My Geeky Doctor

My Geeky Doctor
MGD Bab 52 - Alat Penyadap Suara


__ADS_3

Jam 2 siang, Sam telah tiba di rumah sakit. Di saku jas bagian dalamnya dia telah membawa hasil tes DNA itu.


Langkah kakinya begitu lebar seolah tak sabar untuk segera tiba di ruangan sang Tuan Muda.


Sam tidak berjalan sendirian, di belakangnya sudah ada dua anak buah yang akan bertugas menjaga pintu di saat dia melaporkan semuanya.


Sampai akhirnya di salah satu koridor ada seorang pria masuk ke barisan mereka, dia adalah Zhack, yang langsung bersikap seolah menjadi bagian dari keamanan Carter Kingdom.


"Bagus, kamu datang di waktu yang tepat, tidak membuatku menunggu," ucap Sam, bicara dengan suaranya yang terdengar dingin dan wajahnya datar.


Zhack menundukkan kepalanya kecil sebagai tanda hormat. Sementara langkah kaki mereka terus berlanjut tidak terhenti.


Sampai akhirnya mereka berdua tiba di ruangan Rayden.

__ADS_1


"Selamat siang Tuan," ucap Sam dan Zhack bersamaan.


"Kalian datang bersama, kabar apa yang kamu bawa Zhack? Aku sedang tidak ingin mendengar kabar buruk," ucap Rayden dengan wajahnya yang begitu datar. Dia bertanya pada Zhack, namun tatapannya tertuju pada Sam.


Tahu jika sang Tuan menunggu kabar darinya pula, tanpa banyak kata Sam kemudian mengeluarkan hasil tes DNA yang dia bawa.


Melihat kertas itu ada di tangan sang asisten, Rayden pun akhirnya bisa bernafas lega. Tatapannya kembali bergeser ke arah Zhack.


"Saya telah berhasil mendapatkan data diri wanita itu Tuan, perawat anda yang bernama Disha."


Rayden menelan ludahnya dengan kasar.


"Bagus, sekarang laporkan semuanya, rinci tanpa ada yang terlewat sedikitpun. " Titah Rayden.

__ADS_1


Sementara itu di waktu yang sama, di luar sana pun tejadi kehebohan karena lagi-lagi Rayden mengunci pintu ruangannya rapat-rapat.


Sam yang kembali membuat perintah melarang siapapun yang hendak menemui sang Tuan, 2 penjaga keamanan sudah berdiri di depan pintu ruangan itu untuk menghalau siapapun yang datang.


Kabar itu tentu saja di dengar juga oleh Disha. Terasa selalu mencurigakan tiap kali Rayden mengunci kamarnya seperti itu.


Desas desus dugaan asal yang terjadi di dalam sana pun jadi pembicaraan hangat. Terus bergulir dengan banyak versi.


Dan tak ingin menduga-duga, tanpa mengulur waktu lebih lama, Disha segera masuk ke ruangannya dan mulai meratas saluran CCTV di ruang VIP itu.


Keadaan di dalam ruangan sana terlihat sama seperti beberapa waktu lalu ketika Rayden melarang semua orang untuk mengunjunginya, Rayden berbaring di atas ranjang. Sam berdiri di sampingnya dan seorang pria berpakaian seperti Sam berada di hadpaan Rayden, memunggungi kamera cctv di pintu masuk.


"Kali ini aku akan mendengar semua pembicaraan kalian bertiga," ucap Disha, dengan bibir yang tersenyum miring. pasalnya dia sudah memasang alat menyadap suara di ruangan itu, terletak di balik nakas milik sang Tuan Muda. Tak akan ada yang bisa menyadari alat itu ada disana.

__ADS_1


Disha memasang alat itu saat Rayden berada di dalam kamar mandi dan Sam Pergi meninggalkan mereka berdua. Disaat Disha masih memakai selang infus di tangan kanannya waktu itu.


Disha kemudian mengambil penghubung alat itu di dalam lemari kerja. Siap menekan tombol nyala dan mendengar semuanya ...


__ADS_2