My Geeky Doctor

My Geeky Doctor
MGD Bab 38 - Tidak Mudah


__ADS_3

Sam terus memeluk tuannya sampai tenang, sampai deru nafas Rayden tidak lagi memburu.


Tanpa banyak kata, Sam langsung memapah Rayden untuk kembali berbaring di atas ranjang.


"Maafkan saya Tuan, saya pergi terlalu lama, harusnya saya selalu di samping Anda," sesal Sam, dia menundukkan kepalanya dalam, menunjukkan rasa bersalahnya yang besar.


"Sam." panggil Rayden lirih, tatapannya kosong menatap langit-langit kamar ini. Antara sadar dan tidak, banyaknya duga-duga membuatnya begitu pusing.


"Panggil Zhack kemari."


"Tapi Tuan _"


"Sekarang."


"Baiklah," jawab Sam pasrah. Meski sebenarnya selama ini Zhack tidak pernah menunjukkan dirinya pada banyak orang. Namun keputusasaan yang tergambar jelas di raut wajah sang Tuan membuat Sam tak bisa menolak, maka apapun itu meski tidak masuk akal sekali pun, semua perintah Rayden akan tetap Sam laksanakan.


Saat itu juga, Sam menghubungi pria yang diminta oleh sang Tuan untuk datang kemari.


Zhack menyanggupinya, bagaimanapun selama ini Rayden lah yang telah memberikan banyak dana untuk mendukung semua tindakan mereka di dunia gelap.


Hari itu Rayden menolak kunjungan dari siapapun. Sementara Zhack masuk ke dalam kamarnya menggunakan jas hitam lengkap seperti Sam. Membuat seolah-olah jika dia adalah salah atau anak buah sang tuan muda di perusahaan Carter Kingdom.

__ADS_1


Tiba di ruangan itu Zhack menundukkan kepalanya memberi hormat.


Datang lengkap dengan dengan sebuah leptop di tangan kirinya.


"Kenapa lama sekali? aku memintamu secepatnya datang, tapi ternyata kamu membuat ku menunggu selama 3 jam."


"Maaf Tuan, ada serangan dari DarkWeb, mereka menyebar virus di jaringan kita."


"Kenapa mereka menyerang?"


Zhack kemudian menjelaskan apa yang telah terjadi beberapa waktu terakhir.


Anak buah Darco mencari informasi tentang keluarga Carter, Zhack yang menyadari itu kembali memperketat keamanan.


Jadi Zhack hanya melaporkan hasil temuan pertamanya pada Sam, sementara itu dia sendiri kembali mencari informasi tentang gadis itu. Ternyata gadis itu dilindungi oleh Darco dalam sistem DarkWeb.


Saat ini DarkWeb dan Dark VIP jadi saling menyerang, karena sama-sama membutuhkan informasi dan harus melindungi.


Mendengar cerita itu bukan hanya Rayden yang tercengang, namun juga Sam.


Kedua pria itu masih tak percaya, benarkah di gadis cupu sampai mengenal seorang Darco, bahkan dilindungi.

__ADS_1


Memangnya rahasia apa yang disimpan oleh Disha?


Benang kusut yang sedari tadi menguasai pikiran Rayden, seolah kini mulai terlihat ujungnya.


"Tapi saya belum mendapatkan informasi apapun tentang wanita itu Tuan, sistem kita dalam bahaya. Sekarang kami hanya bisa bertahan dan menyerang, belum bisa mengoperasikan sistem untuk mencari informasi lebih dalam," terang Zhack, mengakhiri ceritanya.


Kemudian dia bertanya, apa maksud dan tujuan sang Tuan memanggilnya kemari.


Namun saat itu Rayden tidak menjawab apapun, masih berkutat dengan pemikirannya sendiri.


"Apa yang Anda butuhkan Tuan, sebisa mungkin saya akan melaksanakannya," ucap Zhack sekali lagi, karena Rayden hanya diam.


Sam pun menatap Tuannya, melihat Rayden yang seperti tidak menganggap keberadaan mereka berdua.


Rayden tidak perlu bertanya pada Zhack, karena pria itu dengan sendirinya telah menjelaskan semua yang ingin dia tahu.


Tentang Disha yang ternyata memang mengenal Darco dari DarkWeb.


Rayden tersenyum miring, entah harus bahagia atau bagaimana. Namun tentang gadis berkacamata itu yang seperti memiliki jiwa Aresha sungguh membuatnya tak tenang.


"Serang balik keamanan DarkWeb, lumpuhkan mereka dan ambil semua datanya." titah Rayden.

__ADS_1


Sebuah perintah yang tentu saja tidak mudah bagi Zhack.


__ADS_2