My Bastard Boss

My Bastard Boss
Bab 34 Kabar Bahagia


__ADS_3

Tepat satu bulan Arta dan istrinya telah menyelesaikan honeymoon sekaligus liburan mereka. Kini mereka dalam perjalanan pulang ke negara E. Pria tampan itu membiarkan istrinya beristirahat, mengingat perjalanan mereka untuk sampai masih sangatlah lama.


Skip


Setelah dari bandara kini keduanya dalam perjalanan menuju ke mansion. Disha menyandarkan kepalanya di bahu sang suami.


Tiba di mansion keduanya langsung turun, Arta menggendong istrinya menuju ke kamar. Sopir langsung mengantarkan koper mereka setelah itu langsung ke luar.


Keduanya langsung membersihkan diri di kamar mandi. Selesai berpakaian Disha langsung naik ke atas ranjang dan berbaring nyaman di sana. Arta menghampiri istri sambil bertelanjang dada, dia mengusap perut istrinya.


"Apa kamu masih mual sayang? " tanya Arta dengan lembut.


"Sudah enggak mas. " jawab Disha. Arta langsung berbaring, dia menarik istrinya bersandar pada tubuhnya. Pria tampan itu masih tak percaya jika dirinya tak lama lagi akan menjadi seorang ayah.


Disha menciumi sudut bibir sang suami membuat Arta menoleh kearah nya. Keduanya saling menatap penuh cinta satu sama lain. Dia membisikkan kata kata cinta untuk wanitanya yang tengah mengandung buah hati mereka.


Tangan pria tampan itu kini bertengger manis di atas perut sang istri. Di usapnya secara lembut, Disha tentu saja menikmati usapan lembut di perutnya. "Ternyata ya karena ada kecebong aku dalam perut kamu makanya kemarin kemarin kamu minta aku melakukan hal aneh


aneh. " ungkap Arta dengan senyuman lebarnya.


"Ish kok kecebong sih mas. " protes Disha sambil mencubit lengan sang suami. Arta langsung nyengir, dia membisikkan sesuatu di depan perut sang istri. Disha sendiri mengusap perut suaminya lembut. Wanita cantik itu bersyukur dirinya di berikan kesempatan lagi untuk hamil.


Dan malam harinya mereka turun ke bawah untuk makan malam bersama. Mommy dan Ayah Arka telah menunggu keduanya.


"Mom, Ayah ada hal yang kami ingin sampaikan! "


"Kabar apa nak? " Mommy Diandra begitu penasaran dengan apa yang ingin menantunya bicarakan.


"Aku hamil mommy. " jawab Disha seraya tersenyum lebar. Mommy dan ayah terkejut sekaligus bahagia mendengar kabar yang di sampaikan Disha pada mereka. Mommy Diandra lekas bangkit, menciumi pipi chubby sang menantu dan memberikan selamat padanya.

__ADS_1


Disha mengangguk, dia pun memperhatikan sang mertua yang kembali duduk. Ayah Arka tentu saja senang beberapa bulan lagi dirinya akan segera menjadi seorang kakek. Kini mereka makan malam bersama di sertai canda dan tawa.


Setelah makan malam terlewati, mereka segera pergi ke kamar masing masing. Arta menarik selimut menutupi tubuh mereka, suasana malam yang cukup dingin tak bagus untuk wanita hamil.


"Besok kita beli susu ibu hamil untuk kamu sayang! "


"Iya mas. "


Keduanya langsung memejamkan mata, terbang ke alam mimpi sambil berpelukan.


Hari berikutnya


Arta dan Disha baru selesai berpakaian dan beres beres. keduanya langsung turun ke bawah, menuju ke meja makan.


Mommy pun menawarkan diri untuk mengantarkan Disha membeli susu namun ditolak Arta. Pria itu ingin menghabiskan waktu bersama istrinya. Ayah Arka hanya mampu menggeleng pelan melihat kelakuan sang menantu.


"Mommy, Ayah kami berdua ke luar sebentar ya mau membeli susu bumil. " pamit Arta seusai sarapan.


"Sebaiknya kita mengobrol di ruang tamu aja mas. " ujar Mommy Diandra pada sang besan. Pria paruh baya itu mengangguk, mereka pergi ke ruang tamu.



