My Bule Husband

My Bule Husband
Keputusan


__ADS_3

Siapa pun tidak menyangka akan kebenaran yang baru saja terungkap di malam itu. Apalagi Naina, lelaki yang dianggapnya layaknya saudara kandung sendiri. Sosok pelindungnya di masa kecilnya yang sangat dikenalinya luar dan dalam.


Naina begitu syok saat pertama kali mendengar itu, membuatnya tiada henti menatap Chris dengan tatapan nanar yang penuh kekecewaan.


Sedangkan Rudi benar-benar di ambang batas kesabarannya. Nasib malang yang menimpa putrinya sudah membuat hatinya hancur berkeping-keping. Ditambah malam ini, berbagai pukulan datang bertubi-tubi.


Putrinya kabur dalam kondisi yang memprihatinkan, dan kini Chris. Sosok anak muda yang begitu dekat dengannya selama delapan tahun ini. Anak muda yang dikenalnya memiliki hati yang baik dan tulus. Namun tidak disangka-sangka, anak muda itulah yang menghancurkan putrinya sendiri.


Rudi merasa dikhianati. Hubungan mereka yang bagai keluarga rupanya dibalas dengan kepiluan oleh anak muda itu.


Rasanya Rudi tidak sanggup lagi. Pria yang sudah renta itu hampir tumbang akibat tekanan yang menyiksa dirinya.


"Papa..." teriak Naina ketika melihat Rudi hampir terjatuh di lantai. Namun Reygan yang baru saja menghajar Chris dengan brutal dengan sigap menangkap Rudi.


"Papa..." keduanya panik.


"Om..." Chris hendak mendekat, namun Reygan segera memberi peringatan.


"Jangan selangkah pun kamu mendekat. Atau aku akan benar-benar membunuhmu!" kecam Reygan dengan tatapan menyeramkan.


Chris mematung, tentu saja takut akan ancaman Reygan. Pria itu hanya bisa terduduk di lantai dalam keadaan mengenaskan akibat hajaran dari Reygan.


Reygan mengangkat Rudi, hendak membawanya dari sana. Sebelum pergi Reygan sempat mengancamnya.


"Urusan kita masih belum selesai!" ucap pria itu sebelum pergi.


"Nai..." panggilnya pada adiknya yang sedari tadi menangisi semua yang terjadi.


"Maafin Kakak Nai. Kakak benar-benar tidak berniat melakukan itu pada Sesil." ucapnya berusaha menjelaskan.


Naina memalingkan wajahnya. Melihat betapa mengenaskan keadaan Chris saat ini, tentu membuat hatinya sedih, karena bagaimana pun Chris adalah saudaranya. Namun setelah tahu apa yang telah lakukan pada Sesil, jelas membuatnya sangat marah.


"Kakak jahat! Kalau Kakak memang berniat balas dendam pada suamiku, tidak harus begini caranya Kak. Kakak tidak harus menghancurkan Sesil. Sesil tidak tahu apa yang dia lakukan Kak. Dia masih belum dewasa waktu itu." cecar Naina dengan penuh kekecewaan.


"Nai, bukan seperti itu. Kakak tidak berniat balas dendam." Chris frustasi sebab Naina telah salah paham dengan dirinya.

__ADS_1


"Nai nggak peduli apa alasan Kakak. Yang Naina tahu, Kakak udah menghancurkan Sesil. Kakak membuatnya menderita! Sesil benar-benar sangat terpuruk sekarang. Bahkan semua perhatian kami tidak cukup untuk membuatnya bangkit dari keterpurukannya!" bentak Naina.


"Nai..."


"Cukup! Nai kecewa sama Kak! Mulai sekarang sampai seterusnya jangan temui aku lagi!" ucap Naina sebelum meninggalkan Chris, menyusul suaminya.


"Nai... Naina. Jangan pergi! Tolong dengarkan penjelasan Kakak." teriak Chris, namun Naina tidak menggubris sedikit pun.


