
setelah Ibu keluar Satria menutup pintu dan mengajak Fika duduk di Sofa sudut kamar.
Yank Satria menggenggam tangan Fika, sedang Fika merasa canggung saat ini.
Satria menggeser duduk nya agar lebih dekat dengan Fika, sedang Fika tak mungkin menjauh karena Ia sudah terpojok.
Satria meraih tengkuk Fika ingin ******* bibir Fika
tapi di tepis Fika...jangan begini Sat sadar lah Aku bukan Rima....ucap Fika sambil membenahi anak rambut yang terjuntai.
Aku kangen Yank.....ucap Satria Fika dapat melihat di mata elang Satria begitu rindu itu membuncah.
sadar Sat Aku Fika bukan Rima...ucap Fika lagi sebagai seorang psikolog Ia tau apa yang sedang Di alami Satria saat ini.
memang satria sudah hilang kesadaran langsung menyergap bibir Fika sambil mengungkung Fika di bawah.
Fika Menolak tapi belitan lidah Satria terlalu membuat nya lena sesaat kemudian dengan segala ke kuatan Fika mendorong Satria hingga jatuh dan Fika lari keluar dari kamar sambil menangis.
Ibu yang masih duduk di meja makan begitu melihat Fika turun Sambil menangis berlari menyongsong Fika.
Ada apa Nak.... tanya Ibu sambil memeluk .....Fika menggeleng sebagai jawaban terlalu malu kalau ia berterus terang telah di cium Satria sedang Tadi Ia sempat menik mati.
Ibu mengajak Fika ke kamar yang dulu di pakai Mama Rima, mendudukan Fika di tepi Ranjang lalu Ibu menceritakan Kisah Satria dari mulai sekolah bersama dengan Rima hingga mereka menikah dan kemudian Rima meninggal Dunia.
Fika terenyuh mendengar cerita Ibu Ia pun tak dapat menahan tangis sedih dengan apa yang sudah di lalui Satria.
setelah cape bercerita Ibu tertidur tapi Fika tidak dapat memejam kan Mata nya ciuman di dapur Rumah Ibu dan Ciuman barusan begitu jelas di ingatan nya juga kisah yang di ceritakan Ibu terus berputar-putar di kepala nya.
Karena tidak dapat tidur Fika memutus kan untuk keluar membuat minuman coklat panas agar sedikit rileks fikiran nya.
Fika memasak Air membelakangi pintu dapur, Satria juga tidak dapat memejam kan mata karena ingatan nya akan Rima Ia pun turun ke bawah untuk membuat kopi.
Sampai di pintu dapur yang Ia rindukan seakan hadir tampa basa-basi Satria langsung memeluk Fika dari belakang membuat Fika terkejut hampir menyenggol panci masak air di atas kompor.
Lepas Sat.....pinta Fika dengan suara pelan malu kalau ketahuan Ibu.
jangan gerak Yank biar kan seperti ini sebentar..ucap Satria membenamkan wajah di ceruk leher Fika membuat Fika kegelian.
Sat lepas.....pinta Fika lagi tak ingin lain hal terjadi...
Diam Yank jangan gerak....Satria menyesap leher Fika membuat nya mematung.
Fika dapat merasakan benda keras menyangga punggung nya semakin lama semakin keras membuat Fika melotot langsung menepis kuat tangan Satria dan Lari.
tapi di tahan Satria dengan menarik tangan Fika hingga mereka jatuh di lantai Dapur dengan posisi Fika di atas Satria di bawah.
tak ingin hilang kesempatan Satria mengguling Fika agar di bawah kini Ia dengan bebas mengungkung Fika di bawah.
Satria ******* dengan Sangat lembut tangan nya bergerilya meremas menara Fika membuat Fika hampir hilang sadar mengikuti Nafsu Satria.
