikahan Heny ternyata hamil dan sayang nya Ferdy tak sekalipun pulang setelah Ia pergi, sering Ibu bertanya pada Heny tapi tetap Heny tak bisa menjawab kemana pergi nya Ferdy.
Heny juga tidak ingin menghubungi kontak Ferdy masih terlalu benci kalau harus berhadapan dengan Ferdy.
Ferdy juga menjalani hidup nya seperti biasa bahkan Heny pun tak terlintas di benak nya tapi kejadian tak terduga bisa saja terjadi tampa mereka sadari.
hari ini Heny di ajak mengunjungi cabang perusahaan di kota tempat tinggal Ferdy yang memang tidak jauh, setelah meting Heny dan beberapa staf makan siang di sebuah restoran tak jauh dari kantor cabang yang mereka datangi.
Heny makan dengan lahap setelah mengetahui kalau diri nya hamil Heny tidak lagi menjaga pola makan agar tetap terlihat langsing.
salah satu staf laki-laki yang bernama Leo memang sudah lama menaruh hati pada Heny sering Memperhatikan tentu tampa setahu Heny.
melihat sudut bibir Heny belepotan, Leo mengambil tisyu untuk membersih kan sudut bibir Heny yang kotor, Heny terpana dengan perlakuan Leo.
Heny tersenyum karena perlakuan Leo dan mengucap terimakasih dengan suara lembut nya.
tampa Heny Sadari sedari tadi ada sepasang mata yang terus mengawasi nya yaitu Ferdy laki-laki yang sudah menikahi dan meninggal kan nya.
Dari awal Heny dan yang lain nya masuk Ferdy sudah melihat perempuan yang sudah Ia nikahi semakin cantik dan tak dapat Ferdy pungkiri kalau Heny begitu menggoda nya, tapi Ferdy menyangkal perasaan nya sendiri.
ntah kenapa Ferdy merasa hati nya panas saat ini melihat Heny seperti saling melempar canda dengan Leo.
Heny beserta staf lain sudah selesai makan kini mereka akan kembali ke kantor pusat dan itu akan memakan waktu perjalanan kurang lebih dua jam.
Ferdy juga sudah selesai dengan jarak tidak jauh Ferdy mengikuti Heny dan teman-teman, mereka telah berada di parkiran saat ini dan Leo membukakan pintu untuk Heny perasaan Ferdy semakin terbakar.
kali ini Ferdy mengikuti kata hati nya yang panas, Ia mendekati Heny yang akan naik ke mobil dengan cepat Ferdy menyambar pergelangan tangan Heny.
tentu Heny kaget dan hampir hilang keseimbangan untung pinggang nya cepat di topang Leo, membuat Ferdy mengeram menepis kasar tangan Leo.
Leo emosi ingin melayangkan pukulan ke muka Ferdy tapi Heny berteriak, agar Leo tidak mukul Ferdy.
Leo menurun kan tangan nya yang terkepal, kemudian memandang sinis, Ferdy membantu Heny berdiri tegak dan menutup pintu mobil.
__ADS_1
Heny menatap wajah Ferdy marah sakit hati itu pasti , tapi sebelah hati lain nya merasa senang bisa melihat Ferdy lagi Heny membuang jauh-jauh perasaan senang nya.
tampa ucapan Apapun Heny kembali ingin membuka pintu mobil untuk naik karena tak ada waktu nya untuk melayani Ferdy.
Ferdy yang tau pergerakan Heny mecoba menawar kan diri untuk mengantar Heny pulang tapi di tolak mentah-mentah oleh Heny.
Gak usah berpura-pura baik..... ucap Heny ketus.
Kamu lupa kalau aku suami mu.....ucap Ferdy dengan wajah garang membuat Heny ingin tertawa mendengar ucapan Ferdy.
ngomong apa tadi....ucap Heny sambil mengarah kan telinga seolah-olah Ia tuli gak mendengar ucapan Ferdy.
aku suami mu.....Ferdy mendarat kan ciuman di pipi Heny membuat Heny reflek langsung menampar pipi Ferdy.