Chris berteriak-teriak di ruangan itu, tetapi tak seorang pun yang menanggapinya. Hingga rasa sakit luar biasa mulai terasa di sekujur wajahnya yang kini babak belur. Pria itu begitu kesakitan dan terlihat mengenaskan.


***


Beberapa hari kemudian, Reygan masih belum menemukan keberadaan Sesil. Pria itu heran, mengapa Sesil bisa lolos dari anak buahnya yang tersebar di seluruh penjuru kota Jakarta. Sesil bagai hilang ditelan bumi tanpa jejak sama sekali. Namun Reygan tidak menyerah dengan pencariannya.


Tidak hanya Reygan, Chris sosok baik yang kini telah dicap sebagai pria bajingan dan brengs*k oleh Naina, juga turut melakukan pencarian terhadap Sesil. Pria itu sudah mengerahkan seluruh kemampuannya, namun keberadaan Sesil masih belum ditemukan.


"Dimana kamu Sesil?" pria itu memijit keningnya frustasi.


"Siapa Sesil?" tiba-tiba sebuah suara lembut menyapa gendang telinganya.


"Risa?" panggilnya dengan wajah terkejut.


"Ya ampun Chris. Muka kamu kenapa?" wanita berparas cantik itu terkejut ketika melihat wajah Chris yang dipenuhi lebam. Wanita itu mendekat, lalu memegang wajah Chris dengan panik.


"Auu..." Chris kesakitan.


"Muka kamu kenapa Chris? Kok biru-biru begini?"


"Auu... udah Ris. Jangan dipegang lagi. Sakit." kata Chris menjauhkan tangan Risa dari wajahnya.


"Jangan panik begitu. Aku nggak papa. Kemarin aku abis berantem sama begal." ucap Chris berdalih.


"Tapi kamu nggak papa kan?" Risa masih cemas.


"Iya aku nggak papa. Kamu kapan pulang dari LA. Kenapa nggak kasih tau aku. Biar aku jemput kamu ke bandara."

__ADS_1


Risa tersenyum manis, "Aku mau kasih kejutan sama kamu. Tapi ternyata aku yang dapat kejutan sama muka jelek kamu ini." ucapnya.


"Gimana kabar Om sama Tante?"


"Mereka baik kok. Tapi mereka sibuk banget ngurus persiapan pernikahan kita. Terus Mama juga udah suruh kamu ikut aku ke LA. Katanya kamu harus di sana dua minggu sebelum pernikahan." tutur Risa.


"Jadi kamu datang ke sini mau jemput aku?"


"Hem. Sekalian mau ketemu Naina juga." katanya.


Entah mengapa tidak ada raut kebahagiaan terpancar di wajah pria itu. Hatinya gundah bahkan di hari menjelang pernikahannya.


Ada sosok asing yang menghantui pria itu. Bahkan kini wajah wanita di depannya terasa mirip dengan wanita yang pernah begitu intim dengan dirinya di masa lalu.


"Risa..." panggilnya.


"Apa?"


Chris diam cukup lama, menatap wajah Risa tidak tega.


"Ada apa Chris? Kok malah diam? Ada apa?" tanya Risa.


Sebelum bicara pria itu menghela nafasnya panjang. "Risa... maafkan aku. Aku nggak bisa lanjutin pernikahan ini."


TBC


Jangan pada salah paham ya. Maksud othor pindah lapak bukan pindah ke aplikasi lain ya. Masih tetap di noveltoon kok cuma dibuat judul baru.


Lagian kalo di apk lain, kalian juga nggak bakal mau ikut kan😒. Tapi nggak papa, othor pengertian kok. Othor bakal tetap nulis di sini 😊


Tapi biar pun othor udah ngertiin kalian, malah kalian yg nggak ngertiin othor😭. Othor udah capek nulis buat kalian, tapi satu like, vote kalian pelit banget😒.


Heran atuh😳


Maaf othornya ngambekan😙

__ADS_1


__ADS_2