My Bule Husband

My Bule Husband
Kabar buruk


__ADS_3

Apa-apaan sih para reader yang mau Naina sama Rey balikan lagi. Kan kalian yang kemaren pengen cepet-cepet pisahin mereka. Gimana sih😒...


Sebagai seorang Ayah, tentu begitu besar kekecewaan Rudi terhadap putranya, Reygan yang tidak pernah berhasil dalam rumah tangganya. Rudi merasa tidak berhasil mendidik Reygan menjadi laki-laki yang bijaksana. Meskipun sudah banyak nasihat yang dia berikan.


Hilangnya Naina dari hidup mereka adalah suatu pukulan yang berat bagi Rudi. Naina adalah gadis yang dia pilih sendiri sebagai calon menantunya tiga belas tahun yang lalu. Memilihnya dari puluhan anak-anak panti, dan hanya Nainalah yang memenuhi kriteria menantu idamannya.


Kurang lebih lima tahun Rudi memperhatikan setiap tingkah laku Naina. Dan tentu membuat hatinya tergugah akan ketulusannya, membuat Rudi ingin cepat-cepat menjadikan Naina menjadi menantu perempuannya.


Apa yang dia kehendaki berhasil. Naina resmi menjadi menantunya. Seperti dugaannya, hatinya yang kuat dan tulus berhasil meluluhkan hati putra dan cucunya yang dilingkupi pengaruh buruk. Tapi sayang, Naina harus secepat itu menyerah dengan kekejaman keluarganya.


Selama dua tahun lebih, Rudi turut melakukan pencarian terhadap menantunya, yang bersembunyi entah dimana. Meski dia kecewa pada Reygan, tapi Rudi berharap keduanya masih bisa kembali bersama lagi.


Rupanya, Chris mengetahui apa yang dia lakukan. Anak muda itu dengan murah hati mempertemukannya dengan Naina, tapi dengan syarat tidak boleh memberitahukan keberadaan Naina pada Reygan.


Rudi tidak bisa apa-apa selain menuruti hal tersebut. Naina akhirnya ikut pindah bersamanya ke Jerman. Dan hidup bahagia di sana.


Sebenarnya mereka tidak tinggal satu rumah. Mereka tinggal di rumah yang berbeda, tetapi tidak dalam jarak yang jauh. Steve memilih tinggal bersama Naina, dan akan mengunjungi Rudi sekali dalam seminggu.


Dan sudah delapan tahun, Naina masih belum bisa memaafkan Reygan. Rudi pikir, keduanya perlu dipertemukan, untuk melunakkan hati Naina. Naina harus melihat betapa Reygan menderita selama ini.

__ADS_1


***


Sejak Rudi pergi dari ruangannya, Naina menjadi murung. Rudi telah mengingatkannya pada seseorang yang susah payah dia buang dari hati maupun jiwanya.


Berulangkali memejamkan matanya, karena resah memikirkan perkataan Rudi.


"Dia hidup seperti sebatang kara. Tidak terawat dan terlihat linglung. Dan juga tidak memiliki tujuan. Yang dia lakukan selama ini hanyalah memperbesar kekuasaannya agar bisa menandingi Chris, dan akhirnya bisa menemukanmu."


Kata-kata Rudi kembali terngiang-ngiang di kepalanya.


Lalu maniknya memandangi foto Reygan yang diambil tanpa diketahui. Dan memang benar, guratan wajah itu terlihat menyeramkan. Bukan seperti Reygan yang dia kenal delapan tahun yang lalu.


Mungkin yang dia rasakan hari ini, hanyalah kekhawatiran semata. Karena bagaimana pun, mereka pernah menjalin hubungan yang suci di mata Tuhan maupun hukum.


Naina mengeraskan hatinya, agar kelak dia tidak tersakiti lagi. Dia sudah merasa tenang selama beberapa tahun terakhir, dan tidak mengakhiri ketenangan ini hanya karena kembali terjerat pada pria itu.


"Sudahlah Naina. Jangan terus memikirkannya. Dia hanyalah masa lalu." lirihnya, berusaha menguatkan hatinya.


Wanita itu segera membuang nama itu dari kepalanya.

__ADS_1


Naina kembali menyibukkan dirinya dengan pekerjaannya lagi. Dengan bekerja seperti ini, setidaknya pikirannya bisa tenang dari pria itu.


Beberapa saat kemudian, ketika dia fokus, ponselnya berdering. Sebuah panggilan dari negara kelahirannya. Indonesia.


Selama ini hanya ada satu nomor yang berasal dari negara itu yang selalu menghubunginya. Yaitu panggilan dari Arnita, sang ibu pengasuhnya.


Naina ragu mengangkat nomor asing ini. Dia takut seperti sesuatu yang buruk tengah menyambutnya.


Dengan hati yang ragu, Naina akhirnya menjawab panggilan itu. Dan menaruh ponsel di telinganya.


"Halo." sapanya dengan ramah.


Suara bising terdengar dari seberang sana. Naina menjadi cemas, pasalnya dia sangat mengenali suara ini.


"Arin?" panggilnya pada adik pantinya.


"Kak Naina... Ibu meninggal..."


TBC

__ADS_1


Kalau othor nggak mau pertemukan mereka kembali, emang kenapa? Kalian mau apa? 🌚


__ADS_2