Satria memainkan lidah menyapu ruang mulut Fika membuat Fika melenguh tampa Fika sadari kancing baju nya sudah terbuka hingga menyisakan bra warna crem,
Satria dengan paksa menggangkat bra keatas hingga kini menara bulat terpampang di wajah nya dengan segera Satria menyesap ujung menara yang bulat memerah sambil membubuhkan sedikit menggigit tentu si empu nya terbawa alunan syahdu Satria.
kini Satria mengecupi leher jenjang Fika dengan sesekali menjilat nya tentu membuat Fika melayang, suara rintihan dan lenguhan terdengar lolos begitu saja dari bibir bengkak karena Satria.
gerakan nakalmulai menggerayangi tubuh Fika tapi saat tangan Satria ingin menjangkau lebih ke bawah Fika tersadar mendorong Satria dan bangkit berdiri ingin meninggal kan Satria.
__ADS_1
tapi naas Saat Fika berdiri Ibu sudah lebih dulu ada di depan pintu hingga dapat melihat tubuh nya setengah telanjang.
Fika malu setengah mati langsung lari menuju pintu samping.
Ibu memarahi Satria karena sudah berbuat tidak senonoh, setelah Itu mereka berdua riuh kalau Fika tidak ada, ibu menyusuri setiap ruangan sedang Satria keluar mencari di sekeliling Rumah.
Fika di temukan Satria di gubuk areal tempat Mama Rima menanam sayuran karena Mama pindah kini hamparan Itu kosong hanya tinggal gubuk lah yang ada sekarang.
Fika menangis sejadi-jadi nya berulang kali minta maaf sambil menyebut nama tunangan nya.
Satria merasa bersalah karena nya Fika terjebak di situasi yang salah.
Satria membujuk Fika dengan lembut sama Hal nya Ia lakukan ketika merayu Rima semasa hidup membuat perlahan Fika tersenyum.
Satria senang Fika bisa tersenyum walau sedikit, maaf kan Aku Fik....ucap Satria
Untuk apa kamu minta maaf.....tanya Fika..
karena Aku sudah menyentuh kamu tapi jujur aku seperti jatuh cinta lagi...ucap Satria dengan pandangan teduh membuat hati Fika hampir luluh.
Waktu kini menunjukan pukul tida pagi ibu gelisah tidak menemukan Fika dan kini Satria juga tak tampak.
Satria memeluk Fika sesaat sebelum mereka kembali masuk ke rumah.
Ibu mengusap dada nya setelah melihat Fika dan Satria masuk bersamaan.
kini mereka di kamar masing-masing Ibu menyuruh Fika segera tidur karena besok Fika pulang bersama orang tua nya.
Fika memejam kan mata walau sulit awal nya tapi kemudian Ia tertidur juga begitu juga Ibu
Satria heran memandangi dua anak nya yang tertidur nyenyak...kenapa mereka anteng biasanya pasti terbangun biar sekali tapi malam ini mereka begitu pulas ahh mungkin kecapean....satria bergumam sendiri.
pagi ini semua telat bangun cuma ibu yang bergegas bangkit karena mendengar suara bel pintu.
Ibu ke dapur untuk cuci muka baru kemudian membuka pintu ternyata Papa, Mama dan tunangan Fika yang datang di antar Andi.
Setelah mempersilah kan masuk Ibu permisi untuk membangun kan Fika tapi bukan Fika yang di bangun kan Ibu melain kan Satria.
Ibu terenyuh melihat posisi tidur Satria terlihat wajah lelah terbingkai jelas di wajah Satria, dengan pelan Ibu membangun kan Satria agar kedua kembar tidak terbangun.
Sat ada orang tua Fika....bisik Ibu di telingga Satria membuat mata Satria langsung melek.
Satria tidak menjawab langsung masuk kamar mandi, ibu pun turun karena melihat dua cucu nya masih pulas.
ibu turun membangun kan Fika dengan malas Fika membuka mata nya.
ada apa tante.....tanya Fika sambil menguap.
Itu Papa dan Mama mu datang tunangan mu juga ada.....jawab Ibu membuat Fika langsung lari ke kamar mandi.
Satria sudah selesai dan rapi turun sambil menggendong si kembar tentu kewalahan karena dua bayi itu terlalu aktif.
Fika juga sudah rapi dan segar siap menemui kedua orang tua dan tunangan nya.
tapi ada yang dia lupa bekas merah yang di buat Satria sangat jelas terlihat.
Satria mengulum senyum melihat bekas di leher Fika membuat Fika salah tingkah.
