My Geeky Doctor

My Geeky Doctor
MGD Bab 62 - Jaminan


__ADS_3

"Bukan, lebih baik sekarang kita bangun, banyak hal yang harus aku lakukan untuk menikahi kamu," balas Rayden, setelahnya dia mengangkat kepala dan lebih dulu mengecup bibir sang calon istri.


Tidak ingin memperpanjang urusan untuk membicarakan hal yang tidak penting. Apalagi tentang Tamara, dia bahkan sudah lupa kapan terakhir bertemu dengan wanita itu.


Dan kecupan itu pun seketika berhasil membuyarkan semua pertanyaan Disha.


Pagi itu mereka berpisah sementara.


Disha benar-benar menuruti ucapan Rayden untuk menghubungi Darco dan memastikan semuanya. Tentang Rayden yang adalah jodohnya sejak kecil. Tentang pria itu yang selama ini terus mencarinya.


"Benar sayang, dia bahkan membeli Dark VIP hanya untuk menemukan kamu. Karena itulah beberapa tahun terakhir kami berselisih, ternyata kalian berdua terhubung," jelas Darco dalam sambungan teleponnya dengan sang anak kesayangan, Odette-nya.


Disha terdiam, tersenyum diantara hatinya yang terenyuh. Baginya sendiri pun Aresha telah mati, namun siapa sangka Rayden masih menganggapnya hidup.


"Nikmatilah hari kalian, setelahnya mulai ikut dengan ku menjelajah Darkweb, kita cari pembunuh itu."


"Terima kasih Darc."

__ADS_1


"Semuanya ku lakukan untuk mu sayang."


Disha tersenyum.


Sementara itu di tempat lain, dengan menggunakan kursi rodanya Rayden memasuki sebuah hotel bintang 5. Pagi ini dia sudah membuat Janji temu dengan ayahnya Disha. pertemuan mereka tentu saja dilakukan secara rahasia, tidak diketahui oleh dokter Anna.


Rayden datang lebih dulu, dia menunggu di salah satu kamar Presidensial Suite.


15 menit kemudian Alamsyah Dude datang. Menatap Rayden yang kini duduk di kursi rodanya.


"Aku akan menikahi Disha," ucap Rayden langsung, kalimat itulah yang diucapkan pertama kali ketika bertemu dengan dokter Alam.


Menikahi Disha? Batin Alam, lengkap dengan hatinya yang berdenyut nyeri.


"Aku bisa menemukan Aresha meski Anda telah membuatnya seolah mati. Sekarang, apa masih belum percaya jika aku bisa melindunginya?" tanya Rayden pula, saat mengatakan itu tatapannya terlihat Sendu.


Rayden tidak bodoh, dia pun tahu alasan kenapa Alam dan Anna memutuskan pertunangan di antara dia dan Aresha. Alam dan Anna hanya tidak ingin menyeret keluarga Carter ke dalam lingkaran masalah keluarga mereka.

__ADS_1


Terlebih nyawa adalah taruhannya. Alex dan Jia pun mengetahui alasan itu, karena itulah mereka pun menghormati apapun keputusan Alam dan Anna.


Tapi sekarang semuanya sudah berubah, Rayden bukan lagi seorang anak berusia 10 tahun yang tidak tahu apa-apa. Kini dia telah tumbuh dewasa dan memiliki sejuta kekuatan untuk melindungi Aresha.


Rayden ingin Alam mengerti tentang hal itu.


Dan mendengar semua penjelasan Rayden, Alam tahu, kini dia tidak bisa menyembunyikan apapun di depan pria ini.


"Minta dokter Samantha datang kesini Dad, aku ingin ingatan Aresha kembali, aku mohon," mohon Rayden, bahkan saat mengatakan itu Rayden pun memanggil Alam dengan sebutan Daddy, seolah ingin hubungan diantara mereka kembali seperti semula.


Dan tiap kalimat yang diucapkan oleh Rayden, selalu membuat Alam tak berkutik. Hatinya pun Ikut teriris melihat Rayden yang semenderita ini. Selama ini dia selalu mencemaskan Aresha, sampai tidak sadar jika telah menyakiti Rayden.


Dia masih diam, sementara Rayden terus berucap. Tentang tetap merahasiakan identitas Aresha, juga merahasiakan pernikahan mereka.


"Aku mohon Dad, izinkan aku menikahi Aresha, aku butuh jaminan untuk membuat ku yakin bahwa Aresha tidak akan pernah pergi meninggalkan aku lagi ..."


"Aku mohon."

__ADS_1


Rayden memaksakan diri bangkit, ingin bersimpuh di hadapan Alam dan memohon. Namun berujung nyaris jatuh dan Sam menahannya dengan cepat.


Sementara Alam masih berdiri di tempat yang sama, namun kini tubuhnya pun gemetar.


__ADS_2