Ferdy meraba pipi terasa lumayan perih, akan Aku tunjukan kalau Aku benar suami mu....Ferdy menarik Heny dan langsung membungkam Heny.
Leo dan yang lain terkejut melihat interaksi ke dua nya, Leo merasa hati nya seperti di koyak-koyak tapi Ia hanya mampu melihat saja.
Heny terkejut dengan perlakuan Ferdy walau hati nya merasa senang tapi Heny tak ingin larut dan memberi hati untuk Ferdi.
Heny menginjak kaki Ferdi karena sakit Ferdy melepas tautan bibir nya ingin Rasa nya Ferdy memperkosa Heny sekali lagi.
setelah terlepas dari Ferdy, dengan cepat Heny naik ke mobil bergabung dengan yang lain seakan mengerti akan situasi Leo segera menjalan kan Roda empat yang kini mereka naiki.
Ferdy bergegas ke mobil nya untuk mengejar Istri nya.
tampa susah payah Ferdy yang memang lihai membawa kendaraan dengan mudah menghadang mobil yang membawa Heny di dalam nya.
Leo memegang kerah baju Ferdy saat sudah turun ntah persoalan apa anatara Heny dan Ferdy Leo gak ambil pusing tapi hampir mati itu yang bikin Leo emosi mengayun kan pukulan telak kerahang Ferdy.
Ferdy tidak melawan Ia menerima pukulan demi pukulan hingga sudut bibir nya mengeluarkan darah, Heny histris di dalam mobil tak sampai hati melihat Ferdy di pukuli ahir nya turun menghentikan pengeroyokan teman-teman nya.
stop...stop...Dia suami ku.....ucap Heny spontan dengan nafas terengah-engah membuat empat laki-laki teman kerja nya langsung terdiam.
Ferdy kini meringkuk di trotoar jalan sambil memegang perut nya hati nya senang karena ucapan Heny barusan.
Heny membantu Ferdy berdiri kesempatan tak akan di lewat kan Ferdy, memeluk bahu Heny dan dapat di hirup Ferdy aroma wangi rambut Heny.
Kamu harus mengobati luka-luka ini.....ucap Ferdy berbisik di telinga Heny membuat Heny meremang, dengan di bantu Heny kini Ferdy duduk di belakang kemudi tapi kemudian keluar lagi
masuk.....ucap Ferdy memerintah Heny agar masuk ke dalam mobil nya.
Tapi Heny tak perduli dengan perintah Ferdi malah bersidekap, tak ingin berlama-lama.
Ferdy berjalan kemobil yang kini teman-teman Heny naiki ntah apa yang Ia bilang Leo dan yang lain meninggal kan nya setelah memberi kan tas sandang Heny.
tak terima di tinggal kan teman-teman nya Heny berusaha mengejar tapi di hadang oleh Ferdy.
Naik....perintah Ferdy lagi karena Heny masih berdiri.
kalau Kamu gak naik Aku perkosa kamu sekali lagi di sini......ucapan Ferdy mampu menakuti Heny.
__ADS_1
Heny naik sambil menggerutu ngatai Ferdy gila berulang kali, Ferdy mendengar tapi hanya menarik sudut bibir nya.
Ferdy membawa Heny ke apartemen nya, awal Heny menolak dan akan pergi tapi setelah Ferdy mengatakan dosa-dosa tentang melawan suami Heny mengurungkan langkah nya.
Heny menatap punggung Ferdy anak ini bicara baik buruk pinter dan fasih tentang dosa tapi kenapa jadi pemerkosa batin Heny.