__ADS_1
mereka sama-sama ke ruang tamu menemui Papa dan Mama Fika Satria tak tau kalau ada tunangan Fika.
semua mata tertuju pada mereka sungguh mereka serasi sama-sama menggendong satu bayi.
tapi ada satu pasang mata yang melihat mereka dengan pandangan geram yaitu tunangan Fika.
saat Ini Fika tengah menggendong baby Sandi tampak tangan baby Sandi masuk kecelah baju Fika...semakin geram lah tunangan Fika.
Satria menggendong baby Sanda yang kini sedang memainkan dasi sang Ayah.
Mama Fika langsung suka melihat penampilan Satria yang sekarang sudah tentu fikiran nya kemana-mana karena Mama Fika tergolong perempuan Matre.
Ibu muncul dengan napan berisi beberapa gelas teh.
kini mereka duduk Fika memilih duduk dekat tunangan nya sedang Satria di apit Andi dan Ibu.
karena mereka semua belum sarapan Andi memutus kan untuk beli sarapan siap saji di luar.
Andi pergi Ibu kedapur kini tinggal Satria berbincang-bincang dengan ke dua orang tua Fika, mereka membahas dari keseharian Satria dan si kembar hingga perusahaan Satria begitu gampang nya menjawab pertanyaan dari Papa Fika membuat Mama Dan Papa Fika senang ternyata pengetahuan Satria begitu luas tentang bisnis.
Sedang Fika Dan tunangan nya membawa si kembar Duduk di gubuk belakang rumah, mereka awal nya bercerita tentang kelanjutan hubungan mereka tapi karena terpaan angin menyapu rambut Fika terlihat lah jejak merah yang di buat Satria hingga tunangan Fika menuduh Fika Telah berselingkuh dan sudah di tiduri Satria hingga kata-kata tak pantas keluar dari mulut nya membuat Fika menangis sejadi-jadi nya sambil coba menjelas kan.
tapi tunangan Fika tidak percaya dan tidak mau lagi memperistri Fika karena di anggap nya Fika perempuan Lacur.
Ibu yang di dapur mendengar hinaan yang di tujukan untuk Fika hanya menangis karena semua karena kesalahan anak nya Satria.
setelah Sumapah serapah di tumapah kan tunangan Fika meninggal kan Fika dan dua bayi di gubuk Ia masuk kedalam rumah menemui orang tua Fika.
maaf om dan tante saya sudah tidak bisa melanjut kan lagi hubungan dengan anak om dan tante....ucap nya dengan suara lantang.
tenang dulu nak Ferdi ada apa ini....tanya Papa Fika.
Papa Fika bangkit untuk menenangkan calon mantu.
Maaf Om saya sudah tidak bisa terima Fika....ucap nya lagi.
Satria yang melihat tunangan Fika ngamuk sudah tau pasti karena tanda merah yang Ia semat di leher jenjang Fika.
Sabar nak sabar....Papa Fika masih berusaha menenang kan karena memang tak tau duduk permasalahan antara calon mantu dan anak nya.
Maaf sekali lagi om....ucap nya...
Mama Fika gerah dengan ucapan maaf berkali-kali hingga Ia membentak calon mantu nya.
Maaf apaaa....tanya Mama Fika.
tunangan Fika melihat wajah Mama Fika Lalu berpindah ke wajah Satria dengan bibir mengatup terdengar suara gemeretak dari mulut nya.
Fika sudah Di rusak Di.....ucap tunangan Fika dengan lantang dan menunjuk ke arah Satria duduk.
bicara Apa kamu jangan sembarangan....ucap Papa dengan suara tak kalah lantang karena bagai manapun Satria tetap lah anak adik sepupu nya dan berarti anak nya juga.
Papa Fika mencari Fika di ikuti Mama, tunangan nya dan Satria di belakang .Satria tenang karena memang menginginkan Fika sebagai pengganti Rima.
setelah menemukan Fika Papa bertanya di depan Ibu Satria dan semua orang tentang penuturan Ferdi tunangan nya Fika.
bukan Fika yang menjawab tapi Satria yang menjawab dan menceritakan ke jadian semalam dan Satria Siap menikahi Fika,
__ADS_1
membuat semua yang ada di situ lemas ke cuali dua baby Sanda Dan Sandi.
.