My Bule Husband

My Bule Husband
Penyesalan


__ADS_3

Dan kini, Reygan harus menuai akan apa yang telah dia perbuat terhadap Naina. Dia harus kehilangan wanita berliannya itu dengan terpaksa dari hidupnya.


Setelah hari itu, Naina benar-benar menghilang dari hidupnya. Menghilang bagai lenyap ditelan bumi. Wanita itu pergi entah kemana, dan kekuasaannya sama sekali tidak mampu untuk mencari wanita itu.


Reygan tahu persis siapa orang yang berdiri di belakang Naina dan siapa yang menyembunyikan istrinya dari jangkauannya. Ialah Chris, yang sampai saat ini tetap bungkam soal keberadaan Naina.


Chris masih tetap berada di Jakarta, menjalankan bisnisnya. Dan laki-laki itu tidak pernah sudi untuk bertemu dengan Reygan yang berusaha memohon padanya. Tentu saja. Bahkan jika pria itu menangis darah, dia tidak akan pernah membiarkan Reygan menyakiti adik kesayangannya lagi.


Sudah delapan tahun berlalu, belum pernah sekali pun Reygan bertemu dengan Naina. Hidupnya berantakan setelah Naina pergi.


Satu tahun setelah kepergian Naina, Reygan akhirnya tahu niat buruk Natasya yang hanya menginginkan putranya Steve. Natasya mencoba membawa Steve darinya dan membawanya untuk dirawat bersama suaminya kembali.


Jelas Reygan tidak terima. Natasya sama sekali tidak berhak membawa Steve, apalagi untuk melengkapi kebahagiaan mereka. Dan apa yang paling parah yang Reygan lakukan pada Natasya? Pria itu mengganggu perusahaan suami Natasya dan benar-benar membuat Natasya dan suaminya jatuh miskin.


Tidak hanya itu, rupanya Emma dan Sesil juga ikut andil memisahkan dirinya dari Naina. Reygan tidak tinggal diam. Meski Sesil adalah adiknya dan Emma adalah Neneknya. Reygan tidak pandang bulu.

__ADS_1


Siapa pun yang telah menyakiti Naina tidak lepas dari kekejamannya.


Waktu itu Reygan mencabut semua fasilitas kemewahan dari mereka. Itu akan menjadi penderitaan yang paling menyiksa untuk mereka yang lebih menjunjung tinggi kemewahan dan harta kekayaan.


Mereka harus susah payah bekerja keras, baru Reygan akan memberikan uang.


Dan kini, Emma tengah sakit-sakitan. Delapan tahun hidup pas-pasan sudah cukup membuatnya sekarat. Dan kini dia hanya bisa berbaring di tempat tidur.


Satu hal yang paling membuat Reygan menyesali semuanya. Adalah ketika dia tahu bahwa ternyata Naina pergi dalam keadaan hamil.


Saat itu Naina memang berniat melakukan kontrasepsi. Naina bercerita banyak tentang keadaan rumah tangganya pada Dokter Mika.


Tapi sebagai dokter, Dokter Mika tidak menganjurkan Naina melakukan kontrasepsi. Bukan karena masalah rumah tangganya, tapi saat itu Dokter Mika sudah merasakan keberadaan janin dalam perut wanita itu. Tapi dia masih belum yakin, karena kandungan itu masih belum terdeteksi. Oleh karena itu, Dokter Mika mengambil sampel darah Naina untuk memeriksa.


Tidak butuh waktu lama, hanya butuh beberapa hari hasil tes keluar. Dokter Mika akan menghubungi Naina. Tetapi suatu hari, dua orang wanita datang padanya. Melakukan pengancaman yang membuat dirinya melakukan pengakuan palsu terhadap Reygan.

__ADS_1


Reygan termangu saat itu. Sebenarnya dia sadar kenapa Naina berniat melakukan hal itu. Itu semua karena sikapnya selama ini. Naina pasti tidak ingin memiliki anak darinya, karena tahu cepat atau lambat mereka akan berpisah.


Tapi semuanya terlambat. Naina sudah mengandung darah dagingnya. Dan mungkin kini anak itu sudah berusia tujuh tahun.


Tidak cukup sampai di situ penderitaan Reygan yang bodoh dan bajingan. Rudi, Papanya yang bijaksana dan yang selalu menemaninya di setiap masa-masa terpuruk kehidupannya, pergi meninggalkannya.


Pria tua itu kecewa, karena menantu perempuannya menghilang. Menghilang oleh kebodohan putranya sendiri. Rudi pulang ke Jerman, ke tanah kelahirannya dan menetap di sana selama delapan tahun terakhir.


Steve, bocah yang kini sudah berumur enam belas tahun, tidak kalah membenci Papanya. Steve tumbuh dalam keadaan tidak baik. Sama seperti ayahnya, Steve selalu dibayang-bayangi kerinduan terhadap Naina.


Anak itu sudah sangat tampan sekarang. Tetapi dia masih kurang kasih sayang dari orang tuanya. Dan Steve sangat sangat membenci Reygan.


"Jangan pernah menemui Steve, sebelum Papa membawa Mama Naina pulang!" itulah kata-kata terakhir Steve sebelum pergi ke Jerman mengikuti Rudi, kakeknya.


TBC

__ADS_1



__ADS_2