Ferdy membawakan segelas air putih dingin untuk Heny dan meletakan di atas meja, sementara Heny terkagum-kagum dengan interior apartemen Ferdy tatanan yang rapi Heny merasa sangat nyaman.
sementara Heny terkagum Ferdy membersih kan Diri setelah meletakan air putih dingin, Kini Ia sudah selesai dengan pakaian santai baju kaos oblong dan celana jean yang di potongg pendek.
Ferdy duduk di Sofa di mana saat ini Heny tengah menyandar kan kepala karena tiba-tiba Ia merasa sedikit pusing.
Ferdy meraih gelas di meja langsung menyodorkan kan kepada Heny.
minum lah......ucap Ferdy lembut.
Heny menatap Ferdy di sebelah nya dengan muka jijik ingin Rasa nya Heny mencakar muka Ferdy yang sudah buat Ia mengandung tapi Heny menelan keinginan nya untuk mencakar,
Menurut nya Ferdy tidak boleh tau kalau Saat ini Ia mengandung anak Ferdy.
antar kan Aku pulang.....pinta Heny.
Kamu gak senang berada di rumah suami kamu.....ucap Ferdy lunak.
Hah suami...haaaaa...Heny mengulang kata suami, tentu Ferdy tidak senang Heny menertawai nya.
gak salah minum obat kan.....ucap Heny masih dengan tertawa walau tak sekeras tadi.
Ferdy langsung menggendong Heny ala bodi guard karena memang Tubuh Ferdy tinggi besar hingga dengan mudah menyangkut Heny di bahu nya.
turun kan......jerit Heny ketakutan, tapi Ferdy tidak perduli kini mereka sudah sampai di kamar dan Heny terus memberontak.
Ferdy menghempas kan Heny di atas ranjang, Heny ketakutan.
mau apa kamu......bentak Heny ingin turun dan lari, tentu Ferdy tidak akan melepas Heny karena saat ini dari dalam diri sudah meminta lebih Saat mencium wangi tubuh Heny ketika Ia angkat tadi.
Ferdy Menangkap dan mengungkung Heny, sedang yang di kungkung sudah tidak dapat bergerak karena dari fisik sudah kalah besar.
Ferdy ******* rakus bibir ranum yang terus saja memaki nya. awal Heny terus mengelak tapi lama kelamaan Heny menerima perlakuan Ferdy hati menolak tapi tubuh nya bereaksi se olah Ferdy harus membawa nya lebih jauh.
Ferdy berhasil menjinakan Heny hingga tarung mereka berulang kali sama-sama berenang dalam laut nikmat kini Heny benar-benar lelah dan tertidur, Ferdy tersenyum berhasil menjinak kan Heny setelah mencium puncak kepala istri yang Ia tinggal setelah nikah.
Ferdy bangkit menuju kamar mandi untuk membersih kan diri dari peluh yang lengket setelah berpakaian Ferdy keluar dari kamar menuju dapur ingin membuat makanan untuk Heny tentu lapar fikir Ferdy.
sejak melihat Heny di restoran tadi ntah kenapa sudut hati nya tercubit merasa salah telah meninggal kan Heny.
Ferdy menata makanan buatan nya di atas meja lalu kembali ke kamar untuk melihat Heny, ternyata pertarungan lebih dari tiga kali tadi benar-benar mrmbuat Heny kelelahan hingga tidur dengan pulas nya.
Ferdy tersenyum melihat cara tidur Heny dengan posisi siap menerima serangan, ntah kenapa Ferdy merasa Ia kecanduan dengan apa yang di miliki Heny.
Ferdy melepas pakaian nya lagi karena Heny masih ful neked dengan Mudah Ferdy menyerang dan serangan di terima dengan terkejut oleh Heny tapi karena tonggak yang terus memompa begitu membuat nya terbang Heny kembali hanyut menikmati.
__ADS_1
mereka menghabis kan waktu tampa pertengkaran Heny sedikit sudah bisa menerima takdir nya, Ferdy masih punya misi dengan berbaikan maka akan mudah menjalan kan misi.