"Apa ini tak apa apa mas, hubungan kita berlanjut? " tanya Nyonya Diandra pada paruh baya yang masih terlihat gagah di depannya ini.


"Enggak papa Diandra, setelah Arta dan Disha pulang nanti, kita akan memberitahu hubungan kita pada mereka. " ungkap Tuan Arkana. Nyonya Diandra mengangguk, dia masuk ke dalam dekapan Tuan Arkana.


Keduanya mengobrol dengan santai membahas kehamilan Disha yang membuat keduanya begitu bahagia. Tuan Arka juga berterimakasih atas didikan nyonya Diandra hingga membuat Arta menjadi pria hebat.


"Semoga hanya ada kebahagiaan dalam hidup putriku. Disha pantas bahagia bersama keluarga kecil

__ADS_1


nya. " gumam Tuan Arka penuh harap.


"Mas tenang aja, Arta pasti bisa membahagiakan Disha. Jika anak lelakiku itu berani menyakiti Disha, aku sendiri yang akan memotong ular kobranya. " geram Nyonya Diandra.


Tuan Arka menelan saliva nya kasar mendengar ucapan Nyonya Diandra. Wanita paruh baya itu menoleh, terkekeh pelan melihat wajah pias tuan Arkana. Dia langsung menepuknya dengan lembut sambil meyakinkannya.


Tuan Arkana bernafas lega, dia mengusap tangan wanitanya dengan gemas. Kelak dirinya mungkin akan menjadi bagian dalam pasukan suami suami takut istri.


Satu jam berlalu Arta dan istrinya kembali. Pria itu langsung ke dapur membuatkan susu bumil untuk istrinya. Disha sendiri duduk di sofa berhadapan dengan orang tuanya.


Arta kembali dan menyerahkan segelas susu pada Disha. Wanita hamil itu segera meneguknya, menaruhnya di atas meja.


"Disha, Arta ada yang ingin kami bicarakan sama kalian! "


"Katakan saja mom. " sahut Arta dengan lembut.


Ayah Arka langsung menjelaskan hubungannya dengan Nyonya Diandra pada anak dan menantunya. Arta dan istrinya saling melirik satu sama lain, keduanya sama sama tersenyum. Mereka berdua setuju dengan hubungan orang tuanya. Disha menyentuh perutnya, dia bahagia jika mommy mertua mau menerima ayah Arka sebagai pasangan.


"Lagipula kami sepakat hanya akan menghabiskan waktu berdua hingga calon cucu kami besar nanti. " ungkap mommy Diandra. Disha tentu saja menghormati keputusan orang tuanya saat ini.


Arta mencium kening Disha, dia langsung menggoda sang mommy tercinta. Mommy Diandra tentu saja malu, dia sesekali memperingati sang anak agar berhenti meledeknya. Disha menoleh kearah suaminya, senyuman penuh makna terukir di bibir wanita hamil itu.


"Bukankah harusnya kamu jadi kakak sambung aku. " ujarnya sambil mencolek perut sang suami. Arta mendengus jengkel, bibir pria itu berubah cemberut. Disha terkikik geli melihat perubahan ekspresi dari suaminya.


Arta berdecak pelan. Justru dia mendekatkan wajahnya lalu mencium sang istri di depan orang tua mereka. Disha memukul dada suaminya hingga membuat Arta mengakhiri ciuman mereka.


Mommy Diandra hanya mampu menggeleng, ikut merasakan kebahagiaan keduanya. Disha menyusupkan wajahnya di dada bidang suaminya.


"I win you lose baby. " ujarnya seraya tertawa pelan. Calon hot daddy itu mengeratkan pelukannya ke tubuh sang istri tercinta.

__ADS_1


"Kamu jahil banget sama suami kamu sendiri nak. " ujar Ayah sambil tersenyum lebar. Disha merengut pelan, dia masih malu hingga betah dalam pelukan Arta. Dia merasakan kepalanya di cium berkali kali oleh suaminya.


"Dan aku beruntung memiliki suami sebaik kamu mas Arta. " batin Disha dalam hati.


__ADS_2